KETIK, SURABAYA – Satpol PP Surabaya langsung merespons usai video seorang anggotanya viral di media sosial menghentikan ambulans yang membawa jenazah menuju Madura.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Surabaya, Irna Pawanti mengatakan, pihaknya telah memanggil anggota yang bersangkutan ke kantor untuk dimintai keterangan.
"Kami juga sudah mengetahui bagaimana kronologi kejadian yang sebenarnya," kata Irma, Jumat, 25 September 2026.
Berdasaskan keterangan yang diperoleh, Irna mengungkapkan, kejadian bermula saat anggota Satpol PP melihat kedua kaca spion ambulans dalam kondisi tertutup. Ia kemudian berupaya memberi tahu pengemudi mengenai kondisi tersebut.
“Yang bersangkutan awalnya ingin memberi tahu pengemudi soal spion yang tertutup. Namun karena suara sirene yang cukup keras, apa yang ingin disampaikan tidak terdengar jelas oleh pengemudi ambulans,” jelasnya.
Baca Juga:
Pemkab Lebak Matangkan Sosialisasi Penataan Trotoar Jalan Sunan Kalijaga RangkasbitungKarena suara sirine itu keras, maka sopir ambulans tidak merespons. Anggota Satpol PP itu lantas mengetuk kaca mobil. Ia meminta pengemudi mengecilkan suara sirine sekaligus menanyakan kondisi yang dibawa di dalam kendaraan tersebut.
“Petugas kami juga mengetuk kaca. Ia meminta tolong untuk dikecilkan dulu sirenenya, sambil teriak ini mau dibuka enggak ininya (spion). Ia berniat membantu, juga menanyakan ambulans itu sedang membawa jenazah atau membawa orang yang sedang sakit,” imbuhnya.
Setelah mengetahui ambulans tersebut membawa jenazah, maka anggota Satpol PP itu mempersilakan melanjutkan perjalanan.
"Tidak ada niat menghalang-halangi," tegasnya.
Baca Juga:
Bapenda Lebak Catat Lima Tempat Karaoke Terdaftar, Pajak Hiburan Capai Rp748 Juta pada 2025Irna menegaskan, saat kejadian anggota Satpol PP tersebut sedang dalam perjalanan dari rumah menuju kantor untuk menjalankan tugas shift malam.
“Jadi pada saat pengemudi ambulans membuka kaca jendela, itu sudah terjadi miskomunikasi. Waktu kejadian pun, anggota kami sedang dalam perjalanan bertugas, dari rumah menuju kantor untuk tugas malam,” tegasnya. (*)