Sasar Pemuda Lintas Agama, FKUB Jember Ajak Masyarakat Jaga Pemilu 2024

Jurnalis: Muhammad Faizin
Editor: Mustopa

16 Jan 2024 05:18

Thumbnail Sasar Pemuda Lintas Agama, FKUB Jember Ajak Masyarakat Jaga Pemilu 2024
Ketua FKUB Jember, Dr KH Abdul Muis saat berbicara di depan pemuda lintas agama se-Jember. (Muh Faizin/ Ketik.co.id )

KETIK, JEMBER – Jelang pemungutan suara Pemilu 2024 yang kurang sebulan lagi, masyarakat diajak untuk tetap menjaga ketentraman. Imbauan itu antara lain diserukan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jember.

Ketua FKUB Jember, Dr KH Abdul Muis berharap, masyarakat bisa memiliki kedewasaan dalam menyikapi proses politik. Berdasarkan proses beberapa kali pemilu, masyarakat akan lebih belajar dan memahami, bahwa pemilu adalah bagian dari proses demokrasi untuk memilih pemimpin.

"Soal hasilnya siapa yang terpilih atau menang, silakan saja. Itu proses yang harus dihormati,” papar Ra Muis, sapaan akrabnya.

Sebagai bagian dari masyarakat sipil, FKUB Jember juga sudah melakukan sejumlah langkah untuk membangun kesadaran masyarakat guna menjaga toleransi termasuk menjelang pemilu. Salah satunya dengan menggelar seminar dan diskusi yang mengambil tema ‘Peran Pemuda dalam Mewujudkan Pemilu Damai’.

Baca Juga:
Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Diskusi yang digelar di kantor PC NU Jember beberapa waktu lalu itu, menghadirkan perwakilan pemuda dari berbagai umat agama yang ada di Jember. Diskusi berjalan dengan santai dan penuh keakraban.

"Karena kita ingin mempertemukan generasi muda dari berbagai latar belakang agama. Prinsipnya, ‘Tak kenal maka tak sayang’. Sehingga ketika ada komunikasi, maka akan ada toleransi yang terbangun,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN KHAS Jember ini. 

Menurut Muis, menjelang pemilu ini, para tokoh agama dari lintas agama memiliki tanggung jawab moral untuk bersama-sama mendorong agar pesta demokrasi berjalan dengan aman. 

“Kita sengaja mengambil segmen pemuda karena yang kita anggap punya pengaruh. Meskipun memang yang kita undang ini terbatas karena sesuai dengan kemampuan kita yang terbatas juga. Tetapi kita harapkan mereka bisa mengajak lingkungan sekitarnya untuk bersama-sama menjaga agar Pemilu 2024 besok berjalan dengan aman dan damai,” papar Ra Muis.

Baca Juga:
Lebaran “Bersisian” Nyepi, Dosen UINSA: Rayakan, Tapi Tetap Hormati

Memasuki masa kampanye terbuka pada 21 Januari 2024 mendatang, masyarakat juga diminta mewaspadai berkembangnya informasi yang tidak konstruktif, seperti hoaks. Sebab, hal ini dikhawatirkan bisa memicu konflik.

"Dengan adanya kedewasaan berpolitik di masyarakat, tumbuh kesadaran bahwa berbeda bukan berarti harus bermusuhan. Berbeda dalam konteks pemilu sebagai sebuah keriangan dan kebahagiaan," pungkas Ra Muis. (*) 

Baca Sebelumnya

Buka Rute Baru Medan-Padang, Super Air Jet Ajak Wisatawan Jelajahi Pulau Sumatra

Baca Selanjutnya

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Kos di Jalan Dupak Timur IV Hangus Terbakar

Tags:

Forum Kerukunan Umat Beragama FKUB Kabupaten Jember pemilu2024 pilpres2024 Kedewasaan berpolitik Lintas Agama Toleransi

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Akses Pengobatan Hemofilia Belum Merata, Terapi Pencegahan Masih Terbatas

19 April 2026 09:40

Akses Pengobatan Hemofilia Belum Merata, Terapi Pencegahan Masih Terbatas

Gejala Hemofilia yang Sering Tak Disadari, dari Nyeri Sendi hingga Perdarahan Internal

19 April 2026 09:20

Gejala Hemofilia yang Sering Tak Disadari, dari Nyeri Sendi hingga Perdarahan Internal

Banyak Kasus Hemofilia Baru Terungkap Setelah Perdarahan, Dokter Soroti Minimnya Deteksi Dini

19 April 2026 09:00

Banyak Kasus Hemofilia Baru Terungkap Setelah Perdarahan, Dokter Soroti Minimnya Deteksi Dini

Mengenal Hemofilia: Penyebab, Jenis dan Bahaya Perdarahan Internal yang Kerap Tak Disadari

19 April 2026 08:40

Mengenal Hemofilia: Penyebab, Jenis dan Bahaya Perdarahan Internal yang Kerap Tak Disadari

Kasus Hemofilia di Indonesia Masih Minim Terdeteksi, Baru 13 Persen Terdiagnosis

19 April 2026 08:00

Kasus Hemofilia di Indonesia Masih Minim Terdeteksi, Baru 13 Persen Terdiagnosis

Mengapa Harga Plastik Naik Drastis Saat Konflik Timur Tengah? Ini Penjelasan Ekonom

19 April 2026 07:40

Mengapa Harga Plastik Naik Drastis Saat Konflik Timur Tengah? Ini Penjelasan Ekonom

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend