Sasar 1.213 Sekolah, Fakultas Psikologi Unesa dan Pemkot Surabaya Kolaborasi Cegah Bullying Lewat Program DASH

Jurnalis: Gracio Pardomuan
Editor: Fisca Tanjung

10 Mar 2026 13:55

Thumbnail Sasar 1.213 Sekolah, Fakultas Psikologi Unesa dan Pemkot Surabaya Kolaborasi Cegah Bullying Lewat Program DASH
Suasana pelaksanaan Program Dinamika Arek Suroboyo Hebat (DASH) di salah satu sekolah di Surabaya. (Foto: Tim Fpsi Unesa)

KETIK, SURABAYA – Fakultas Psikologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya dalam upaya mencegah kenakalan remaja dan perundungan di lingkungan sekolah. Kolaborasi ini diwujudkan melalui program Dinamika Arek Suroboyo Hebat (DASH) yang berlangsung pada Februari hingga April 2026.

Program tersebut menyasar lebih dari seribu sekolah tingkat SD hingga SMP di Surabaya. Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan.

Dekan Fakultas Psikologi Unesa, Diana Rahmasari, mengatakan bahwa keterlibatan pihak kampus menjadi bagian dari kontribusi akademisi dalam mendukung perlindungan anak di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, pendekatan psikologis diperlukan agar siswa tidak hanya mengetahui apa itu perundungan, tetapi juga memahami dampaknya serta mampu bersikap ketika menghadapi situasi tersebut.

Baca Juga:
ITS Integrasikan Science Techno Park, Dorong Hilirisasi Riset

Dalam pelaksanaannya, tim dosen bersama mahasiswa Fakultas Psikologi Unesa memberikan materi mengenai literasi perlindungan anak, jenis-jenis kekerasan, hingga cara mencegah dan melaporkan kasus yang terjadi di sekolah. Metode penyampaian dilakukan secara interaktif agar mudah dipahami oleh para pelajar.

Salah satu kegiatan program DASH digelar di SMP Negeri 56 Surabaya dan SMP Negeri 4 Surabaya. Setiap kegiatan diikuti sekitar 100 hingga 150 siswa yang terlibat dalam sesi diskusi, pemaparan materi, hingga simulasi sederhana terkait perilaku sosial yang sehat.

Selain menyasar siswa, program ini juga diharapkan mampu memperkuat peran guru dan lingkungan sekolah dalam membangun sistem perlindungan anak yang lebih baik.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Kota Surabaya, Ida Widayati, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap bahaya kenakalan remaja dan bullying.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Ia menyebut kegiatan tersebut dilaksanakan di 1.213 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Surabaya, baik sekolah negeri maupun swasta.

Para siswa yang mengikuti kegiatan juga dibekali pemahaman mengenai perilaku positif, empati terhadap sesama, serta pentingnya membangun hubungan sosial yang sehat di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Dalam menjalankan program ini, Pemkot Surabaya turut menggandeng sejumlah pihak lain, di antaranya Kementerian Agama Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya, serta beberapa organisasi nonpemerintah.

Melalui program DASH, pemerintah kota berharap semakin banyak siswa yang memiliki kesadaran untuk menolak kekerasan dan berani melaporkan jika menemukan tindakan perundungan. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Surabaya dalam memperkuat perlindungan anak serta mendukung terwujudnya Kota Layak Anak. (*)

Baca Sebelumnya

Setelah Sempat Turun, Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Menguat ke Rp3,047 Juta

Baca Selanjutnya

Jelang Lebaran 2026: Pemerintah Perketat Pengawasan Stabilitas Pangan dan Arus Mudik

Tags:

Info Kampus Info PTN PTN Surabaya Unesa Psikologi Unesa surabaya Pemkot Surabaya Bullying

Berita lainnya oleh Gracio Pardomuan

Peringati Hari Seni Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Dorong Jadi Penguat Solidaritas dan Ekonomi Kreatif

15 April 2026 22:06

Peringati Hari Seni Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Dorong Jadi Penguat Solidaritas dan Ekonomi Kreatif

UPN Veteran Jawa Timur Buka Jalur Mandiri 2026/2027, Ini Jadwal dan Syarat Lengkapnya

15 April 2026 10:51

UPN Veteran Jawa Timur Buka Jalur Mandiri 2026/2027, Ini Jadwal dan Syarat Lengkapnya

ITS Integrasikan Science Techno Park, Dorong Hilirisasi Riset

14 April 2026 15:20

ITS Integrasikan Science Techno Park, Dorong Hilirisasi Riset

UINSA Buka Pendaftaran Jalur UM-PTKIN 2026, Ini Jadwal dan Persyaratannya

13 April 2026 18:15

UINSA Buka Pendaftaran Jalur UM-PTKIN 2026, Ini Jadwal dan Persyaratannya

Pendaftaran Jalur Mandiri Unair 2026 Dibuka: Ini Jadwal, Syarat dan Cara Daftarnya

11 April 2026 12:16

Pendaftaran Jalur Mandiri Unair 2026 Dibuka: Ini Jadwal, Syarat dan Cara Daftarnya

UNAIR Gandeng Tiga RSUD, Perkuat Ekosistem Pendidikan Medis dan Layanan Kesehatan

10 April 2026 15:57

UNAIR Gandeng Tiga RSUD, Perkuat Ekosistem Pendidikan Medis dan Layanan Kesehatan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H