SAH! Sarjono Terpilih Aklamasi Kembali Nakhodai HNSI Cilacap 2025-2030

Jurnalis: Nani Ekowati
Editor: Gumilang

17 Des 2025 00:11

Thumbnail SAH! Sarjono Terpilih Aklamasi Kembali Nakhodai HNSI Cilacap 2025-2030
Penyerahan Bendera HNSI menandai Sarjono sah menjadi Ketua HNSI masa bakti 2025-2030

KETIK, CILACAP – Sarjono terpilih secara Aklamasi sebagai Ketua DPC HNSI periode 2025-2030. Pemilihan Sarjono sebagai Ketua HNSI di gelar dalam Musyawarah Cabang (Muscab) HNSI Cilacap 2025, Selasa, 16 Desember 2025.

Sarjono secara sah memimpin HNSI Cilacap dilantik bersama pengurus. Dalam Muscab tersebut Sarjono menjadi calon tunggal.

"Alhamdulillah sampai dengan hari ini tidak ada calon lain yang mengajukan sebagai calon kandidat Ketua HNSI Cilacap, sehingga dalam pemilihan Ketua DPC HNSI Cilacap saya menjadi satu-satunya calon (Calon Tunggal)," Ungkap Sarjono.

"Ada sekitar 22 rukun nelayan yang mengusung dan saya dipercaya lagi sebagai Ketua HNSI Cilacap," imbuhnya 

Baca Juga:
PKBM Annisa Cilacap Gelar TKA Gratis, Ijazah Kesetaraan Bisa untuk Daftar TNI dan Polri hingga Perguruan Tinggi

Sarjono memastikan akan mengoptimalkan program yang telah berjalan, dan akan menjalankan program yang belum tuntas supaya lebih baik lagi.

"Program sudah ada, untuk yang belum memenuhi target akan kita raih dan program yang sudah bagus terus dilanjutkan. Contohnya program asuransi untuk kepentingan nelayan, asuransi untuk kapal-kapal di bawah 6 GT, itu sangat menguntungkan nelayan," ucap pria paruh baya ini.

Harapanya asuransi tersebut bermanfaat untuk melindungi kapal-kapal milik nelayan. "Itu hanya untuk armadanya saja, kalau untuk personel (nelayan), memakai asuransi BPJS Ketenagakerjaan," kata Sarjono.

"Menurut aturannya, untuk armada atau jukung perahu fibernya, ini tanggung jawab PT Asprindo, dan kalau ada masalah korban jiwa sampai meninggal karena laka laut, itu tanggung jawabnya pihak BPJS Ketenagakerjaan, dengan catatan mengikuti asuransi," pungkasnya.

Baca Juga:
Wujud Komitmen PDIP Cilacap Peduli, Gelar Pengobatan dan Pemberian Makan Gratis

Sementara itu nelayan yang mengikuti BPJS Ketenagakerjaan, diperkirakan berjumlah puluhan ribu orang. Sarjono selaku ketua hanya memberikan saran kepada PPSC untuk kapal yang ingin berangkat melaut harus diikutsertakan BPJS. 

"Demi untuk perlindungan para ABK kapal harus ikut BPJS. Mungkin sudah puluhan ribu orang yang sudah ikut BPJS Ketenagakerjaan di Cilacap," bebernya.

Ada sebagian nelayan yang mendapat bantuan dari pemerintah daerah setempat. "Pemerintah daerah juga memberikan asuransi BPJS Ketenagakerjaan untuk nelayan," ujar Sarjono.

"Mereka nanti melanjutkan secara mandiri, dan pembayarannya sekitar Rp16.800," terang Ketua HNSI Cilacap ini.

Sarjono mengatakan, jumlah nelayan yang resmi menjadi anggota HNSI Cilacap ada lebih dari 11.000 orang nelayan. "Kalau ditambah dengan yang belum terdaftar jumlahnya diatas 17.000an," jelasnya.

Sarjono berharap semua nelayan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA). Bagi nelayan yang belum resmi menjadi anggota HNSI diimbau segera mendaftar.

"Untuk meringankan kita juga akan memfasilitasi pembuatan KTA HNSI dengan biaya semurah mungkin, biar saya tahu persis berapa jumlah keseluruhan anggota nelayan kita di Cilacap," terangnya.

Untuk keberlangsungan nelayan, Sarjono menggandeng pemerintah maupun perusahaan swasta dan BUMN.

"Tujuannya agar bisa memberikan bantuan kepada nelayan, termasuk nelayan kecil agar bisa dibantu dalam biaya percetakaan agar lebih murah, syukur-syukur gratis," tutup Sarjono. (*)

Baca Sebelumnya

Pohon Raksasa Berusia 1 Abad di Pekalongan Tumbang, 2 Warga Terluka

Baca Selanjutnya

Jangan Sampai Sakit! Ini 4 Tips Jaga Stamina dan Imun Selama Libur Akhir Tahun

Tags:

Cilacap Sarjono HNSI

Berita lainnya oleh Nani Ekowati

Incar Kursi Ketua DPRD, 65 Persen Pengurus Golkar Cilacap dari Generasi Muda

11 April 2026 23:56

Incar Kursi Ketua DPRD, 65 Persen Pengurus Golkar Cilacap dari Generasi Muda

Wujud Komitmen PDIP Cilacap Peduli, Gelar Pengobatan dan Pemberian Makan Gratis

11 April 2026 08:49

Wujud Komitmen PDIP Cilacap Peduli, Gelar Pengobatan dan Pemberian Makan Gratis

KPU Usulkan Tambah Jumlah Dapil di Cilacap untuk Pemilu 2029

8 April 2026 20:08

KPU Usulkan Tambah Jumlah Dapil di Cilacap untuk Pemilu 2029

Wakil Ketua DPRD Cilacap Suyatno Desak Pemilik Rita Pasaraya Bertanggung Jawab kepada Korban Kebakaran

4 April 2026 21:22

Wakil Ketua DPRD Cilacap Suyatno Desak Pemilik Rita Pasaraya Bertanggung Jawab kepada Korban Kebakaran

Solusi Pemangkasan Dana Transfer ke Cilacap, Sindy Syakir: Tarik Investor Bukan Menaikkan Pajak Warga

4 April 2026 06:40

Solusi Pemangkasan Dana Transfer ke Cilacap, Sindy Syakir: Tarik Investor Bukan Menaikkan Pajak Warga

KPU Cilacap Gelar Rapat Pleno Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan I 2026

3 April 2026 20:57

KPU Cilacap Gelar Rapat Pleno Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan I 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar