Rugikan Ekonomi, Banggar DPR RI Tolak Impor 105.000 Mobil Niaga dari India Pakai APBN

Jurnalis: Surya Irawan
Editor: Al Ahmadi

25 Feb 2026 22:08

Thumbnail Rugikan Ekonomi, Banggar DPR RI Tolak Impor 105.000 Mobil Niaga dari India Pakai APBN
Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah saat memberikan keterangan terkait rencana impor mobil niaga oleh PT Agrinas Pangan Nusantara, Rabu, 25 Februari 2026. (Foto: Dok. Said Abdullah)

KETIK, JAKARTA – Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah meminta PT Agrinas Pangan Nusantara mengkaji ulang rencana impor 105.000 mobil niaga dari India yang akan menggunakan dana APBN.

Menurut Said, kebijakan tersebut dinilai tidak sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang tengah berupaya menekan impor, termasuk di sektor pangan dan manufaktur, demi memperkuat perekonomian nasional dan membangkitkan ekonomi pedesaan.

“Rencana PT Agrinas mengimpor 105.000 mobil niaga dari India menandakan belum sepenuhnya memahami cara berfikir Presiden Prabowo Subianto,” kata Said dalam keterangannya, Rabu, 25 Februari 2026.

Ia menyampaikan, sejak 2011 pertumbuhan industri manufaktur selalu berada di bawah pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB).

Baca Juga:
Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

Karena itu, sektor manufaktur seharusnya menjadi andalan dalam mengembangkan hilirisasi sumber daya alam.

“Artinya PT Agrinas harus memperhatikan pengembangan industri manufaktur di tanah air, bukan malah mengimpor mobil dari India untuk kebutuhan Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya.

Said menilai, sektor manufaktur juga dapat menjadi tumpuan penyerapan tenaga kerja, terutama di tengah tingginya angka pengangguran sarjana yang disebut mencapai lebih dari 1 juta orang.

Politisi PDI Perjuangan itu menyebut, arsitektur ekonomi yang dibangun pemerintah seharusnya dipahami seluruh jajaran, termasuk BUMN seperti Agrinas.

Baca Juga:
So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

“PT Agrinas perlu mengetahui tujuan Presiden Prabowo mencanangkan berbagai program prioritas seperti MBG dan KDMP, yakni agar permintaan dari hulu dan hilir bisa dipenuhi sendiri, bukan dari impor,” katanya.

Ia juga menyoroti hasil perhitungan Celios yang dimuat sejumlah media terkait potensi dampak ekonomi dari rencana impor tersebut.

Disebutkan, impor 105.000 mobil niaga berpotensi menggerus PDB hingga Rp39,29 triliun, menurunkan pendapatan masyarakat Rp39 triliun, memangkas surplus industri otomotif Rp21,67 triliun, mengurangi pendapatan tenaga kerja di rantai pasok hingga Rp17,39 triliun, serta menekan penerimaan pajak bersih Rp240 miliar.

Said yang merupakan anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Timur 11 meliputi Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep itu mendorong Agrinas berkoordinasi dengan pabrikan dalam negeri, termasuk melalui Gaikindo, untuk memenuhi kebutuhan mobil niaga bagi KDMP.

“Pengadaan 105.000 mobil niaga itu hampir setara produksi mobil niaga sepanjang 2025. Jika dilakukan di dalam negeri, akan membangkitkan industri otomotif nasional, menyerap tenaga kerja baru, dan menciptakan efek berantai ekonomi,” ujarnya.

Ia menambahkan, rencana pembelian tersebut bersifat multiyears dan menggunakan dana APBN, sehingga harus dihitung secara matang manfaat ekonominya.

“Bisa jadi harga beli dari India lebih murah, tetapi apakah sudah dipikirkan aftersales-nya, suku cadangnya, ketersediaan dan jangkauan bengkelnya. Kalau diperhitungkan semua, bisa jadi justru lebih mahal,” katanya.

Menurutnya, pertimbangan efisiensi tidak cukup hanya dari harga awal, melainkan harus dilihat dari dampaknya terhadap penguatan rantai pasok industri dalam negeri.

“Saya sangat menyayangkan uang APBN dibelanjakan tetapi tidak memberi nilai tambah ekonomi bagi rakyat di dalam negeri. Lebih bijak langkah ini tidak sekadar dipikir ulang, tetapi dibatalkan,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Dikira Razia, Pengendara Justru Dapat Takjil dari Polsek-Bhayangkari Gresik Kota

Baca Selanjutnya

[FOTO] Sajian Iftar Spesial Ramadan di Jaringan Ascent Hospitality Group

Tags:

Agrinas Banggar DPR Said Abdullah Impor Mobil Niaga india APBN Perekonomian Nasional Industri Manufaktor Impor Rugikan Negara Mematikan Industri Dalam Negeri DPR RI PT Agrinas Pangan Nusantara Industri Manufaktur Prabowo Subianto

Berita lainnya oleh Surya Irawan

MAKI Kembali Tagih Janji KPK Tahan Dua Tersangka Korupsi CSR BI

15 April 2026 15:11

MAKI Kembali Tagih Janji KPK Tahan Dua Tersangka Korupsi CSR BI

Ramadan 2026, BMI Salurkan Bantuan ke Ribuan Orang

14 April 2026 07:40

Ramadan 2026, BMI Salurkan Bantuan ke Ribuan Orang

Mulai Pukul 18.00 WIB, Listrik Gedung DPR Dibatasi demi Efisiensi

28 Maret 2026 10:00

Mulai Pukul 18.00 WIB, Listrik Gedung DPR Dibatasi demi Efisiensi

Setjen DPR Targetkan Hemat Rp1,5 Miliar BBM, Wacana WFH Jumat Menguat

28 Maret 2026 08:40

Setjen DPR Targetkan Hemat Rp1,5 Miliar BBM, Wacana WFH Jumat Menguat

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM Global

28 Maret 2026 07:36

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM Global

Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

28 Maret 2026 07:05

Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H