Rp650 Juta Belum Cukup, Bonus untuk Anggota Paskibraka Kabupaten Pacitan Nihil

Editor: Al Ahmadi

11 Apr 2026 15:18

Thumbnail Rp650 Juta Belum Cukup, Bonus untuk Anggota Paskibraka Kabupaten Pacitan Nihil
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) saat menjalankan tugas pengibaran bendera dalam upacara HUT RI di Pendopo Kabupaten Pacitan. Minimnya anggaran tahun membuat bonus apresiasi anggota Paskibraka terancam tidak diberikan, Sabtu, 17 Agustus 2025. (Foto: Prokopim Pacitan for Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Alokasi anggaran sebesar Rp650 juta untuk kegiatan seleksi Paskibraka Kabupaten Pacitan 2026 dinilai belum menutup kebutuhan prioritas.

Harapan adanya bonus bagi putra-putri terbaik daerah di hari kemerdekaan pun terancam nihil seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi Bakesbangpol Pacitan, Nur Bambang Susianto, mengakui anggaran tersebut masih jauh dari kata ideal. 

Dia menyebut, jika memungkinkan, kebutuhan anggaran bisa menyentuh Rp1 miliar pelaksanaannya bisa lebih maksimal.

Baca Juga:
Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

"Kalau menurut saya, alangkah enaknya itu kalau diberikan kelonggaran, paling tidak Rp1 miliar. Dengan begitu karantina bisa lebih layak dan barangkali ada apresiasi untuk mereka," katanya, Jumat, 10 April 2026.

Menurutnya, lolos sebagai Paskibraka memang sudah menjadi kebanggaan tersendiri. 

Bahkan, bisa membuka peluang melanjutkan ke sekolah kedinasan. 

Namun, bentuk apresiasi tetap dinilai penting.

Baca Juga:
Usai Dimutasi, Kepala Bakesbangpol Pacitan Akui Masih Pelajari Tupoksi Kerja

"Memang bukan kewajiban, tapi akan lebih baik jika ada. Karena ini sebagai bentuk terima kasih," ujarnya.

Kondisi anggaran yang terbatas membuat peserta diminta legawa. 

Harapan soal bonus kemungkinan besar harus ditekan.

"Kalau bisa memberikan apresiasi dalam bentuk lain itu juga akan lebih baik. Tapi kita harus maklum, apapun kondisi keuangan daerah, kita harus bisa menyajikan seoptimal mungkin," ucapnya.

Sebelumnya sampai ke bonus atlet, ia menyebut, kekurangan anggaran telah terjadi pada biaya karantina. 

Penyebabnya, Gedung Wisma Atlet Pacitan milik pemerintah yang semula direncanakan digunakan untuk lokasi karantina, ternyata tidak bisa digunakan karena menjadi markas sementara Batalyon TNI.

Akibatnya, pihaknya harus mencari penginapan berbayar.

Diluar dari kebutuhan awal, Bakesbangpol pun tengah mengajukan tambahan anggaran sekitar Rp70 juta ke pimpinan daerah dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD. 

“Kami akan mengajukan tambahan anggaran kurang lebih sekitar Rp70 juta karena harus menggunakan penginapan,” katanya.

Salah satu lokasi yang jadi opsi lokasi karantina adalah Hotel Remaja, meski belum final.

Lebih lanjut, hingga saat ini, seleksi Paskibraka telah memasuki tahap lanjutan. 

Dari seleksi awal, 150 peserta lolos dan akan disaring menjadi 72 orang, terdiri dari 70 tingkat kabupaten dan 2 ke provinsi.

“Untuk tinggi badan tidak ada toleransi,” tegasnya.

Upacara HUT RI pada 17 Agustus mendatang rencananya tetap digelar di Pendopo Kabupaten Pacitan. 

Pihaknya berharap peserta terpilih tidak hanya bertugas mengibarkan bendera, tetapi juga menjadi calon pemimpin ke depan.(*)

Baca Sebelumnya

DPRD Kota Malang Sebut Perda Bangunan Gedung Jadi Modal Kuat Penertiban Bangunan Liar

Baca Selanjutnya

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Tags:

paskibraka pacitan anggaran paskibraka BAKESBANGPOL PACITAN hut ri pacitan Seleksi Paskibraka

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

LBH PMII Jatim: Negara Wajib Tanggungjawab atas Insiden Peluru Nyasar di Gresik

20 April 2026 00:52

LBH PMII Jatim: Negara Wajib Tanggungjawab atas Insiden Peluru Nyasar di Gresik

32 Tahun Lahan Dipakai Pemkab Pacitan untuk Wisata Goa Gong, Ahli Waris Tuntut Rp20 Miliar

19 April 2026 18:43

32 Tahun Lahan Dipakai Pemkab Pacitan untuk Wisata Goa Gong, Ahli Waris Tuntut Rp20 Miliar

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

19 April 2026 12:21

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

18 April 2026 23:01

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

17 April 2026 23:32

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

17 April 2026 12:47

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend