Rp300 Miliar Hilang dalam 14 Menit, NASTRAP Kombes Arsal Sahban Bongkar Wajah Baru Kejahatan Blockchain

Editor: Muhammad Faizin

20 Des 2025 06:00

Thumbnail Rp300 Miliar Hilang dalam 14 Menit, NASTRAP Kombes Arsal Sahban Bongkar Wajah Baru Kejahatan Blockchain
Kombes Pol Dr. M. Arsal Sahban (kanan) saat menerima ucapan selamat dari Kalemdiklat Polri Komjen Chryshnanda Dwilaksana, seusai lulus mengikuti Sespimti Polri. (Foto: Humas Mabes Polri)

KETIK, BANDUNG BARAT – Kejahatan di era digital mengalami transformasi radikal. Tanpa kekerasan fisik dan tanpa kehadiran pelaku di lapangan, ratusan miliar rupiah dapat berpindah tangan hanya dalam hitungan menit. Fenomena inilah yang menjadi salah satu sorotan utama dalam NASTRAP Terbaik Sespimti Polri karya Kombes Pol Dr. M. Arsal Sahban.

Dalam naskah strategis tersebut, Arsal mengungkap ilustrasi nyata hilangnya Rp300 miliar aset digital hanya dalam waktu 14 menit. Tidak ada kejar-kejaran, tidak ada senjata, dan tidak ada perpindahan fisik. Yang terjadi hanyalah aliran data yang melompat dari satu blockchain ke blockchain lain, melewati berbagai negara dan yurisdiksi.

Pelaku berada di satu negara, server di negara lain, sementara dompet kripto tercatat di yurisdiksi berbeda. Dana dialihkan melalui beberapa blockchain, masuk ke layanan mixer, lalu menghilang di Virtual Asset Service Provider (VASP) luar negeri. Ketika permintaan kerja sama hukum internasional diajukan, aset tersebut sudah tak terlacak.

Kasus ini, menurut Arsal, mencerminkan wajah baru kejahatan keuangan yang tidak lagi menargetkan individu semata, melainkan langsung menyasar sistem ekonomi nasional. Ia menyebut kejahatan tersebut sebagai cyber dependent financial crime, bentuk kejahatan yang bergantung sepenuhnya pada teknologi digital dan blockchain.

Baca Juga:
Pemprov Sulsel Jadi Lokus PKDN Sespimti Polri 2026, Dorong Perumusan Kebijakan Strategis

Sejumlah kasus global turut memperkuat urgensi ancaman ini. Peretasan Ronin Bridge (Axie Infinity) pada 2022, misalnya, menyebabkan kerugian sekitar Rp8,8 triliun, namun hingga kini pelaku dan dananya tidak pernah benar-benar terungkap. Di dalam negeri, serangan terhadap platform kripto serta polemik pengumpulan data biometrik dalam kasus Worldcoin menunjukkan betapa rumitnya penegakan hukum di ruang digital.

“Kejahatan ini bergerak lebih cepat dari sebagian besar perangkat hukum dan teknologi yang kita miliki. Jika tidak ada perubahan paradigma, negara akan selalu tertinggal satu langkah,” tegas Arsal dalam NASTRAP-nya.

NASTRAP tersebut dipaparkan pada 3 Desember 2025, kemudian melalui proses uji dan seleksi ketat hingga akhirnya ditetapkan sebagai NASTRAP terbaik. Penghargaan Sanyata Sumanasa Wira Aksara Utama (Novelty) secara resmi diberikan pada 16 Desember 2025, sebagai pengakuan atas gagasan strategis yang dinilai baru, relevan, dan krusial bagi masa depan Polri.

Melalui karyanya, Arsal Sahban yang juga mantan Kapolres Lumajang ini mengingatkan bahwa keamanan negara di era blockchain tidak hanya diuji di jalanan, tetapi juga di balik barisan kode, transaksi digital, dan sistem keuangan global yang saling terhubung. Di era ini, yang menentukan bukan siapa yang paling kuat, melainkan siapa yang paling siap. (*)

Baca Juga:
Gelar Evaluasi Kamtibmas Pasca Lebaran, Plt Wali Kota Bagus Panutun: Kota Madiun Sangat Kondusif

Baca Sebelumnya

Ancaman Blockchain terhadap Stabilitas Keuangan Negara, NASTRAP Kombes Arsal Sahban Raih Predikat Terbaik Sespimti Polri

Baca Selanjutnya

BPJPH Peduli Salurkan Bantuan Anak dan Trauma Healing untuk Korban Bencana di Sumatera Barat

Tags:

Rp300 miliar hilang kejahatan blockchain aset kripto cyber dependent financial crime Arsal Sahban Polri Sespimti

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

15 April 2026 08:50

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

15 April 2026 08:07

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

15 April 2026 05:41

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

15 April 2026 05:08

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

14 April 2026 07:20

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

14 April 2026 06:20

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar