KETIK, BONDOWOSO – Semarak menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah mulai terasa di Kabupaten Bondowoso. Ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan memadati kawasan pusat kota dalam kegiatan Pawai Lampion dan Gema Sholawat Pelajar yang menjadi bagian dari rangkaian Road to Festival Muharram 2026, Selasa malam, 16 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, dari depan Pendopo Raden Bagus Asra.
Dengan membawa lampion beraneka bentuk dan warna, para peserta berjalan menyusuri sejumlah ruas jalan utama Kota Bondowoso sambil melantunkan sholawat, menciptakan suasana religius yang menarik perhatian masyarakat.
Pawai ini diikuti sekitar 37 kontingen dari berbagai lembaga pendidikan. Tercatat sebanyak 15 sekolah dasar (SD) sederajat, 11 sekolah menengah pertama (SMP) sederajat, serta 11 sekolah menengah atas (SMA/SMK/MA) sederajat turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Masing-masing peserta menampilkan kreativitas dalam menghias lampion dan menunjukkan semangat kebersamaan dalam menyambut datangnya bulan Muharram.
Baca Juga:
BLT DBHCHT 2026 Mulai Cair, 7.179 Buruh Tembakau Bondowoso Terima Bantuan Rp600 RibuWakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i mengatakan, Festival Muharram tahun ini mengusung tema “Semarak Muharram dan Penguatan Ekonomi Syariah Menuju Bondowoso Berkah.”
Tema tersebut tidak hanya menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menjadi ajakan untuk membangun perekonomian daerah yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah.
Menurutnya, momentum pergantian tahun Hijriah harus dimaknai sebagai sarana introspeksi dan penguatan karakter generasi muda agar semakin beriman, bertakwa, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.
“Pawai lampion dan gema sholawat ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga menjadi media syiar Islam yang mampu menanamkan nilai-nilai spiritual kepada generasi muda. Mari jadikan Muharram sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan semangat membangun Bondowoso yang lebih berkah,” ujarnya.
Baca Juga:
Bupati Hamid Wahid dan Baznas Tebar Manfaat, RTLH dan 1.000 Seragam Gratis Mengalir ke Pelajar BondowosoSepanjang rute pawai, masyarakat tampak antusias menyaksikan jalannya kegiatan. Banyak warga yang memadati sisi jalan untuk melihat iring-iringan peserta yang membawa lampion sembari mengumandangkan sholawat dan takbir.
Selain Wakil Bupati, kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Bondowoso, staf ahli bupati, para asisten Sekda, Kepala Dinas Pendidikan, pimpinan perangkat daerah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, perwakilan instansi vertikal, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Pawai Lampion dan Gema Sholawat Pelajar menjadi salah satu agenda pembuka menuju Festival Muharram 2026 yang diharapkan mampu memperkuat syiar Islam, mempererat kebersamaan masyarakat, sekaligus mendukung visi Bondowoso sebagai daerah yang religius, maju, dan sejahtera.(*)