Respon Kasus di Tual, Ketua PMII Jatim: Lagi-lagi Polri Runtuhkan Trust Publik!

Editor: Al Ahmadi

22 Feb 2026 19:31

Thumbnail Respon Kasus di Tual, Ketua PMII Jatim: Lagi-lagi Polri Runtuhkan Trust Publik!
Ketua PKC PMII Jawa Timur, Mohammad Ivan Akiedozawa atau Edo, saat menyampaikan pernyataan sikap terkait dugaan penganiayaan pelajar di Tual, Minggu, 22 Februari 2026. (Foto: Dok. Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Kematian Arianto Tawakal, pelajar 14 tahun asal Kota Tual, Maluku, kembali memantik kemarahan publik. 

Siswa MTsN 1 Maluku Tenggara itu meninggal dunia usai diduga dianiaya oknum anggota Brimob Polda Maluku di ruas Jalan RSUD Maren Hi Noho Renuat, Desa Fiditan, Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kamis, 19 Februari 2026.

Kasus tersebut menuai respon dari Ketua PKC PMII Jawa Timur, Mohammad Ivan Akiedozawa atau yang akrab disapa Edo. 

Ia menilai peristiwa ini memperlihatkan krisis kepercayaan terhadap institusi kepolisian yang belum juga pulih.

Baca Juga:
Dilantik Ketua PKC PMII Jatim, Edo Komitmen Kawal Isu Agraria dan Lingkungan

“Lagi-lagi Polri sedang meruntuhkan trust (kepercayaan) publik dengan tangannya sendiri,” ujar Edo, Minggu, 22 Februari 2026.

Ia mengecam keras peristiwa tersebut. Ia menilai tindakan pelaku sebagai kekerasan yang sangat serius terhadap anak. Pelaku harus dihukum secara pidana dan etik serta keluarga korban harus mendapatkan pemulihan.

Menurutnya, kasus yang menimpa AT menunjukkan adanya persoalan sistemik di tubuh kepolisian yang belum diperbaiki.

Ia mencontohkan kasus Affan Kurniawan, pengemudi ojek daring yang dilindas kendaraan taktis polisi, serta kasus Gijik di Seruyan, Kalimantan Tengah, yang tewas ditembak polisi.

Baca Juga:
Resmi Dilantik, Ini Susunan Lengkap PKC PMII Jawa Timur 2026-2028

Karena itu, ia mendesak adanya reformasi struktural di tubuh kepolisian, termasuk evaluasi peran Brimob dalam penanganan masyarakat sipil serta perbaikan sistem untuk mencegah kekerasan aparat.

“Ini bukan sekadar kasus, ini kehilangan nyawa seorang anak,” katanya.

Ia juga mengecam segala bentuk kekerasan berlebihan oleh aparat penegak hukum. 

Penegakan hukum, kata dia, tidak pernah boleh dibayar dengan nyawa anak di bawah umur, terlebih jika korban tidak terlibat dalam aksi yang sedang ditertibkan.

“Peristiwa ini sebagai kekerasan yang tidak bisa ditoleransi. Orang tua mana yang terima jika anaknya dipukul pakai helm sampai meninggal,” ucapnya.

Selain itu, Edo mendesak adanya transparansi total dalam penanganan perkara. Ia meminta proses hukum terhadap Bripda MS tidak berhenti pada sidang etik internal semata, melainkan dibuka secara terang kepada publik.

“Jangan ada kesan perlindungan korps. Jika ada unsur pidana, harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga mendorong evaluasi menyeluruh terhadap pola pengamanan dan patroli aparat, terutama ketika berhadapan dengan anak-anak dan remaja. Menurutnya, aparat bersenjata memiliki standar penggunaan kekuatan yang jelas dan tidak boleh bertindak di luar batas.

Edo mengajak seluruh kader PMII untuk mengawal kasus ini secara konstitusional dan bermartabat. Ia mengingatkan agar kontrol sosial dilakukan dengan tegas, berbasis data, dan tetap menjunjung etika perjuangan mahasiswa.

“Kami tidak sedang memusuhi institusi. Kami sedang membela kemanusiaan. Jika aparat keliru, hukum harus berjalan. Karena kepercayaan publik tidak dibangun dengan seragam, tapi dengan keadilan,” tuturnya.

Menurut Edo, empati terhadap keluarga korban harus diwujudkan dalam upaya konkret agar tragedi serupa tidak terulang.

“Jangan sampai daftar luka masyarakat kedepannya terus bertambah,” tutupnya berpinta.(*)

Baca Sebelumnya

Polsek Kedungwuni Pekalongan Sita Enam Petasan dan Bubarkan Remaja Saat Patroli Subuh

Baca Selanjutnya

Gubernur Khofifah Lipat Gandakan Apresiasi untuk Seniman dan Juru Pelihara Cagar Budaya

Tags:

PKC PMII Jatim Mohammad Ivan Akiedozawa Edo PMII Kasus Tual Penganiayaan Polisi Reformasi Polri Kepercayaan Publik

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar