Resmi! Polda Sumsel Bentuk Ditres PPA-PPO untuk Tangani Kasus Perempuan dan Anak

Jurnalis: Yola Dwi Rosdiana
Editor: Gumilang

5 Jan 2026 14:15

Thumbnail Resmi! Polda Sumsel Bentuk Ditres PPA-PPO untuk Tangani Kasus Perempuan dan Anak
Mapolda Sumsel, Senin 6 Januari 2025 (Foto : Yola/Ketik.Com)

KETIK, PALEMBANG – Polda Sumsel kini resmi memiliki satuan kerja (satker) baru, yakni Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pencegahan Perdagangan Orang (Ditres PPA-PPO). 

Pembentukan direktorat ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat penanganan kejahatan yang menyasar kelompok rentan. Dalam hal ini utamanya melibatkan perempuan dan anak.

Pengukuhan Ditres PPA-PPO merupakan bagian dari kebijakan Mabes Polri untuk memperkuat struktur organisasi di daerah. Khususnya penanganan kejahatan prioritas berkaitan dengan perlindungan hak asasi manusia, perempuan, anak, serta tindak pidana perdagangan orang yang bersifat lintas wilayah.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya mengatakan, dengan terbentuknya direktorat baru ini, Polda Sumsel kini memiliki struktur khusus yang fokus menangani kasus-kasus yang melibatkan perempuan dan anak sebagai korban.

Baca Juga:
Tangisan dari Semak, Bayi Perempuan Ditemukan Warga di Empat Lawang

“Polda Sumsel saat ini sudah memiliki Direktorat Reserse yang secara khusus menangani perkara perlindungan anak, perempuan, dan perdagangan orang. Direktorat ini akan fokus pada penyelidikan serta penanganan kasus yang korbannya anak dan perempuan,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya kepada wartawan, Senin, 5 Januari 2026.

Menurut Nandang, pembentukan Ditres PPA-PPO tidak lepas dari tingginya angka kejahatan terhadap anak dan perempuan di wilayah Sumatera Selatan. 

Selama ini, penanganan perkara tersebut dinilai membutuhkan perhatian dan penanganan yang lebih terfokus melalui struktur yang berdiri sendiri.

“Jumlah kasus perlindungan perempuan dan anak di Sumsel cukup tinggi. Karena itu, diperlukan direktorat khusus agar penanganan bisa lebih optimal, termasuk dalam upaya pencegahan perdagangan orang,” jelasnya.

Baca Juga:
Ratusan Motor dan Mobil Curian Dipulangkan, Warga Sumsel Semringah

Ia menambahkan, direktorat serupa juga telah dibentuk di sejumlah Polda lain di Indonesia. Namun, berdasarkan analisis dan evaluasi yang dilakukan, Polda Sumsel dinilai memenuhi kriteria untuk memiliki Direktorat PPA-PPO secara mandiri karena tingginya jumlah kasus dan korban.

Ke depan, Subdit IV PPA yang sebelumnya berada di bawah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel akan dialihkan dan bergabung ke dalam Direktorat PPA-PPO dengan struktur organisasi tersendiri.

“Dengan struktur yang lebih fokus, diharapkan penanganan kasus dapat berjalan lebih maksimal,” tutup Nandang.

Polda Sumsel pun berharap kehadiran Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pencegahan Perdagangan Orang ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi perlindungan masyarakat, khususnya perempuan dan anak di Sumatera Selatan. (*)

Baca Sebelumnya

Dilantik Bupati Hasbi, Direktur PT Lebak Niaga Langsung Fokus Genjot Beras Lokal

Baca Selanjutnya

Sering Lelah dengan Rutinitas? Coba 5 Hobi Ini untuk Jaga Kesehatan Mental

Tags:

Polda Sumsel Ditres PPA-PPO Ibu dan Anak HAM

Berita lainnya oleh Yola Dwi Rosdiana

Tangisan dari Semak, Bayi Perempuan Ditemukan Warga di Empat Lawang

13 April 2026 16:20

Tangisan dari Semak, Bayi Perempuan Ditemukan Warga di Empat Lawang

Samsat IV Palembang Evaluasi CCTV dan SOP Usai Motor Warga Raib

9 April 2026 21:30

Samsat IV Palembang Evaluasi CCTV dan SOP Usai Motor Warga Raib

Ratusan Motor dan Mobil Curian Dipulangkan, Warga Sumsel Semringah

8 April 2026 21:21

Ratusan Motor dan Mobil Curian Dipulangkan, Warga Sumsel Semringah

Pelaku Mutilasi Ibu di Lahat Ditangkap, Habisi Demi Judi Online

8 April 2026 19:07

Pelaku Mutilasi Ibu di Lahat Ditangkap, Habisi Demi Judi Online

Tragis! Hilang Sepekan, Ibu Rumah Tangga Ditemukan Terkubur dalam Kondisi Terpotong

8 April 2026 13:10

Tragis! Hilang Sepekan, Ibu Rumah Tangga Ditemukan Terkubur dalam Kondisi Terpotong

Masuk Urus Pajak, Keluar Motor Hilang, Korban: ‘Nomor Parkir Ada, Tapi Hilang’

7 April 2026 16:34

Masuk Urus Pajak, Keluar Motor Hilang, Korban: ‘Nomor Parkir Ada, Tapi Hilang’

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar