KETIK, PASURUAN – Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Jawa Timur terus memperluas basis kekuatannya. Baru-baru ini, Kota Pasuruan resmi menjadi Pengurus Kota (Pengkot) ke-19 yang bergabung dalam keluarga besar MPI Jatim. 

Langkah ini bukan sekadar penambahan struktur organisasi, melainkan bagian dari strategi besar untuk menjaring lebih banyak bibit atlet demi mendongkrak prestasi pentathlon Jawa Timur di kancah internasional.

Tantangan besar langsung menanti Ketua Umum Pengkot MPI Kota Pasuruan yang baru terpilih, Dwi Iriati. Di tengah status modern pentathlon sebagai cabang olahraga yang relatif baru di Kota Pasuruan, ia justru optimistis memasang target tinggi: meraih medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang.

Menurut Dwi Iriati, keberadaan MPI membuka peluang besar bagi atlet dari cabang olahraga lain untuk beralih dan mengembangkan karier di modern pentathlon. Meski demikian, ia mengakui proses pembentukan tim tidak akan mudah, terutama dalam mencari atlet untuk nomor anggar dan menembak yang selama ini jumlahnya masih terbatas.

“Ini memang tantangan karena cabang olahraga baru. Tetapi banyak atlet di Pasuruan yang berpotensi beralih ke MPI. Yang cukup sulit tentu mencari atlet anggar dan menembak,” ujarnya.

Baca Juga:
Cuaca Kota Surabaya dan Kota Pasuruan Jumat 26 Maret 2026 Diprakirakan Berawan, Kota Probolinggo Hujan Ringan

Tak hanya memburu prestasi di arena, Dwi menilai cabor ini memiliki nilai tambah bagi masa depan atlet, khususnya sebagai modal berharga untuk mengakses jalur prestasi di dunia pendidikan.

“MPI bisa menjadi jembatan bagi atlet untuk mengejar pendidikan. Ketika atlet berprestasi, itu juga bisa membantu mereka dalam dunia pendidikan,” katanya.

Meski baru terbentuk, Pengkot MPI Kota Pasuruan enggan membuang waktu. Fokus utama mereka saat ini adalah menggembleng atlet demi memenuhi target konkret di Porprov.

“Target terdekat tentu mempersiapkan Porprov. Setidaknya kami ingin bisa meraih medali emas,” tegasnya.

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Kota Pasuruan dan Mojokerto Diprediksi Berawan

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov MPI Jawa Timur, Dwi Kistiono, mengapresiasi bergabungnya Kota Pasuruan yang dinilai kian memperkuat fondasi organisasi. Ekspansi kepengurusan daerah ini diyakini bakal membuat pencarian dan pembinaan bibit potensial berjalan lebih masif.

“Kota Pasuruan menjadi Pengkot/Pengkab ke-19 di MPI Jawa Timur. Kami terus mengembangkan organisasi ini agar semakin besar. Dengan begitu, kami semakin mudah menemukan bibit-bibit atlet pentathlon,” ujar Dwi Kistiono.

Ia menegaskan, ekspansi organisasi bukan sekadar soal jumlah kepengurusan. Target jangka panjang yang sedang dibangun MPI Jatim adalah menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

Menurutnya, semakin banyak atlet yang terlibat dalam modern pentathlon di Jawa Timur, semakin besar pula peluang lahirnya talenta berbakat yang mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.

“Semakin banyak atlet pentathlon di Jawa Timur, semakin besar pula kesempatan untuk meraih prestasi di tingkat internasional,” katanya.

Dengan hadirnya Pengkot MPI Kota Pasuruan, MPI Jatim kini mengirim pesan kuat bahwa modern pentathlon bukan lagi cabang olahraga eksklusif yang hanya berkembang di kota-kota besar. Sebaliknya, cabang yang memadukan berbagai disiplin olahraga ini tengah membangun fondasi baru di daerah-daerah, dengan target besar menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu kekuatan utama modern pentathlon Indonesia.(*)