KETIK, PALEMBANG – Seorang residivis kasus pencurian dengan modus membobol mobil parkir kembali ditangkap polisi. Pelaku bernama Edy (40), warga Jalan Talang Keramat, Kenten Laut, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Anggota Kepolisian Sektor Ilir Barat I menangkap Edy setelah ia melakukan aksi pencurian di area parkir Palembang Icon Mall.

Dalam aksinya, Edy berhasil membawa kabur satu unit laptop dan iPad milik korban bernama Ahmad Farhan Aristo yang ditinggalkan di dalam mobil Honda CR-V.

Selain menangkap pelaku utama, polisi juga mengamankan dua orang penadah barang hasil curian tersebut, yakni Arif dan Yandi.

Kapolsek Ilir Barat I, Fauzi Saleh, mengatakan tersangka menjalankan aksinya dengan memantau kendaraan yang dianggap mudah dibobol dan memiliki barang berharga di dalamnya.

Baca Juga:
Ketahuan Curi Kotak Amal di Palembang, Pria Ini Mengaku Keluarga Tito Karnavian

“Tersangka pakai obeng pipih untuk mencongkel pintu mobil, kemudian membawa kabur laptop dan iPad milik korban Ahmad Farhan Aristo,” ujar Fauzi, Rabu, 20 Mei 2026.

Menurut Fauzi, Edy merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan yang sudah beberapa kali keluar masuk penjara dengan modus serupa.

“Dia ini residivis kasus pencurian dengan pemberatan. Modusnya sama, menyasar mobil yang parkir di pusat keramaian seperti mal,” katanya.

 

Baca Juga:
Dua Laporan Masuk, Polisi Dalami Insiden Bentrokan Ormas di Depan PS Mall Palembang

Kapolsek IB 1 Kompol Fauzi bersama para tersanvka bobol mobil, di Mapolsek IB 1, Rabu 20 Mei 2026. (Foto : Yola/Ketik.com)

 

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan fakta bahwa Edy telah tiga kali melakukan aksi pencurian dengan sasaran kendaraan yang terparkir di pusat perbelanjaan dan area publik lainnya.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan usai menerima laporan korban. Hasilnya, petugas mengetahui barang hasil curian dijual kepada dua penadah.

“Dijualnya ke Yandi laptop seharga Rp1 juta dan ke Arif iPad seharga Rp500 ribu,” jelas Fauzi.

Sementara itu, Edy mengaku tidak hanya beraksi di Palembang Icon Mall. Ia juga pernah membobol mobil di kawasan parkir bandara dan PTC Mall.

“Sudah tiga kali, pertama di bandara terus di PTC Mall dan di Palembang Icon, Pak,” ungkap Edy.

Edy juga mengaku nekat kembali mencuri karena alasan ekonomi dan kebutuhan sehari-hari.

“Saya jual cepat barangnya untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya. (*)