Rekrutmen Ad-Hoc, Ketua Projo Pacitan Minta KPU Bersikap Profesional

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

2 Mei 2024 14:01

Thumbnail Rekrutmen Ad-Hoc, Ketua Projo Pacitan Minta KPU Bersikap Profesional
Ketua Projo Pacitan, John Vera Tampubolon saat berbicara terkait fenomena KKN pada rekrutmen badan Ad-hoc KPU. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Ketua Projo Pacitan, John Vera Tampubolon, menyerukan fenomena orang dalam alias ordal dalam terjadi karena minimnya transparansi. Ia juga meminta KPU setempat bersikap profesional.

Hal itu diungkapkan mengingat saat ini memasuki musim rekruitmen badan Ad-Hoc PPK dan PPS Pilkada 2024. John Vera sapaan akrabnya juga mendorong diterapkannya transparansi agar ada pengawasan dalam prosesnya.

"Badan Ad-Hoc ini kan sebagai ujung tombak dalam menentukan kesuksesan penyelenggara pemilihan umum, dan itu memang harus diperhatikan terutama transparansi atau akuntabilitas," kata Ketua Projo Pacitan, John Vera Tampubolon, Kamis (2/5/2024).

Dia mengatakan bahwa lawan dari transparansi adalah manipulasi. Maka untuk menghindari terjadinya manipulasi rekruitmen, informasinya mesti dibuka ke publik.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Oleh sebab itu, ia menilai bahwa KPU Pacitan harus bekerja lebih profesional lagi dalam upaya menjaga kepercayaan publik terkait perekrutan. 

"Semua harus berpegang teguh, menggunakan azas transparansi. Karena pemilihan umum kemarin ini, ada beberapa hal yang menjadi catatan," sebutnya kepada Ketik.co.id.

Ia juga meminta agar KPU Pacitan memberikan kesempatan yang adil bagi semuanya. Baik incumbent Pemilu 2024, pendaftar baru, maupun yang punya koneksi atau tidak.

"Semoga di Pilkada di Pacitan ini juga harus betul-betul menyesuaikan apa yang telah menjadi dasar-dasar penyelenggaraan, terutama dalam rangka rekrutmen-nya ini ya jangan sampai ada Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN)-lah," sergahnya.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Menanggapi hal itu, Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Pacitan, Iwit Widhi Santoso mengatakan bahwa pihaknya tidak membeda-bedakan pendaftar badan Ad-Hoc.

"Kami kan seleksi terbuka, jadi hak pendaftar itu sama. Ya semua sama entah baru atau yang lama/lulus di Pemilu 2024 kemarin. Mereka sama tetap mendaftar melalui Siakba, dan ikut seleksi," kata Iwit, Kamis (2/5/2024).

Iwit menambah, bahwa pendaftar yang lulus dan memenuhi persyaratan. Pun cakap menggunakan teknologi informasi (TI).

"Ya yang diambil yang memenuhi syarat, yang jelas integritas, independen dan berkompetensi sesuai dengan surat pernyataan. Kan ada 12 poin dan salah satu poinnya menerangkan, pendaftar menyatakan harus mampu mengoperasikan perangkat teknologi informasi alias tidak gaptek," ungkapnya.

Malah, ia menyebut bagi pendaftar yang lulus Pemilu sebelumnya belum tentu akan mendapatkan jatah kembali. 

"Bahkan nanti bagi yang lama pun tidak menutup kemungkinan bakal dimintai pertanggungjawaban. Misalnya selama dia bekerja kemarin sudah bener apa belum," tambahnya.

Sebagai informasi, jumlah total rekrutmen PPK yang diterima KPU Pacitan hingga ditutup berjumlah 351 pendaftar, dari angka tersebut berkas yang diterima ada 207.

Pendaftar tersebar dari 12 kecamatan, masing-masing kecamatan sudah memenuhi syarat kebutuhan, yakni dua kali dari kuota.

"Dalam satu kecamatan minimal 10 pendaftar dan itu sudah terpenuhi. Karena itu kita tidak buka perpanjangan pendaftaran untuk PPK," bebernya. 

Sesuai tahapan, lanjut Iwit, pada tanggal 4-5 Mei KPU Pacitan akan mengumumkan hasil penelitian administrasi. Disusul tanggal 6 Mei, pendaftar akan melakukan tes tulis CAT dan 11 Mei untuk tes wawancara.

"Hasil seleksi, ditetapkan pada 15 Mei. Pelantikan PPK dijadwalkan pada tanggal 16 Mei-nya," pungkas Iwit Widhi Santoso. (*)

Baca Sebelumnya

Kota Surabaya Belum Miliki SLB Negeri, Anggota DPRD: Lucu

Baca Selanjutnya

Unggul dalam Inovasi dan Operasional, Harita Nickel Lampaui Target Produksi di Tengah Turunnya Harga Nikel

Tags:

Badan Ad-Hoc Pacitan pacitan Ketua Projo KPU Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

16 April 2026 18:18

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

16 April 2026 17:47

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

16 April 2026 16:14

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H