Rekontruksi, 9 Pelaku Pengeroyokan di Situbondo Peragakan 98 Adegan

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Gumilang

31 Mei 2024 13:55

Thumbnail Rekontruksi, 9 Pelaku Pengeroyokan di Situbondo Peragakan 98 Adegan
Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Momon Suwito, Jumat (31/05/2024) ( Foto : Heru Hartanto / ketik.co.id)

KETIK, SITUBONDO – Polres Situbondo menggelar rekonstruksi kedua terkait kasus pengeroyokan terhadap seorang siswa di salah satu MTs hingga meninggal dunia. Rekonstruksi dilakukan kepolisian, Jumat, (32/5/2024). Tujuan rekonstruksi untuk memperdalam kasus tersebut.

Rekonstruksi kasus pengeroyokan yang menyebabkan FR (15) seorang siswa salah satu MTs di Kabupaten Situbondo meninggal dunia tersebut, dilakukan secara tertutup mengingat sembilan tersangka masih berstatus anak di bawah umur.

“Ada 98 adegan yang diperagakan selama rekonstruksi. Rekonstruksi ini atas permintaan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Situbondo. Tidak ada perubahan dari rekonstruksi yang pertama dan sudah sesuai dengan isi berita acara pemeriksaan,” kata Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Momon Suwito.

Rekonstruksi kedua, sambung AKP Momon, juga disaksikan oleh JPU, Dinas Sosial, dan penasihat hukum korban. “Ada 98 adegan diperankan para tersangka mulai dari awal sampai terjadinya peristiwa kekerasan terhadap anak di bawah umur tersebut,” jelasnya.

Baca Juga:
Lerai Tawuran Saat Patroli Sahur, Kapolsek Kaliwungu dan Anggota Dikeroyok Pemuda Mabuk

Dari hasil rekonstruksi tersebut, kata AKP Momon, tergambar fakta hukum secara jelas kasus kekerasan terhadap anak sesuai dengan hasil pemeriksaan. “Saat ini kami tinggal menyelesaikan berkasnya untuk dilimpahkan kepada JPU,” katanya.

Penanganan perkara anak di bawah umur berbeda dengan penanganan perkara pada umumnya. “Oleh karena itu, rekonstruksi ini juga disaksikan keluarga tersangka karena BAP-nya juga akan ditandatangani oleh keluarga tersangka,” jelas AKP Momon.

Kesimpulan dari rekonstruksi ke dua, imbuh AKP Momon, tidak ada yang berubah dan tersangkanya tetap sembilan orang. “Dalam rekonstruksi itu terungkap peran masing-masing pelaku,”ujarnya.

Kasus pengeroyokan terhadap FR terjadi pada Minggu (19/5/2024) di lapangan sepak bola, wilayah Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo.

Baca Juga:
Pleidoi Junaidi di Kasus Pengeroyokan Pasar Induk Jakabaring, Penasihat Hukum Sebut Dakwaan JPU Dipaksakan

Sekedar mengingatkan, korban dikeroyok sembilan pelaku secara brutal hingga jatuh pingsan dengan luka lebam di tubuhnya. Korban tak sadarkan diri selama enam hari saat dirawat di rumah sakit hingga meninggal dunia pada Minggu (26/5/2024).

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, peristiwa pengeroyokan bermula saat korban dihubungi seorang pelaku melalui pesan singkat WhatsApp. Dengan nada provokasi, pelaku meminta korban datang ke lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban langsung dikeroyok oleh sembilan pelaku. Diduga, motif pengeroyokan karena dipicu masalah dendam. Konon, salah seorang pelaku berinisial RF (15), tak terima karena sempat ditegur korban saat memukul seorang anak kecil. (*)

Baca Sebelumnya

Plt Bupati Sidoarjo H Subandi Puji Festival Toleransi 2024 yang Dimotori Brangwetan, Disdikbud, dan Forwas

Baca Selanjutnya

Bawa Isu Pertanian, Nurwakid Ali Yusron Daftar Cabup Ke PDIP

Tags:

Rekontruksi 9 Pelaku pengeroyokan Memperagakan 98 Adegan Situbondo Hari Ini Situbondo Terkini

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

10 April 2026 19:38

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

Kepala BKN Dorong Penguatan ASN di Situbondo, Dukung Program “Naik Kelas”

10 April 2026 14:02

Kepala BKN Dorong Penguatan ASN di Situbondo, Dukung Program “Naik Kelas”

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar