Regruping Berlanjut, 20 SDN di Pacitan Diusulkan Penggabungan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

27 Feb 2025 17:25

Thumbnail Regruping Berlanjut, 20 SDN di Pacitan Diusulkan Penggabungan
Tahap konsultasi publik proses regruping 20 SDN di Pacitan, Kamis, 27 Februari 2025. (Foto: Wahyono for Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Wacana regruping atau penggabungan dua satuan pendidikan menjadi satu pada sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Pacitan saat ini berlanjut memasuki tahap konsultasi publik.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan melalui Dinas Pendidikan (Dindik) menggulirkan regruping sendiri dengan tujuan meningkatkan efektivitas pembelajaran.

Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dindik Pacitan, Wahyono mengungkapkan, dari hasil konsultasi yang telah berjalan, mayoritas masyarakat sangat mendukung kebijakan ini.

"Saat ini masih proses, baru tahap konsultasi publik. Tahapnya sudah dimulai dari akhir tahun 2024 lalu, saat ini kita mendengar aspirasi suara masyarakat, tokoh masyarakat, tentang dampak maupun tanggapan dari kebijakan regruping ini," ungkap Wahyono kepada Ketik.co.id, Kamis, 27 Februari 2025.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Hampir seluruh sekolah yang pihaknya ajukan, masyarakat sangat mendukung. Setuju dengan alasan-alasan kenapa kebijakan itu digulirkan.

"Justru masyarakat sangat merespon baik," imbuhnya.

Ia menambahkan, Dindik Pacitan mengusulkan 20 sekolah dasar untuk mengikuti program regruping.

Salah satu alasan utama kebijakan ini adalah jumlah pendaftar di sekolah-sekolah tersebut yang terus menurun dalam tiga tahun terakhir, serta faktor jarak antar sekolah yang memungkinkan penggabungan.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan layanan terbaik bagi masyarakat.

"Tentu target ke depan harapannya ini berhasil. Dengan adanya kekurangan guru dan kekurangan murid, secara rasio idealnya satu kelas itu terdiri dari 28 siswa," jelas Wahyono.

Nasib Sekolah yang Ditinggalkan

Wahyono menjelaskan, bangunan sekolah yang nantinya kosong akibat regruping tetap menjadi aset milik Pemerintah Daerah (Pemda). Pengelolaan lebih lanjut akan menunggu regulasi yang berlaku.

"Untuk sekolah yang ditinggal, itu asetnya Pemda. Nanti menunggu regulasi, jika itu diserahkan ke desa, maka bisa dimanfaatkan oleh pemerintah desa untuk kepentingan masyarakat," terangnya.

Saat ini, kajian regruping telah mencapai 60 persen, bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang).

Jika hasil tanggapan masyarakat terus positif dan berdampak baik bagi perekonomian lokal, maka program ini akan segera direalisasikan.

"Secara timeline, target kita di bulan Maret ini, nanti kita laporkan ke Pak Bupati soal progres ini. Nantinya untuk penerimaan siswa baru selanjutnya bisa jadi sudah regruping," papar Wahyono.

Sementara itu, nama sekolah hasil penggabungan masih akan dikonsultasikan lebih lanjut dengan masyarakat sebelum ditetapkan secara resmi.

"Masih proses, semoga berdampak baik," tandasnya.

Rincian nama-nama SDN di Pacitan yang diusulkan regruping:

1. SDN 1 dan 2 Sawahan, Donorojo

2. SDN 1 dan 2 Punung, Punung

3. SDN 1 dan 3 Tinatar, Punung

4. SDN 1 dan 2 Baleharjo, Pacitan

5. SDN 1 dan 2 Ploso, Pacitan

6. SDN 1 dan 2 Candi, Pringkuku

7. SDN 1 dan 2 Glinggangan, Pringkuku

8. SDN 1 dan 3 Klepu, Donorojo

9. SDN 2 dan 3 Wonodadi, Kulon

10. SDN 1 dan 3 Pagerlor, Sudimoro. (*)

Baca Sebelumnya

Soal Oplosan Pertamax, Mantan Pebalap Gokart Ungkap Kualitas BBM Pertamina

Baca Selanjutnya

Lewat Virtual, Wali Kota Batu Cak Nur Sampaikan Arahan di Musrenbangcam

Tags:

pacitan SDN di Pacitan Regruping

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar