Rayakan Hubungan Diplomatik Indonesia-AS, Manuskrip Nusantara Dipamerkan Perpustakaan Kongres

Jurnalis: Muhammad Faizin
Editor: Mustopa

12 Jun 2024 06:15

Headline

Thumbnail Rayakan Hubungan Diplomatik Indonesia-AS, Manuskrip Nusantara Dipamerkan Perpustakaan Kongres
Petugas Perpustakaan Kongres AS atau Library of Congress (LoC) sedang menjelaskan berbagai manuskrip Nusantara kepada diplomat Indonesia dan AS. (Foto: KBRI Washington DC for Ketik.co.id )

KETIK, SURABAYA – Berbagai manuskrip bersejarah Indonesia terpampang di gedung Thomas Jefferson yang berlokasi di Capitol Hill, Washington DC, Amerika Serikat. Benda-benda langka yang sangat berharga itu merupakan koleksi dari Library of Congress (LoC) -perpustakaan DPR Amerika Serikat- yang kini sedang dipamerkan. 

Pameran yang digelar sejak 6 Juni 2024 lalu itu, digelar dalam rangkaian perayaan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Amerika Serikat. Tidak sekedar perpustakaan milik Kongres AS, Library of Congress (LoC) Amerika Serikat selama ini dikenal sebagai salah satu perpustakaan terbesar di dunia. 

Pameran koleksi manuskrip tentang Indonesia ini digelar KBRI Washington D.C. bekerja sama dengan Library of Congress (LoC). Tujuannya untuk mengangkat peran penting LoC dalam membangun pemahaman masyarakat AS tentang Indonesia dan pertumbuhan hubungan antara kedua negara.

Acara ini menarik banyak anggota masyarakat termasuk staf Kongres, akademisi, peneliti, dan pengunjung umum.

Baca Juga:
77 Tahun Silam, Tan Malaka Dieksekusi oleh Bangsa yang Kemerdekaannya Ia Perjuangkan

Acara diawali dengan resepsi dan dilanjutkan dengan pameran berbagai koleksi Indonesia yang tergolong langka sejak awal abad ke-18.

Eugene Flanagan, Direktur Koleksi Umum dan Internasional-LoC menegaskan bahwa pameran ini mencerminkan hubungan panjang antara LoC dan Indonesia. 

"Hal ini menjadi bukti peran LoC dalam memperkenalkan berbagai materi Indonesia kepada publik AS, melalui berbagai macam koleksi yang terdisi dari buku, peta, cetakan berseri, advertorial, rekaman suara, dan lain-lain” ungkap Flanagan dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Ketik.co.id pada Rabu (12/06/2024). 

Ia juga menambahkan bahwa LoC bertanggung jawab untuk memantau dan mengkatalogkan judul-judul Indonesia yang bukan hanya untuk kebutuhan perpustakaan, tetapi juga untuk banyak institusi akademik di AS.

Baca Juga:
Hari Lahir Pancasila, PDIP Jember Gelar Upacara Berpakaian Adat dan Seni Budaya

Kuasa Usaha Ad-Interim (KUAI) KBRI Washington, D.C., Ida Bagus Made Bimantara menyampaikan apresiasi kepada LoC atas kurasi koleksi Indonesia yang dipamerkan kepada masyarakat umum. Ia juga menggarisbawahi nilai dan prinsip dasar yang telah mempererat hubungan Indonesia dan AS dari waktu ke waktu. 

"Indonesia selama ini aktif mengedepankan prinsip demokrasi yang menekankan pentingnya pemerintahan oleh rakyat dan untuk rakyat. Pengabdian nilai-nilai demokrasi ini adalah salah satu fondasi kuat hubungan Indonesia dan Amerika Serikat” ungkap diplomat yang akrab disapa Sade ini. 

Sebagai Tamu Kehormatan, Sara Matthews, Direktur Kantor Pers dan Diplomasi Publik, Biro Urusan Asia Timur dan Pasifik, Kantor Pers dan Diplomasi Publik, Kemlu AS menyampaikan komitmen Kemlu AS untuk terus membina hubungan kedua negara di tingkat masyarakat sebagai landasan persahabatan yang kuat. 

"Saya ingin menegaskan kembali komitmen Kemlu AS dalam memastikan kerja sama kami dengan Indonesia untuk mengatasi tantangan-tantangan baru yang akan kita hadapi di abad ke-21. Kita berhutang budi pada diri kita sendiri di masa depan, kepada anak-anak kita, dan kepada keluarga kita agar kita dapat mewujudkan komitmen tersebut dengan lebih baik bagi generasi masa depan kita.”

Para pengunjung terlihat antusias dengan kesempatan untuk melihat dan berinteraksi dengan koleksi pilihan Indonesia yang tergolong langka. 

Banyak yang terkesima dengan keunikan koleksi Indonesia yang dipamerkan, misalnya salinan Babad Tanah Jawi (1861), surat yang ditulis oleh seorang Sultanah asal Bugis yang diperoleh pada Ekspedisi Wilkes (1838-1842), serta naskah-naskah Batak yang ditulis di atas daun kulit kayu tahun 1870/1990. 

Selain itu juga terdapat sejumlah dokumentasi kunjungan kenegaraan yang pertama kali dilakukan Indonesia melalui Presiden Sukarno ke Amerika Serikat. Saat itu, Indonesia baru beberapa tahun merdeka. 

Pameran lainnya juga mencakup karya bergambar Miguel Covarrubias, seorang pelukis dan antropolog kelahiran Meksiko, yang menggambarkan budaya Bali, serta buku-buku terbitan Yayasan Lontar.

Pameran ini dihadiri oleh lebih dari 100 pengunjung dan tamu undangan, diantaranya termasuk perwakilan Kongres, akademisi, peneliti, dan pengunjung umum LoC. 

Acara ini juga diramaikan dengan penampilan tari Golek Sri Rejeki oleh kelompok Santi Budaya, serta hidangan santap siang yang disajikan oleh Restoran Indonesia Artha Rini. (*) 

Baca Sebelumnya

Tidak Ada Nama Pj Wali Kota dalam Pendaftaran Cakada di PDIP Kota Malang

Baca Selanjutnya

20 Pejabat Kemenkumham Sumsel Disumpah

Tags:

Library of Congress LOC KBRI Washington DC Hubungan diplomatik Indonesia dan AS manuskrip SUKARNO Ida Bagus Made Bimantara

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

12 April 2026 11:40

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

12 April 2026 11:00

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

12 April 2026 09:40

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

12 April 2026 08:21

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

Sosok Ahmad Baharudin, Wabup yang Pernah Konflik Terbuka dengan Bupati Tulungagung

11 April 2026 07:30

Sosok Ahmad Baharudin, Wabup yang Pernah Konflik Terbuka dengan Bupati Tulungagung

BRIN Ungkap Objek Langit di Lampung-Banten Bekas Roket China, Pakar: Pengawasan Sampah Antariksa Harus Diperkuat

10 April 2026 06:40

BRIN Ungkap Objek Langit di Lampung-Banten Bekas Roket China, Pakar: Pengawasan Sampah Antariksa Harus Diperkuat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar