Ratusan Tukik 'Balapan' ke Laut! Aksi Gemas Volunteer BBF 2025 Selamatkan Ibu Kota Penyu

Editor: Naufal Ardiansyah

25 Sep 2025 17:57

Headline

Thumbnail Ratusan Tukik 'Balapan' ke Laut! Aksi Gemas Volunteer BBF 2025 Selamatkan Ibu Kota Penyu
Volunteer Roadshow Malang Bumi Berseru Fest 2025 saat pelepasan tukik di Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC), Malang, Jawa Timur. (Foto: Alifia Kurnia Putri)

KETIK, MALANG – Sebanyak 365 ekor dilepaskan pada akhir acara Roadshow Malang Bumi Berseru Fest (BBF) 2025 pada Sabtu, September 2025 di Pantai Bajul Mati Malang, Jawa Timur.

Pelepasan ratusan tukik ini menjadi salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu para volunteer BBF 2025. 

Saat tukik-tukik dilepaskan, beberapa volunteer BBF bersorak ria menyemangati tukiknya agar segera disapu ombak. Sorakan lantang itu disusul lain, seolah-olah anak-anak penyu itu sedang mengikuti lomba lari. 

“Joy! Ayo Joy! Kamu jangan sampai kalah sama sampingmu,” teriak salah satu volunteer di ujung kiri barisan kepada tukiknya yang diberi nama Joy, usai keluar dari wadah sementara berupa tempurung kelapa.

Baca Juga:
Bukan Sekadar Lepas Tukik, Ini Cara BSTC Bajulmati Menyelamatkan Laut Lewat Sekolah Alam

Sebelum dilepas, setiap volunteer menerima satu tukik dari konservator BSTC di kolam isolasi. Kemudian mereka langsung diarahkan panitia ke area pantai yang sudah diberi garis pembatas. 

Setiap volunteer dilarang melampaui garis yang akan menjadi start pelepasan penyu-penyu kecil. Tak terkecuali panitia, seluruh elemen yang ada di pantai tidak diizinkan melewati garis putih demi keamanan selama proses berlangsungnya pelepasan tukik.

Foto Tukik Lekang yang dilepaskan dalam Roadshow Malang BBF 2025 di BSTC. (Foto: Alifia Kurnia Putri)Tukik Lekang yang dilepaskan dalam Roadshow Malang BBF 2025 di BSTC. (Foto: Alifia Kurnia Putri)

Pihak Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC) menjelaskan, tidak semua tukik bisa langsung dilepaskan. Ada syarat yang harus dipenuhi sebelum akhirnya dilepasliarkan ke laut lepas.

Baca Juga:
[FOTO] Menatap Langkah Kecil Ratusan Tukik Penyu Hijau Menuju Samudera Luas di Pantai Bajulmati

Di antaranya, lolos uji kesehatan dan telah mengikuti karantina selama 2 minggu di kolam khusus.

“Ya. Mereka harus lolos kesehatan dan menjalani karantina 2 minggu di kolam,” kata Humas BSTC, Tientus.

Jenis Penyu yang dilepaskan dalam kegiatan ini adalah Penyu Lekang. “Kebetulan yang paling banyak mendarat disini Penyu Lekang, jadi kita ga milih-milih jenis penyu apa yang mau dilepas,” tutur Tientus yang juga pemateri Sekolah Alam dalam Acara Roadshow Malang BBF 2025.

Penyu berwarna abu-abu ini merupakan salah satu dari tujuh jenis penyu di dunia. Indonesia memiliki enam jenis dan lima di antaranya terdapat di pesisir Malang Selatan yang terkenal dengan julukan Ibu Kota Penyu. Karena itu, wilayah ini dijuluki Ibu Kota Penyu.

Tientus menambahkan, tidak hanya penyu yang perlu diselamatkan dan dilindungi, tetapi segala sesuatu yang ada di alam sekitar juga harus dijaga.

“Gak muluk-muluk. Harapan saya semua manusia menyadari pentingnya menjaga alam, karena bukan alam yang tergantung manusia, namun manusia lah yang tergantung alam,” katanya. (*)

Baca Sebelumnya

Pemkab Bondowoso Fokus Benahi Dua Ruas Jalan Utama, Infrastruktur Digenjot di 120 Titik

Baca Selanjutnya

Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk Parkir di Mojokerto, Diduga Kurang Konsentrasi

Tags:

Alifia Kurnia Putri BSTC Bajul Mati Malang BBF 2025 Pelepasan tukik

Berita lainnya oleh Naufal Ardiansyah

Muhsin Budiono Tuai Pujian di Forum Global Australia, Kenalkan ARDENT Followership Versi Asia

4 April 2026 22:58

Muhsin Budiono Tuai Pujian di Forum Global Australia, Kenalkan ARDENT Followership Versi Asia

Sinergi Kwarda Pramuka dan Polda Jatim Bangun Brigade Pangan Nusantara

2 April 2026 18:44

Sinergi Kwarda Pramuka dan Polda Jatim Bangun Brigade Pangan Nusantara

Kapolda Jatim Apresiasi Pramuka Jatim Sukseskan Operasi Ketupat Mudik Lebaran

2 April 2026 18:34

Kapolda Jatim Apresiasi Pramuka Jatim Sukseskan Operasi Ketupat Mudik Lebaran

Gubernur Khofifah Blusukan Sapa Petani Kopi Banyuwangi, Rela Tembus Hujan Demi Serap Aspirasi

1 Maret 2026 11:39

Gubernur Khofifah Blusukan Sapa Petani Kopi Banyuwangi, Rela Tembus Hujan Demi Serap Aspirasi

Khofifah Puji HM Arum Sabil: Kwarda Jatim Konsisten Jalankan Pramuka Produktif

28 Februari 2026 21:47

Khofifah Puji HM Arum Sabil: Kwarda Jatim Konsisten Jalankan Pramuka Produktif

Gubernur Khofifah Pernah Menginap, Sahid Mahata Jadi Hotel Primadona di Genteng Banyuwangi

28 Februari 2026 16:25

Gubernur Khofifah Pernah Menginap, Sahid Mahata Jadi Hotel Primadona di Genteng Banyuwangi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H