Ratusan Penggembira Perguruan Silat dari Luar Kota Diamankan Polres Tuban, Ada Bocil 12 Tahun

Jurnalis: Ahmad Istihar
Editor: Rahmat Rifadin

9 Jul 2025 09:00

Thumbnail Ratusan Penggembira Perguruan Silat dari Luar Kota Diamankan Polres Tuban, Ada Bocil 12 Tahun
Sejumlah pemuda - pemudi sebagai penggembira dalam pengesahan perguruan silat datang dari luar kota saat diamankan di Mapolres Tuban, 9 Juli 2025. (Foto: Ahmad Istihar/Ketik)

KETIK, TUBAN – Ratusan kendaraan milik penggembira yang nekat melakukan konvoi dan anarkis serta memaksa memasuki wilayah kota Tuban diamankan oleh petugas Kepolisian hingga Rabu 9 Juli 2025 dini hari.

Tindakan tegas Polres Tuban sebagai respons dari keluhan masyarakat sejak tahun ke tahun setiap adanya pengesahan warga baru perguruan silat selalu dibarengi kegiatan konvoi serta gangguan di jalanan.

Aparat gabungan Polres Tuban bersama instansi terkait dalam penyekatan dan pemeriksaan di sejumlah titik masuk kota guna mengembalikan para penggembira yang datang dari sejumlah wilayah.

Kapolres Tuban AKBP William Cornelis Tanasale saat mendatangi para penggembira yang diamankan mengatakan ratusan pengendara roda dua yang kedapatan nekat melanggar imbauan larangan konvoi langsung diamankan ke Mapolres Tuban untuk dilakukan pendataan lebih lanjut. "Sebelumnya sudah kita larang konvoi, namun tetap konvoi dan berbuat anarkis," terangnya.

Baca Juga:
Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Foto Sejumlah pemuda - pemudi sebagai penggembira dalam pengesahan perguruan silat datang dari luar kota saat diamankan di Mapolres Tuban, 9 Juli 2025. (Foto: Ahmad Istihar/Ketik)Sejumlah pemuda - pemudi sebagai penggembira dalam pengesahan perguruan silat datang dari luar kota saat diamankan di Mapolres Tuban, 9 Juli 2025. (Foto: Ahmad Istihar/Ketik)

Perwira polisi berpangkat melati dua di pundak itu menyampaikan bahwa ratusan kendaraan tersebut sementara akan diamankan di Polres Tuban.

"Jika nanti ketangkap lagi, bukan hanya motor tapi orangnya juga akan kami tahan," tegas AKBP Tanasale.

Kapolres juga menyinggung sejumlah kejadian di wilayah lain berkaitan konvoi pengesahan, di antaranya insiden kecelakaan menyebabkan seorang ibu-ibu meninggal dunia akibat tertabrak saat rombongan konvoi melintas di kabupaten Tulungagung.

Baca Juga:
SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

"Bayangkan anaknya masih kecil orang tuanya sudah meninggal, itu tidak bertanggungjawab namanya," ujar Tanasale kepada ratusan pemuda-pemudi di Mapolres.

Selain itu, tambah Tanasale insiden penusukan peserta konvoi oleh warga yang terganggu akan kebisingan knalpot serta ulah rombongan di kota Malang. Sehingga,menyebabkan satu orang meninggal dunia.

"Terus kalau kamu ribut dengan masyarakat, tiba-tiba ditusuk mati terus orang tuamu bagaimana," tanya Kapolres Tuban kepada para penggembira.

Menurutnya, para penggembira akan diperbolehkan pulang setelah dijemput langsung oleh orang tuanya. Sebagai tanggung jawab dan upaya edukasi kepada keluarga agar turut mengingatkan anak-anak mereka untuk tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar aturan."Nanti dijemput orang tuanya baru boleh Pulang," pungkas Kapolres Tuban AKBP Tanasale.

Data dihimpun, Polres Tuban mengamankan 170 unit kendaraan roda dua, dan 294 orang rinciannya, 261 laki-laki, 33 perempuan. Mereka rata -rata datang dari luar kota diantaranya dari Kabupaten Bojonegoro, Lamongan, Gresik, Surabaya dan Rembang.

Mirisnya, dari para rombongan yang diamankan terdapat anak berusia 12 tahun baru duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar.

Penggembira ini datang memenuhi undangan berisikan provokasi melalui media sosial yang berisi ajakan untuk hadir saat kegiatan pengesahan warga baru PSHT dan membuat kekacauan di wilayah Kabupaten Tuban.

Mereka yang diamankan, juga kedapatan membawa dan ada pula yang mengkonsumsi minuman keras jenis Arak.Bahkan, dari beberapa orang diamankan sempat dikeroyok oleh masyarakat karena melakukan pengerusakan dan membuat onar sebelum di amankan pihak Kepolisian.

Selain mengamankan, Polisi memberikan perawatan terhadap sejumlah pengendara yang mengalami luka akibat jatuh dari kendaraan, diantaranya ada salah satu penggembira yang berasal dari Bojonegoro menjadi sasaran amukan warga karena dianggap meresahkan.

Para penggembira yang diamankan diperbolehkan pulang setelah dijemput dan meminta maaf kepada orang tua dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi, sebelumnya para penggembira diberikan sarapan pagi yang disediakan oleh Polisi. (*)

Baca Sebelumnya

DPRD Sidoarjo Sahkan Perda RPJMD Subandi-Mimik dengan Berbagai Catatan

Baca Selanjutnya

Tanggapi Surat Trump Tentang Kebijakan Tarif, Menko Perekonomian Airlangga Terbang ke AS

Tags:

Perguruansilat Polrestuban kriminaldanhukum Pemkabtuban S.H.

Berita lainnya oleh Ahmad Istihar

Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

14 April 2026 15:55

Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

12 April 2026 22:41

Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

Balap Liar di Jalan Soekarno-Hatta, 71 Unit Motor Diamankan Satlantas Polres Tuban

12 April 2026 19:54

Balap Liar di Jalan Soekarno-Hatta, 71 Unit Motor Diamankan Satlantas Polres Tuban

SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

12 April 2026 15:36

SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

Jaringan Telkom Gangguan, Pelayanan BBM di Tuban Selatan Lumpuh Total

12 April 2026 14:15

Jaringan Telkom Gangguan, Pelayanan BBM di Tuban Selatan Lumpuh Total

Kanwil DJP Jabar II Kolaborasi dengan Pemkab Indramayu, Optimalisasi Penerima Pajak Tahun 2026

11 April 2026 15:01

Kanwil DJP Jabar II Kolaborasi dengan Pemkab Indramayu, Optimalisasi Penerima Pajak Tahun 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar