Ratusan Nelayan Ketapang Sampang Kepung Kapal Petronas, Tolak Survei Migas

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Muhammad Faizin

18 Okt 2025 06:20

Headline

Thumbnail Ratusan Nelayan Ketapang Sampang Kepung Kapal Petronas, Tolak Survei Migas
Para ibu-ibu nelayan saat demo kapal Petronas (Foto: Mat Jusi/Ketik.com).

KETIK, SAMPANG – Aksi protes terhadap Petronas terus meletus di perairan Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. 

Terbaru, ratusan nelayan bersama ibu-ibu pesisir menggelar demonstrasi di tengah laut guna menolak kegiatan survei migas yang dilakukan oleh perusahaan asal Malaysia, Petronas, di area Sumur Barokah.

Dengan ratusan kapal nelayan, massa aksi mendatangi langsung kapal survei Petronas yang tengah beroperasi. Mereka membentangkan spanduk penolakan bertuliskan Tolak Survei Migas Petronas, Laut Milik Nelayan! sambil meneriakkan yel-yel kecaman.

 

Baca Juga:
Kasus Andrie Yunus Picu Aksi Mahasiswa di Malang, Dinilai Jadi Alarm Ancaman Demokrasi

Foto Ratusan ibu-ibu pesisir dan nelayan saat demo kapal Petronas (Foto: Mat Jusi/Ketik.com).Ratusan ibu-ibu pesisir dan nelayan saat demo kapal Petronas (Foto: Mat Jusi/Ketik.com).

 

Selai itu, para ibu-ibu nelayan turut serta dalam aksi ini dengan membentangkan banner bertuliskan Laut untuk Anak Cucu Kami, Bukan untuk Asing!

Tokoh nelayan Ketapang, Winarno, menyebut aksi ini sebagai bentuk kekecewaan mendalam terhadap ketidakjelasan kompensasi bagi nelayan yang terdampak aktivitas migas.

Baca Juga:
Ulama Se-Madura Raya Usulkan Muktamar NU Ke- 35 di Demangan Bangkalan

"Kemarin kami kembali menggelar aksi ke tengah laut guna untuk menolak keras survei dan eksplorasi Petronas. Kompensasi bagi nelayan tidak jelas, sementara aktivitas mereka sudah mengganggu jalur tangkap ikan," tegasnya. 

 

Foto Nelayan Ketapang Sampang saat demo Kapal Petronas (Foto: Mat Jusi/Ketik.com).Nelayan Ketapang Sampang saat demo Kapal Petronas (Foto: Mat Jusi/Ketik.com).

 

Ia memperingatkan, jika Petronas tetap memaksakan survei, ratusan kapal nelayan siap kembali turun ke laut untuk menghadang kapal survei.

"Kalau kapal Petronas masih beroperasi, kami tidak akan diam. Seratus kapal siap mengusir mereka dari perairan Ketapang," katanya lantang. Sabtu, 18 Oktober 2025.

Sekedar diketahui, bagi warga pesisir Ketapang, laut bukan sekadar ruang ekonomi, melainkan sumber kehidupan dan warisan generasi. Aktivitas eksplorasi migas dinilai mengancam ekosistem laut dan keberlanjutan nelayan kecil di Madura bagian selatan.

Aksi di laut Ketapang bukan sekadar protes ekonomi, tetapi juga simbol perlawanan rakyat pesisir terhadap ketimpangan eksploitasi sumber daya alam.

Mereka menilai kehadiran perusahaan asing seperti Petronas mencerminkan lemahnya perlindungan negara terhadap masyarakat lokal.(*)

Baca Sebelumnya

TP PKK Kabupaten Asahan Lakukan Evaluasi Lomba UP2K di Desa Bunut Sebrang

Baca Selanjutnya

Kepala Dinas, Kaban hingga Sekwan Segera Diganti, Pemkab Nagan Raya Buka Seleksi

Tags:

petronas Survei Migas demonstrasi Sampang Madura

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

14 April 2026 09:00

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

14 April 2026 06:00

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

12 April 2026 22:47

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

11 April 2026 23:30

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar