Ratusan Bansos di Cilacap Dinonaktifkan, Salah Satu Penyebabnya Digunakan Judol

Jurnalis: Nani Ekowati
Editor: Gumilang

21 Okt 2025 22:26

Thumbnail Ratusan Bansos di Cilacap Dinonaktifkan, Salah Satu Penyebabnya Digunakan Judol
Warga Penerima Bansos. (Foto: Nani Eko/Ketik)

KETIK, CILACAP – Sebanyak 560 Keluarga Penerima Manfaat di Cilacap, bansos PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai dari pemerintah, dinonaktifkan. Hal itu menyusul adanya dugaan praktik penyalahgunaan bansos yang ditemukan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Cilacap.

Berdasarkan temuan di lapangan, mereka ketahuan menggunakan dana bantuan untuk aktivitas judi online. Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Pengolahan Data Dinsos PPPA Cilacap, Rohmat Kusyanto menjelaskan, menurut aturan, dana bantuan seperti PKH diperuntukkan untuk kebutuhan dasar.

Diantaranya digunakan untuk sekolah anak, ibu hamil, lansia dan disabilitas. Sedangkan BPNT untuk membeli bahan pangan.

Foto Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Pengolahan Data Dinsos PPPA Cilacap, Rohmat Kusyanto. (Foto: Nani Eko/Ketik)Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial dan Pengolahan Data Dinsos PPPA Cilacap, Rohmat Kusyanto. (Foto: Nani Eko/Ketik)

Baca Juga:
PKBM Annisa Cilacap Gelar TKA Gratis, Ijazah Kesetaraan Bisa untuk Daftar TNI dan Polri hingga Perguruan Tinggi

"Bagi penerima manfaat dana yang diberikan harus gunakkan sesuai dengan aturan, bukan untuk judi online atau beli pulsa untuk game online," ungkap Rohmat Kusyanto saat ditemui, Selasa, 21 Oktober 2025.

Dari jumlah penerima yang dinonaktifkan ini, 57 diantaranya merupakan penerima PKH dan 503 lainnya penerima BPNT.

"Demi mengantisipasi tidak tepat sasaran pengawasan terhadap penerima bansos memang semakin ketat, sekali saja ketahuan, fatal akibatnya. Bantuan bisa langsung hilang," terangnya.

Tak hanya bansos saja, fasilitas lain seperti BPJS Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) juga berpotensi dicabut. Oleh sebab itu, Rohmat mengingatkan kepada seluruh penerima bantuan sosial agar tidak menyalahgunakan bantuan.

Baca Juga:
Wujud Komitmen PDIP Cilacap Peduli, Gelar Pengobatan dan Pemberian Makan Gratis

Pihaknya juga mengingatkan agar bantuan tidak dipakai untuk belanja daring yang bersifat konsumtif. 

"Terkadang masyarakat salah persepsi, tanpa mereka sadari bahwa belanja online dianggap kebutuhan, padahal itu sudah di luar kebutuhan dasar. Kalau seperti itu, bisa saja bantuannya juga dihentikan," papar Rohmat.

Dalam hal ini PPATK juga ikut menelusuri aliran dana yang sudah masuk, termasuk bila terdeteksi adanya aktivitas mencurigakan dari rekening KPM.

"Kendati sudah ada penerima bantuan sosial yang dihentikan lantaran melanggar, namun masih dimungkinkan adanya KPM yang menyalahgunaan bantuan. Angka ini bisa tiga kali lipat, karena pemahaman masyarakat yang mungkin masih kurang," katanya.

Pihaknya akan terus lakukan pembinaan agar mereka bisa tertib dan bijak menggunakan bantuan. Dan yang paling penting tidak menggunakan bansos untuk Judol maupun pelanggaran hukum lainnya. (*)

Baca Sebelumnya

Spesial Hari Santri 2025! Khofifah Umumkan Trans Jatim Gratis, Buruan Cek Rutenya

Baca Selanjutnya

SKB di Aceh Singkil Butuhkan Perbaikan Sarana Gedung dan Paving Block

Tags:

Cilacap bansos

Berita lainnya oleh Nani Ekowati

PKBM Annisa Cilacap Gelar TKA Gratis, Ijazah Kesetaraan Bisa untuk Daftar TNI dan Polri hingga Perguruan Tinggi

12 April 2026 22:29

PKBM Annisa Cilacap Gelar TKA Gratis, Ijazah Kesetaraan Bisa untuk Daftar TNI dan Polri hingga Perguruan Tinggi

Incar Kursi Ketua DPRD, 65 Persen Pengurus Golkar Cilacap dari Generasi Muda

11 April 2026 23:56

Incar Kursi Ketua DPRD, 65 Persen Pengurus Golkar Cilacap dari Generasi Muda

Wujud Komitmen PDIP Cilacap Peduli, Gelar Pengobatan dan Pemberian Makan Gratis

11 April 2026 08:49

Wujud Komitmen PDIP Cilacap Peduli, Gelar Pengobatan dan Pemberian Makan Gratis

KPU Usulkan Tambah Jumlah Dapil di Cilacap untuk Pemilu 2029

8 April 2026 20:08

KPU Usulkan Tambah Jumlah Dapil di Cilacap untuk Pemilu 2029

Wakil Ketua DPRD Cilacap Suyatno Desak Pemilik Rita Pasaraya Bertanggung Jawab kepada Korban Kebakaran

4 April 2026 21:22

Wakil Ketua DPRD Cilacap Suyatno Desak Pemilik Rita Pasaraya Bertanggung Jawab kepada Korban Kebakaran

Solusi Pemangkasan Dana Transfer ke Cilacap, Sindy Syakir: Tarik Investor Bukan Menaikkan Pajak Warga

4 April 2026 06:40

Solusi Pemangkasan Dana Transfer ke Cilacap, Sindy Syakir: Tarik Investor Bukan Menaikkan Pajak Warga

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar