Qiyamul Lail sebagai Kunci Kesehatan Jasmani dan Rohani

Jurnalis: Ponirin
Editor: Muhammad Faizin

28 Feb 2026 06:20

Thumbnail Qiyamul Lail sebagai Kunci Kesehatan Jasmani dan Rohani
KH. Moh. Zuhri Zaini Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo (Foto:Ponirin Mika/Ketik.co.id)

KETIK, PROBOLINGGO – KH Moh Zuhri Zaini membedah hakikat keimanan seorang mukmin yang tercermin dari kedekatannya dengan sang Pencipta di sepertiga malam. Beliau menekankan bahwa salah satu ciri utama orang beriman adalah mereka yang "lambungnya jauh dari tempat tidur," merujuk pada kebiasaan menegakkan shalat malam atau qiyamul lail.

Dalam pengajian khataman kitab Nashoihud Diniyah di Masjid Jami’ Nurul Jadid, Jum’at (27/02/26), Kiai Zuhri mengisahkan peristiwa di akhirat saat manusia mencari perlindungan. Di saat para Nabi lain berucap "nafsi-nafsi" (diriku sendiri), hanya Nabi Muhammad SAW yang bersujud memohon syafaat bagi umatnya hingga Allah SWT mengabulkan doa tersebut.

Sebagai bentuk cinta kepada Nabi, umat Islam dianjurkan menghidupkan malam.

"Paling utamanya shalat setelah shalat lima waktu adalah qiyamul lail. Ini bukan sekadar ibadah, tapi kebiasaan orang-orang sholeh terdahulu yang menjadi sarana pendekatan diri kepada Allah," ujar Kiai Zuhri.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Air Bersih di Bromo, Dukung Wisata Berkelanjutan dan Kenyamanan Pengunjung

Beliau juga memaparkan manfaat multidimensi dari ibadah malam, di antaranya: pertama; menghapus perbuatan buruk yang telah lalu. Kedua; mencegah seseorang terjerumus ke dalam kemaksiatan. Ketiga; secara medis dan spiritual, qiyamul lail dipercaya mampu menghilangkan penyakit dari tubuh.

Menariknya, Kiai Zuhri mengingatkan agar tidak berlebihan melampaui kemampuan fisik. Beliau mengisahkan tiga sahabat yang ingin meniru ibadah Nabi secara ekstrem. Nabi Muhammad SAW kemudian menegur mereka dan berpesan agar beribadah sesuai kemampuan.

"Segala sesuatu yang dilakukan berlebihan tanpa mengukur kemampuan itu kurang baik. Nabi bisa melakukan ibadah yang panjang karena fisik dan ruhaninya sudah tertempa sejak kecil melalui berbagai ujian hidup," jelasnya.

Sealin itu, Kiai Zuhri juga meluruskan stigma negatif terhadap Islam. Beliau menegaskan bahwa Islam adalah agama keselamatan dan perdamaian. Jika Nabi terlibat perang, hal itu semata-mata karena merespons serangan, bukan sebagai agresor.

Baca Juga:
Bismillah! Gubernur Khofifah Groundbreaking Jalur Lingkar Kaldera Tengger, Bromo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Beliau mengkritik narasi sejarah yang terbalik, di mana pihak yang sebenarnya menjajah dan merampas kemerdekaan justru menuduh Islam sebagai agama kekerasan. "Islam berdakwah tanpa kekerasan. Kini, dengan bantuan media sosial, wajah asli Islam yang damai mulai terlihat dan menarik banyak orang untuk memeluknya," tambahnya.

Kiai Zuhri merangkum empat amalan utama bagi setiap muslim untuk meraih surga dengan penuh kedamaian, yaitu menyebarkan kedamaian dan saling menghormati, memberi makan kepada mereka yang membutuhkan, menyambung silaturahmi, mendirikan shalat malam di saat manusia lain tertidur lelap.

Terkait durasi shalat malam, beliau mengutip pesan Nabi agar tetap shalat meski hanya sebentar, "sekalipun seperti waktu di antara dua perasan susu." Hal ini menunjukkan bahwa konsistensi lebih diutamakan agar perilaku seseorang tetap terjaga baik di hadapan Allah maupun manusia. (*)

Baca Sebelumnya

Petani dan Nelayan Kampung Laut Geruduk BPN Cilacap, Tuntut Tanah Timbul yang Diklaim Lapas Nusakambangan

Baca Selanjutnya

Bukan Cimol Biasa! Bumbu yang Khas dan Rasa Gurih Daun Jeruk Jadi Favorit Mahasiswa UINSA

Tags:

Kiai Zuhri Zaini Paiton probolinggo KH Zuhri Zaini Qiyamul Lail

Berita lainnya oleh Ponirin

Ingatkan Pengurus Pesantren, KH Abdul Hamid Wahid Tekankan 5 Pilar Pesantren dan Geopolitik

29 Maret 2026 21:08

Ingatkan Pengurus Pesantren, KH Abdul Hamid Wahid Tekankan 5 Pilar Pesantren dan Geopolitik

Ribuan Pengurus dan Dosen Pesantren Nurul Jadid Ikuti Halalbihalal

29 Maret 2026 20:31

Ribuan Pengurus dan Dosen Pesantren Nurul Jadid Ikuti Halalbihalal

Ribuan Pengurus Hadiri Halalbihalal di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Ini Pesan Penting Kiai Zuhri Zaini

29 Maret 2026 19:21

Ribuan Pengurus Hadiri Halalbihalal di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Ini Pesan Penting Kiai Zuhri Zaini

Abu Bakar Rohim Tegaskan DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo Diisi Generasi Muda yang Potensial

9 Maret 2026 19:21

Abu Bakar Rohim Tegaskan DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo Diisi Generasi Muda yang Potensial

Gebrakan Gelora Tapal Kuda: Kabupaten Probolinggo Sukses Jadi Episentrum Konsolidasi Jawa Timur

9 Maret 2026 09:32

Gebrakan Gelora Tapal Kuda: Kabupaten Probolinggo Sukses Jadi Episentrum Konsolidasi Jawa Timur

Resmikan Kampung Kerren, Pesantren Nurul Jadid Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir

6 Maret 2026 21:15

Resmikan Kampung Kerren, Pesantren Nurul Jadid Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar