Pujon Gempar! Petani Tewas Tergantung di Gubuk Kebun Apel, Polres Batu Selidiki Motifnya

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: Aziz Mahrizal

19 Jan 2026 17:00

Thumbnail Pujon Gempar! Petani Tewas Tergantung di Gubuk Kebun Apel, Polres Batu Selidiki Motifnya
Tim identifikasi Polres Batu melakukan olah kejadian perkara penemuan jenazah di gubuk kebun apel Dusun Wiyurejo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. (Foto: Polres Batu)

KETIK, BATU – Penemuan jenazah seorang pria yang diduga meninggal akibat gantung diri di gubuk kebun apel Dusun Wiyurejo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Senin, 19 Januari 2026, langsung ditangani jajaran Polres Batu bersama Polsek Pujon.

Kapolres Batu AKBP, Aris Purwanto, mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB setelah adanya laporan dari masyarakat. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas Polsek Pujon bersama Unit Identifikasi Polres Batu segera mendatangi lokasi kejadian.

“Berdasarkan laporan masyarakat, personel langsung menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan TKP sekaligus proses identifikasi,” ujar AKBP Aris Purwanto.

Korban diketahui berinisial AW, seorang petani yang berdomisili di Dusun Karas, Desa Madiredo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Jenazah ditemukan di dalam gubuk yang selama ini kerap digunakan korban untuk beristirahat saat bekerja di kebun apel.

Baca Juga:
Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

AKBP Aris menjelaskan, penemuan jenazah bermula ketika seorang saksi bernama Iwan hendak mengambil air di sekitar gubuk. Saat itu, saksi melihat sepasang kaki dalam kondisi menggantung di dalam bangunan tersebut. Saksi kemudian memanggil Sofyan untuk memastikan temuan tersebut sebelum melaporkannya kepada kepala desa setempat, yang selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian.

“Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan TKP dan melakukan olah tempat kejadian perkara,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres Batu, korban ditemukan dalam posisi tergantung menggunakan tali tampar yang biasa dipakai untuk keperluan pertanian. Polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik maupun indikasi penganiayaan pada tubuh korban.

“Secara kasat mata tidak ditemukan tanda kekerasan. Ciri-ciri yang muncul mengarah pada dugaan korban meninggal akibat gantung diri,” kata AKBP Aris.

Baca Juga:
Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Dari keterangan pihak keluarga, khususnya istri korban, diketahui bahwa selama ini korban tidak memiliki permasalahan pribadi yang menonjol maupun riwayat penyakit kronis. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa tersebut.

Saat ini, Polres Batu telah berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait proses pemulasaraan jenazah. Kapolres juga menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Proses penyelidikan tetap kami lakukan sesuai prosedur yang berlaku,” pungkas AKBP Aris Purwanto. (*)

Baca Sebelumnya

3 Rekomendasi Photobox Hits di Kayutangan Malang, Spot Favorit Gen-Z untuk Foto Estetik!

Baca Selanjutnya

Unggul FC Tak Akan Diperkuat Marco Dias pada Putaran Kedua Pro Futsal League 2025/2026

Tags:

Penemuan Jenazah Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Polres Batu Pujon

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

13 April 2026 17:55

Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

Perkuat Desa Wisata, Disparta Kota Batu Gencarkan Kolaborasi Konten dan Promosi

13 April 2026 17:30

Perkuat Desa Wisata, Disparta Kota Batu Gencarkan Kolaborasi Konten dan Promosi

Pedagang Pasar Among Tani Kota Batu Apresiasi Kejari, Minta Usut Kasus Hingga Tuntas

13 April 2026 15:00

Pedagang Pasar Among Tani Kota Batu Apresiasi Kejari, Minta Usut Kasus Hingga Tuntas

Kadisnaker Kota Batu: Mikutopia Serap 203 Tenaga Kerja, 95 Persen Warga Lokal Tulungrejo

13 April 2026 14:46

Kadisnaker Kota Batu: Mikutopia Serap 203 Tenaga Kerja, 95 Persen Warga Lokal Tulungrejo

Selter Sekda Kota Batu: Batas Usia Gugurkan Pejabat Senior, Pejabat Muda Kian Menguat

13 April 2026 11:12

Selter Sekda Kota Batu: Batas Usia Gugurkan Pejabat Senior, Pejabat Muda Kian Menguat

Sambut Libur Sekolah, Museum Tubuh Jatim Park 1 Langsung Berbenah

12 April 2026 20:06

Sambut Libur Sekolah, Museum Tubuh Jatim Park 1 Langsung Berbenah

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar