KETIK, JAKARTA – Asosiasi Provinsi (Asoprov) PSSI Jawa Timur menyabet Provincial Association of The Year pada PSSI Awards 2026 yang digelar pada Sabtu 28 Maret 2026.
Gelar ini sekaligus menjadi sorotan utama pada ajang bergengsi yang baru saja digelar PSSI tersebut. Menurut Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, penghargaan ini menjadi apresiasi terhadap kerja nyata daerah.
"Sepak bola tidak dibangun sendirian. Peran asosiasi provinsi sangat penting dalam menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan," kata Erick Thohir dikutip dari keterangan resmi, Minggu 29 Maret 2026.
Ia juga mengungkapkan, terpilihnya Asprov PSSI Jatim sekaligus menjadi contoh pembinaan sepak bola. Di Jatim, pengembangan pemain sepak bola sudah dimulai sejak pemain berusia dini.
Baca Juga:
2 Kali Kalah, Langkah Brunei Darussalam Semakin Berat di ASEAN U-17 Boys Championship 2026Selain itu, katanya, sepak bola di Jawa Timur sudah banyak muncul kompetisi-kompetisi lokal yang aktif dan terstruktur. Kompetisi inilah yang bisa memberikan kontribusi terhadap pemain Timnas Indonesia.
Tak hanya itu, sinergi antar klub, pemerintah daerah, dan komunitas yang terjalin di Jatim juga dikenal sebagai salah satu barometer sepak bola nasional.
Keberhasilan Asprov PSSI Jawa Timur menjadi pesan kuat bahwa kemajuan sepak bola Indonesia sangat bergantung pada kekuatan daerah.
Pada kesempatan yang sama, PSSI Awards kaya Erick bukan sekadar seremonial. Acara tersebut dihadirkan sebagai bentuk penghargaan bagi seluruh insan sepak bola indonesia.
Baca Juga:
Mengenal Ollie Watkins dan Jonathan Rowe, Duo Bomber Inggris yang On Fire di Europa League“Panggung ini untuk semua pihak—pemain, wasit, asosiasi daerah, sponsor, hingga suporter—yang menjaga mimpi sepak bola Indonesia tetap hidup,” tegasnya.
Sebanyak 17 kategori penghargaan diberikan, mencakup pemain terbaik, program pengembangan, hingga penghargaan untuk kontribusi di balik layar. (*)