Progres 15 Persen, Pedagang Pasar Gadang Patungan Bangun Lapak Sementara

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Fisca Tanjung

12 Nov 2025 14:32

Thumbnail Progres 15 Persen, Pedagang Pasar Gadang Patungan Bangun Lapak Sementara
Area Pasar Gadang saat pedagang yang berada di tepi jalan baru akan direlokasi pada Juli 2025 lalu. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG

Pembangunan tempat relokasi sementara untuk pedagang Pasar Induk Gadang terus berjalan, meski saat ini progresnya baru mencapai 15 persen.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menjelaskan bahwa pembangunan pasar sementara dilakukan secara mandiri oleh para pedagang. Setelah fasilitas tersebut rampung, pedagang baru akan mulai melakukan relokasi ke lokasi sementara tersebut.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

"Masih 15 persen. Tahapannya dibangun dulu oleh pedagang, kalau tempat pasar penampungan sementara sudah oke, baru ditentukan titik lokasinya. Siapa menempati di mana, itu baru mereka mulai pindahan," ujar Eko, Rabu, 12 November 2025.

Progres pembangunan pasar sementara atau tempat relokasi saat ini berada di tahap pemasangan tiang pancang. Eko menargetkan dalam 2–3 bulan ke depan, pedagang sudah bisa menyelesaikan pembangunan tempat yang nantinya akan digunakan untuk berjualan.

Eko menambahkan, lahan yang digunakan sebagai area relokasi disewa oleh Pemkot Malang selama tiga tahun. Para pedagang pun sepakat membangun fasilitas tersebut secara swadaya.

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

"Pembangunannya murni dari swadaya pedagang, tidak menggunakan dana APBD. Pedagang sudah sepakat akan membangun sendiri, dengan tetap koordinasi dan konsultasi ke Diskopindag untuk membangun tempat penampungan sementara yang ada di belakang jalan," lanjutnya. 

Sebelumnya, pedagang berjualan di tepi jalan yang menyebabkan kemacetan di kawasan tersebut. Melalui relokasi sementara, diharapkan dapat mengembalikan fungsi jembatan dan sepanjang jalan di Pasar Gadang. 

"Sampai hari ini untuk mewujudkan itu kami lakukan sosialisasi dan koordinasi dengan semua pihak terutama pedagang untuk mundur sampai di belakang," lanjutnya. 

Berdasarkan perencanaan sebelumnya, lokasi lapak bergeser mundur hingga 10 meter dari tepi jalan. Nantinya, bagian depan akan difungsikan sebagai tempat parkir. 

"Kalau sudah selesai fungsi jalan dan jembatan akan kembali dan akan lebih luas dan lebih baik. Tidak akan macet seperti sekarang ini," ucapnya. 

Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjelaskan, untuk mengatasi kemacetan akan ada 2 jalur dengan median tengah di area tersebut. Perbaikan jalan memakan anggaran hingga Rp14,9 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Jalan. 

"Untuk perbaikan jalan Pasar Gadang total anggaran Rp14,9 miliar. Ada dua yaitu Rp12,9 miliar di jalan utama, sisanya jalan sirip-sirip. Mirip sama Jalan Rajasa, jadi nyambung," ucap Wahyu. 

Dalam perbaikan jalan tersebut juga memiliki ruang milik jalan (rumija) dengan total 30 meter.

"Total 30 meter rumijanya. Dari batas pagar kiri sampai kanan ini 30 meter," tutup Wahyu. 

Baca Sebelumnya

Gandeng BNN, Desa Senggreng di Kabupaten Malang Cetak 68 Duta Anti Narkoba dari Tingkat RT

Baca Selanjutnya

Lowongan Kerja Staf Admin PT Garuda Daya Pratama Sejahtera, Buka Hingga 17 November 2025!

Tags:

Pasar Gadang Relokasi Sementara Pedagang Pasar Gadang Kota Malang Diskopindag Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar