KETIK, TEGAL – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Tegal melakukan patroli dan pemantauan ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga di Fuel Terminal Larangan Tegal, Senin, 9 Maret 2026.
Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan dan stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat jelang arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 H.
Azri, Supervisor Bahan Bakar Minyak (SBM) Fuel Terminal Pertamina Depo Larangan Tegal, menyampaikan bahwa stok BBM secara umum dalam kondisi aman dan mencukupi.
"Stok tersebut akan terus diisi ulang setiap hari, sehingga tidak akan ada kendala ketersediaan selama bulan Ramadan dan Hari Raya," terangnya.
Pertamina telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Rencana Aksi Khusus Penanganan BBM (RAFI) tahun 2026 serta memanfaatkan Pertamina Digital Hub untuk mendukung pelayanan masyarakat.
Selain itu, layanan tambahan seperti SPBU modular dan motorist disiagakan di titik strategis jalur tol untuk pemudik yang membutuhkan pasokan BBM secara cepat.
Mengenai isu geopolitik di Timur Tengah yang sempat memicu panic buying di beberapa wilayah, pihak Pertamina menegaskan operasional distribusi tetap stabil tanpa kekosongan stok.
Cadangan stok BBM nasional mencapai sekitar 20 hari, menunjukkan sistem ketahanan energi berjalan dengan baik dan pasokan baru terus masuk secara berkelanjutan.
Harga BBM di SPBU juga tetap stabil meskipun harga minyak dunia naik akibat penutupan Selat Hormuz.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, menegaskan komitmen jajaran Polri untuk terus melakukan patroli dan pemantauan agar distribusi BBM berjalan lancar.
“Kami memastikan distribusi BBM berjalan lancar sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan bakar jelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.
Dengan koordinasi lintas instansi ini, diharapkan kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri terpenuhi dengan baik dan situasi ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Tegal tetap aman serta kondusif.(*)
