Polres Malang Gandeng PG Kebonagung Beri Bantuan Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

Jurnalis: Gumilang
Editor: Muhammad Faizin

15 Jun 2024 13:12

Thumbnail Polres Malang Gandeng PG Kebonagung Beri Bantuan Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan
Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana bersama pimpinan PG Kebonagung memberikan bantuan bagi keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. (Foto: Humas Polres Malang)

KETIK, MALANG – Meski Tragedi Kanjuruhan hampir dua tahun berlalu, Polres Malang terus memberikan bantuan bagi keluarga korban. Kali ini, Polres Malang menggandeng PG Kebonagung, kembali memberikan bantuan, Sabtu, (15/6/2024).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, bersama Pimpinan PG Kebonagung, Arifin. Langkah ini diambil dengan tujuan membantu keluarga korban Tragedi Kanjuruhan untuk mengembangkan usaha yang telah dijalaninya.

Bantuan diserahkan kepada Sumarlik, orang tua dari korban meninggal Elizabeth Agustin asal Kecamatan Tumpang, Tasingun, keluarga almarhum Tegar Ardian Yoga asal Pakisaji.
Kemudian, Karyatriningsih, orangtua almarhum Riyang Ambarwati asal Kecamatan Kepanjen, serta Ruslan, ayah dari almarhum Gunawan, warga Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa uang tunai sebagai modal usaha, melainkan juga berupa rombong dan peralatan lengkap untuk berjualan. Selain itu, terdapat juga mesin jahit dan etalase beserta barang dagangan untuk berjualan.

Baca Juga:
Pemdes Tirtomoyo di Kabupaten Buka Rekrutmen Perangkat Desa, Tersedia Dua Formasi Jabatan

Dalam sambutannya, AKBP Putu Kholis Aryana mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan UMKM kepada keluarga korban Kanjuruhan merupakan program rutin Polres Malang.

Pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan dengan menyalurkan bantuan UMKM dan modal.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari PG Kebonagung, sehingga jumlah keluarga yang menerima bantuan bisa bertambah dari biasanya hanya dua atau tiga, menjadi empat keluarga kali ini,” ujar AKBP Putu Kholis Aryana usai penyerahan bantuan.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa dukungan ini bertujuan untuk membantu keluarga korban mengembangkan usaha mereka. Kepolisian juga terus berkomunikasi melalui perhimpunan dan yayasan yang telah dimiliki keluarga korban.

Baca Juga:
Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Tujuannya, untuk mengakomodasi jika masih ada keluarga yang membutuhkan pekerjaan, agar dapat diprioritaskan untuk bekerja di PG Kebonagung.

“Apabila dari keluarga korban membutuhkan pekerjaan dan memenuhi syarat untuk diterima di PG Kebonagung, kami akan prioritaskan,” kata Perwira Menengah atau Pamen Kepolisian dengan dua melati di pundaknya.

DIkatakan Kapolres Malang, program pengembangan UMKM bagi keluarga korban Kanjuruhan ini akan terus berlanjut. Pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Presidium Aremania dan beberapa perusahaan serta unit usaha untuk saling menginformasikan jika ada keluarga korban Kanjuruhan yang membutuhkan pekerjaan. Beberapa rekan usaha lain juga siap memberikan pelatihan usaha.

“Mudah-mudahan dengan semakin banyaknya keterlibatan pihak-pihak pelaku usaha di Kabupaten Malang, kita bisa memberikan dukungan lebih kepada keluarga korban Kanjuruhan yang masih membutuhkan bantuan,” terangnya.

Sementara itu, Pimpinan PG Kebonagung, Arifin, menyatakan bahwa pihaknya turut ambil peran dalam kepedulian terhadap keluarga korban Tragedi Kanjuruhan melalui dana corporate social responsibility (CSR). PG Kebonagung berjanji akan terus bersinergi dengan Polres Malang untuk ke depannya.

“Semoga bantuan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya dan bisa membantu serta bermanfaat bagi keluarga korban Tragedi Kanjuruhan,” kata Arifin.

Dengan adanya bantuan ini, dia berharap keluarga korban Tragedi Kanjuruhan dapat lebih terbantu dalam menjalani kehidupan dan mengembangkan usaha mereka untuk masa depan yang lebih baik.

Tragedi Kanjuruhan yang terjadi usai laga Arema versus Persebaya pada 1 Oktober 2022, dipicu oleh tindakan polisi yang menyemprotkan gas air mata ke arah penonton yang hendak memberikan dukungan kepada tim kesayangannya.

Langkah yang sebenarnya sudah tegas dilarang oleh FIFA itu berakibat fatal, sehingga mengakibatkan 135 orang tewas meregang nyawa, sebagian besar karena berdesak-desakan dan kekurangan oksigen.

Tragedi Kanjuruhan dicatat menjadi salah satu tragedi terburuk dalam sepak bola di seantero dunia. Dua perwira polisi yang sempat divonis bebas di pengadilan tingkat pertama, akhirnya dihukum masing-masing 2 tahun dan 2,5 tahun penjara oleh Mahkamah Agung (MA) karena dianggap alpa dalam menjalankan tanggung jawab pekerjaannya hingga berakibat hilangnya nyawa orang lain. (*) 

Baca Sebelumnya

Puguh Wiji Pamungkas Sebut Pertanian Pangan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

Baca Selanjutnya

KPU DIY Tetapkan 55 Anggota DPRD DIY Terpilih Periode 2024-2029, Terdapat 29 Petahana

Tags:

Polres Malang Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Kabupaten Malang Arema FC Aremania

Berita lainnya oleh Gumilang

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

15 April 2026 16:30

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

15 April 2026 06:26

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

15 April 2026 05:00

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

14 April 2026 22:43

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

14 April 2026 21:01

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

13 April 2026 09:32

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H