Polemik Pencoretan Penerima Rastrada, DPRD Kota Blitar Soroti Validitas Data Bansos

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Muhammad Faizin

14 Apr 2025 21:10

Thumbnail Polemik Pencoretan Penerima Rastrada, DPRD Kota Blitar Soroti Validitas Data Bansos
Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar, Agus Zunaedi, Senin 14 April 2025. (Foto: Favan/ketik.co.id)

KETIK, BLITAR – Ribuan warga Kota Blitar yang sebelumnya tercatat sebagai penerima bantuan Rastrada mendadak dicoret dari daftar, memicu gelombang keluhan dari masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar, Agus Zunaedi, angkat bicara dan menekankan perlunya evaluasi serius terhadap proses verifikasi data penerima bantuan.

Menurut Agus, lebih dari 3.000 warga dicoret dari daftar penerima bantuan tanpa penjelasan yang memadai. Hal ini pun menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, yang lantas menyampaikan aduan secara langsung ke DPRD.

“Banyak laporan yang kami terima dari warga. Ini bukan masalah sepele, karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, kami memanggil seluruh camat dan lurah di Kota Blitar untuk mengklarifikasi hal ini,” ujar Agus dalam keterangannya, Senin 14 April 2025.

Baca Juga:
PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Ia menegaskan, sekitar 80 persen warga yang terdampak pencoretan sebenarnya masih tergolong layak untuk menerima bantuan. Namun, verifikasi yang digunakan justru mengacu pada data lama yang dinilai sudah tidak mencerminkan kondisi riil masyarakat saat ini.

“Data yang dipakai adalah data BPS 2023. Kami melihat data itu sudah tidak relevan lagi. Hari ini mungkin seseorang terlihat mampu, tapi besok bisa saja kondisinya berubah drastis. Apalagi dalam situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil,” jelasnya.

Atas dasar itu, Komisi I DPRD mendorong Pemerintah Kota Blitar untuk membentuk tim verifikasi independen yang berasal dari internal daerah, bukan semata-mata mengandalkan data nasional.

“Verifikasi harus dilakukan secara lebih dinamis dan kontekstual. Kami sarankan agar tim verifikasi melibatkan lurah, karena mereka adalah pihak yang paling mengetahui kondisi riil di lapangan,” lanjut Agus.

Baca Juga:
Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Ia menambahkan, pihaknya akan segera meminta laporan data terbaru dari seluruh lurah dan camat sebagai bahan evaluasi lanjutan. Komisi I juga berencana menyusun rekomendasi formal kepada Wali Kota Blitar agar Dinas Sosial dan pihak terkait segera melakukan validasi ulang dengan pendekatan lebih partisipatif.

“Lurah dan perangkat kelurahan harus dilibatkan penuh. Jangan sampai kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak dibuat tanpa memahami realitas di lapangan. Kami akan terus kawal isu ini sampai masyarakat mendapatkan keadilan,” tandas Agus.

Polemik ini menjadi sorotan penting di awal tahun, mengingat bantuan sosial seperti Rastrada merupakan penopang utama bagi kelompok rentan. Validitas dan keakuratan data penerima menjadi kunci agar kebijakan yang diambil tidak justru menambah beban masyarakat miskin. (*) 

Baca Sebelumnya

2 Rumahnya Digeledah oleh KPK, La Nyalla: Saya Bukan Penerima Hibah Pokmas

Baca Selanjutnya

Warga Kelurahan Turi Kota Blitar Pertanyakan Penyaluran Rastrada, Lurah: Kami Hanya Menjalankan

Tags:

DPRD Blitar Kota Blitar Rastrada Beras Miskin Agus Zunaedi Pencoretan data

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

10 April 2026 13:50

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

9 April 2026 12:45

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

Minibus Tertabrak KA Majapahit di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Wlingi Blitar, Dua Orang Luka

7 April 2026 18:44

Minibus Tertabrak KA Majapahit di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Wlingi Blitar, Dua Orang Luka

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar