KETIK, BATU – Menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak, DPRD Kota Batu menegaskan pentingnya menjaga netralitas seluruh unsur penyelenggara. 

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi A DPRD Kota Batu bersama Pemkot Batu, camat, dan kepala desa untuk memastikan pesta demokrasi desa berjalan jujur, adil, dan profesional.

Dalam forum tersebut, sejumlah isu penting menjadi perhatian, mulai dari kesiapan regulasi, dukungan pembiayaan, koordinasi teknis di tingkat wilayah, hingga langkah menjaga stabilitas keamanan dan netralitas seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkades.

Ketua Komisi A DPRD Kota Batu, Nuruddin Muhammad Hanifah, mengatakan keberhasilan Pilkades Serentak sangat bergantung pada soliditas dan koordinasi seluruh pemangku kepentingan. 

Karena itu, pihaknya ingin memastikan setiap tahapan dapat dilaksanakan tanpa hambatan administratif maupun kendala teknis di lapangan.

Baca Juga:
Bursa Ketua KONI Kota Batu Menghangat, Suwito Usung Visi "Membangun Prestasi Tanpa Korupsi"

“Melalui rapat kerja ini kami ingin membangun kesamaan pemahaman antara pemerintah daerah, kecamatan, dan pemerintah desa agar seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan sesuai regulasi, aman, serta kondusif bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu, 24 Juni 2026.

Menurut Nuruddin, aspek regulasi dan dukungan anggaran menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Sinkronisasi kebijakan antara pemerintah kota dan pemerintah desa dinilai penting agar kebutuhan penyelenggaraan Pilkades dapat dipenuhi secara optimal.

Selain itu, Komisi A juga meminta para camat dan kepala desa untuk melakukan pemetaan sejak dini terhadap berbagai potensi persoalan yang mungkin muncul selama proses pemilihan berlangsung.

“Kami mendorong koordinasi di tingkat wilayah semakin diperkuat. Potensi kendala maupun gesekan yang mungkin terjadi harus dipetakan lebih awal sehingga solusi dapat disiapkan sebelum memasuki tahapan yang lebih penting,” katanya.

Baca Juga:
Jadi Inspirasi, Pustaka Arjuna Sabet Juara 1 Perpustakaan Desa Kota Batu 2026

Dalam rapat tersebut, Komisi A turut menekankan pentingnya menjaga profesionalitas seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkades. 

Panitia, pengawas, maupun pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam proses pemilihan diminta menjalankan tugas secara objektif dan tidak berpihak kepada salah satu kandidat.

“Netralitas harus menjadi komitmen bersama. Pilkades harus berlangsung secara jujur, adil, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh calon kepala desa,” tegasnya.

Ia berharap Pilkades Serentak di Kota Batu nantinya tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu menghasilkan pemimpin desa yang memiliki legitimasi kuat dari masyarakat serta mampu membawa kemajuan bagi wilayahnya masing-masing.

“Harapan kami, Pilkades ini dapat melahirkan kepala desa yang amanah, dipercaya masyarakat, dan mampu mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga di desa masing-masing,” pungkasnya.