Pilkada Kota Blitar Memanas, Dua Mantan Wali Kota Dukung Dua Paslon Berbeda

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: M. Rifat

11 Nov 2024 07:07

Thumbnail Pilkada Kota Blitar Memanas, Dua Mantan Wali Kota Dukung Dua Paslon Berbeda
Ilustrasi paslon Pilkada Kota Blitar 2024, Minggu 10 November 2024. (Foto: Favan/ketik.co.id)

KETIK, BLITAR – Suhu politik di Kota Blitar semakin memanas. Ada dua sosok berpengaruh di balik dua pasangan calon (paslon) pemimpin Kota Blitar yakni Bambang Rianto - Bayu Setyo Kuncoro (Bambang-Bayu) dan Syauqul Muhibbin - Elim Tyu Samba (Ibin-Elim).

Keduanya kini tengah memperebutkan dukungan dari warga dalam Pilkada 2024.

Menariknya, keduanya mendapat dukungan penuh dari dua mantan Wali Kota Blitar yang masing-masing punya sejarah tersendiri di kancah politik kota tersebut.

Paslon nomor urut 01, Bambang-Bayu, mendapat suntikan dukungan dari Djarot Saiful Hidayat, mantan Wali Kota Blitar yang pernah menjabat dua periode. Sebagai kader senior PDI-P, Djarot dikenal memiliki pengaruh besar, baik di tingkat kota maupun nasional.

Baca Juga:
PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

Setelah memimpin Blitar selama 10 tahun (2000-2010), ia melanjutkan kariernya di Jakarta sebagai Wakil Gubernur DKI pada era Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hingga akhirnya dilantik sebagai Gubernur DKI pada 2017.

“Kami tentu bangga mendapat dukungan dari Pak Djarot. Beliau adalah kader PDI-P senior yang punya rekam jejak panjang. Namanya sudah dikenal luas di kancah perpolitikan nasional, dan yang terpenting, beliau pernah menjadi bapak bagi warga Kota Blitar selama dua periode,” ujar Bayu Setyo Kuncoro, calon Wakil Wali Kota dari paslon Bambang-Bayu, Minggu 10 November 2024.

Di pihak lain, paslon nomor urut 02, Ibin-Elim, memperoleh dukungan dari Samanhudi Anwar. Dia juga mantan Wali Kota Blitar yang pernah menjabat dua periode.

Namun, perjalanan politik Samanhudi cukup kontroversial. Pada 2018, ia ditangkap KPK terkait kasus suap proyek pembangunan sekolah dan dijatuhi hukuman lima tahun penjara.

Baca Juga:
Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

Tak lama setelah bebas pada Oktober 2022, Samanhudi kembali harus berurusan dengan hukum akibat terlibat dalam kasus perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar.

Setelah bebas pada Oktober 2024, Samanhudi kembali aktif di panggung politik lokal. Dia langsung menyatakan dukungannya kepada pasangan Ibin-Elim dan terjun langsung dalam kampanye, menggandeng organisasi massa yang didirikannya, Kawula Alit.

Meski demikian, belum bisa dipastikan apakah kekuatan politik Kawula Alit masih berpengaruh di Blitar setelah sekian lama ditinggal pemimpinnya. Menanggapi hal ini, Bayu Setyo Kuncoro mengaku lebih memilih fokus pada kekuatan koalisi mereka sendiri.

“Kami fokus pada koalisi kami. Sampai saat ini sangat solid. Kami punya 16 kursi di DPRD, dan itu mencerminkan suara partai. Partai juga punya konstituen sendiri, jadi kami lebih memilih turun langsung menyapa warga dan menguatkan dukungan,” pungkas Bayu.

Dengan masing-masing paslon mengantongi dukungan dari dua tokoh yang pernah memimpin Blitar, Pilkada 2024 Kota Blitar menjanjikan persaingan sengit hingga hari pencoblosan. (*)

Baca Sebelumnya

Peringati Hari Pahlawan, Bunda Indah-Mas Yudha Tabur Bunga di TMP Lumajang

Baca Selanjutnya

Pegawai Pemkot Cilegon Teriak, Gaji dan Tunjangan Daerah Sering Telat

Tags:

Kota Blitar Pilkada 2024 Bambang Rianto Bayu Setyo Kuncoro Djarot Samanhudi Walikota Blitar

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PPP Kota Blitar Gelar Muscab X, Regenerasi Didorong dan Target 6 Kursi 2029 Digaungkan

19 April 2026 14:17

PPP Kota Blitar Gelar Muscab X, Regenerasi Didorong dan Target 6 Kursi 2029 Digaungkan

Kopassus Rayakan HUT ke-74 di Blitar, Tegaskan Peran “Garda Senyap” Jaga NKRI

19 April 2026 10:20

Kopassus Rayakan HUT ke-74 di Blitar, Tegaskan Peran “Garda Senyap” Jaga NKRI

Jatmiko Buka Suara soal OTT Bupati Tulungagung, Akui Sempat Diperiksa KPK

18 April 2026 23:26

Jatmiko Buka Suara soal OTT Bupati Tulungagung, Akui Sempat Diperiksa KPK

BPKH Bongkar Skema Dana Haji, Gus An'im: Biaya Turun, Dampak Konflik Timur Tengah Ditutup APBN

18 April 2026 14:32

BPKH Bongkar Skema Dana Haji, Gus An'im: Biaya Turun, Dampak Konflik Timur Tengah Ditutup APBN

Percasi Kota Blitar Tetap Bergerak di Tengah Mandeknya Dana Pembinaan

18 April 2026 14:27

Percasi Kota Blitar Tetap Bergerak di Tengah Mandeknya Dana Pembinaan

PKK Rejotangan Dorong Penguatan Keluarga, Respons Lonjakan Perceraian di Tulungagung

18 April 2026 10:00

PKK Rejotangan Dorong Penguatan Keluarga, Respons Lonjakan Perceraian di Tulungagung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend