Pigeon Stall Rajamoko, Inovasi Baru Arena Lomba Merpati Kolong dari Yogyakarta

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Muhammad Faizin

17 Feb 2025 17:27

Thumbnail Pigeon Stall Rajamoko, Inovasi Baru Arena Lomba Merpati Kolong dari Yogyakarta
Piala juara lomba merpati kolong yang digelar menandai peluncuran lapak Pigeon Stall Rajamoko. Terlihat Pembina PPPMKY Kombes Pol Widiatmoko (kiri) dan Ketua PPPMKY Krisna Wijaya (kanan). ( Foto: Dok Krisna W / Ketik.co.id)

KETIK, YOGYAKARTA – Maraknya kegiatan lomba merpati kolong terlebih lagi yang berhadiah besar memicu para pecinta merpati untuk meraih juara. Hal tersebut sekaligus meningkatkan upaya peternak burung merpati untuk mengembangbiakkan merpati kolong yang berkualitas.

Tidak bisa dipungkiri dunia peternakan burung merpati kolong turut mendorong terjadinya perputaran ekonomi bisnis yang melibatkan peternak, usaha pakan dan pengrajin kandang. Serta UMKM terkait dengan peternakan burung merpati. Dengan begitu diharapkan dapat terus tumbuh sejalan dengan bertambahnya minat masyarakat terhadap kegiatan lomba merpati kolong.

Memperhatikan keselamatan Merpati, untuk pertama kalinya konsep 2 tiang diterapkan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Konsep ini merupakan satu-satunya bahkan pertama kalinya di Indonesia. Yakni arena lomba Merpati Kolong, lapak “Pigeon Stall Rajamoko” di Pendowo Asri, Banyon, Sewon, Bantul.

Adapun peluncuran Lapak Pigeon Stall Rajamoko yang digagas Kombes Pol Widiatmoko ini disemarakkan lomba  selama 3 hari. Mulai Jumat sampai Minggu 14 – 16 Februari 2024.

Dalam keterangannya, Senin 17 Februari 2025, Kombes Pol Widiatmoko menjelaskan untuk menghindari burung merpati cedera, maka diterapkanlah konsep Pigeon Stall Rajamoko yakni membangun lapak dengan 2 tiang.

"Selama ini rata-rata lapak merpati dibangun 4 tiang. Sehingga berpotensi membuat cedera merpati pada saat mendarat," ujar Widiatmoko.

 

Foto Beginilah arena lomba merpati kolong, lapak “Pigeon Stall Rajamoko”. Konsep 2 tiang ini satu-satunya dan pertama kali di Indonesia dimaksudkan untuk memperhatikan keselamatan burung merpati kolong.  ( Foto: Dok Krisna W / Ketik.co.id)Beginilah arena lomba merpati kolong, lapak “Pigeon Stall Rajamoko”. Konsep 2 tiang ini satu-satunya dan pertama kali di Indonesia dimaksudkan untuk memperhatikan keselamatan burung merpati kolong. ( Foto: Dok Krisna W / Ketik.co.id)

Baca Juga:
BGN Tangguhkan Operasional 50 SPPG di Kabupaten Gunungkidul dan Bantul DIY, Ini Daftarnya

 

Lapak dengan 2 tiang yang diberi nama Pigeon Stall Rajamoko merupakan terobosan baru. Satu satunya di Indonesia yang dimaksudkan untuk menghindari burung merpati cedera akibat kena tiang.

Disebutkan, bentangan tiang 20 meter lebar matras 12x12 meter, serta  tebal busa 60 cm supaya merpati saat mendarat tidak cedera.

Ratusan penghobi burung merpati dari wilayah DIY dan sekitarnya menghadiri peluncuran lapak Pigeon Stall Rajamoko. Momen tersebut sekaligus menjadi penanda pembentukan awal Perkumpulan Penggemar Pelestari Merpati Kolong Yogyakarta (PPPMKY).

Dalam kesempatan terpilih secara aklamasi Kresna Wijaya sebagai Ketua PPPMKY, dan Kombes Pol  Widiatmoko sebagai Pembina PPPMKY.

Menurut Kresna Wijaya dengan lahirnya PPPMKY diharapkan sebagai wadah resmi yang memayungi warga DIY dalam menjalani hobi Merpati.

Ia juga akan merangkul dan menjadi pengayom penghobi merpati terutama untuk ‘wong cilik’ (masyarakat bawah).

"Kita jadikan lomba-lomba merpati menjadi pesta rakyat, menjadi sarana pemersatu dan memberikan manfaat untuk masyarakat luas,” janjinya

Lebih lanjut, Widiatmoko memaparkan, pembentukan PPPMKY bermula saat para penghobi merpati berkumpul di kediaman Kresna Wijaya dan menyampaikan keinginan untuk melegalkan organisasi sebelumnya yang sudah ada sejak tahun 2010 bernama Paguyuban Merpati Kolong Yogyakarta (PMKY).

Baca Juga:
Badan Gizi Nasional Bekukan 208 SPPG di DIY, Ini Sebaran Pelanggarannya

Mensikapi aspirasi tersebut, Widiatmoko yang turut hadir langsung merespon untuk membentuk PPPMKY.

Widiatmoko menjelaskan jika nama organisasinya masih "Paguyuban", maka tidak akan bisa legal di Adminitrasi Hukum umum (AHU).

Karena itulah ia mengusulkan PMKY dirubah menjadi PPPMKY, dan disepakati bersama oleh anggota komunitas yang hadir.

Selanjutnya dibuatlah draf Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)  PPPMKY untuk didaftrakan ke Kementrian Hukum. Hingga akhirnya dalam waktu 5 hari draf selesai dibawa ke Notaris. Selanjutnya diadakan musyawarah pada tanggal 13 Februari di kediaman Widiatmoko di Fasum Pendowo Asri Bantul. Serta dilakukan peluncuran PPPMKY. (*)

Baca Sebelumnya

Jelang Akhir Jabatan, Pj Wali Kota Batu Rotasi Jabatan 8 Kepala Dinas

Baca Selanjutnya

Apresiasi Pembentukan PPPMKY, Ndoro Lanang Raih 2 Juara Umum Pigeon Stall Rajamoko

Tags:

Pigeon Stall Rajamoko Inovasi Baru Lomba Merpati Kolong Peluncuran PPPMKY Perkumpulan Penggemar Pelestari Merpati Kolong Yogyakarta Pendowo Asri Banyon Sewon Bantul Kombes Pol Widiatmoko

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

15 April 2026 14:31

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H