Petani Wajib Tahu! Jatah Pupuk Subsidi Pacitan 2026 Naik, Ini Rinciannya

Editor: Al Ahmadi

30 Jan 2026 13:22

Thumbnail Petani Wajib Tahu! Jatah Pupuk Subsidi Pacitan 2026 Naik, Ini Rinciannya
Penjaga kios resmi tengah menunggu petani melalui kelompok untuk menebus pupuk subsidi setelah adanya kenaikan kuota pupuk subsidi tahun 2026. (Foto: Dok. Pupuk Indonesia)

KETIK, PACITAN – Angin sejuk bagi petani di Kabupaten Pacitan. 

Kuota pupuk subsidi pada tahun 2026 mengalami peningkatan. Kenaikan terbesar terjadi pada pupuk Urea dan NPK yang menjadi kebutuhan utama petani.

Berdasarkan data alokasi, pupuk Urea pada 2026 mendapatkan kuota 15.865 ton atau naik 4.074 ton dibandingkan 2025 yang sebesar 11.791 ton. 

Pupuk NPK juga meningkat dari 12.187 ton menjadi 14.242 ton atau bertambah 2.055 ton. 

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Sementara itu, pupuk NPK Formula Khusus justru turun dari 19 ton menjadi 8 ton, dan pupuk organik berkurang cukup signifikan dari 1.296 ton menjadi 733 ton.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan, Sugeng Santoso, mengatakan peningkatan kuota pupuk subsidi tersebut merupakan hasil dari proses pengusulan kebutuhan pupuk petani berdasarkan data elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) yang terus di-update.

Ia menjelaskan, seluruh pupuk subsidi tersebut sejak 1 Januari 2026 sudah tersedia dan siap disalurkan kepada petani melalui jaringan kios resmi di masing-masing kecamatan.

“Sudah ready di masing-masing kios,” ungkap Sugeng, Jumat, 30 Januari 2026.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Untuk mendukung kelancaran distribusi, pupuk subsidi di Pacitan disalurkan melalui enam distributor resmi yang memiliki jaringan kios hingga tingkat kecamatan. 

Setiap kecamatan rata-rata memiliki empat hingga lima kios yang telah terdaftar dan bermitra dengan distributor.

“Di tiap kecamatan rata-rata ada empat sampai lima kios. Kios harus terdaftar dan bermitra dengan distributor,” paparnya.

Sugeng menambahkan, distribusi pupuk subsidi di Pacitan juga ditopang oleh sekitar 2.000 kelompok tani yang tersebar hampir di seluruh wilayah kabupaten. Melalui cara itu, penyaluran pupuk diharapkan dapat berjalan lebih merata dan tepat sasaran.

“Rata-rata satu dusun ada satu kelompok tani,” ujarnya.

Selain peningkatan kuota, pemerintah juga menetapkan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi. Harga Urea kini menjadi Rp1.800 per kilogram, NPK Rp1.840 per kilogram, NPK Formula Khusus Rp2.640 per kilogram, dan pupuk organik Rp640 per kilogram. 

"Diharapkan semakin meringankan beban petani," pungkasnya.

Rincian alokasi pupuk subsidi Pacitan adalah sebagai berikut:

2025

  • Urea: 11.791 ton
  • NPK: 12.187 ton
  • NPK Formula Khusus: 19 ton
  • Organik: 1.296 ton

2026

  • Urea: 15.865 ton
  • NPK: 14.242 ton
  • NPK Formula Khusus: 8 ton
  • Organik: 733 ton.(*)

Baca Sebelumnya

Green Residence Balongpanggang, Solusi Rumah Subsidi Strategis Bernilai Investasi di Gresik Selatan

Baca Selanjutnya

Disperkim Kota Batu Gencarkan Monev Perizinan Bangunan, Edukasi Warga Soal PBG dan SLF

Tags:

Pupuk Subsidi DKPP Pacitan kuota pupuk Pertanian Pacitan petani pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar