Petani Cabai Kota Malang Sambat, Serangan Hama Saat Musim Hujan Bikin Ongkos Produksi Membengkak

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

4 Mar 2026 21:24

Thumbnail Petani Cabai Kota Malang Sambat, Serangan Hama Saat Musim Hujan Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Salah satu petani di Kota Malang sambat musim hujan bikin biaya produksi membengkak. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Petani cabai di Kota Malang sambat akibat ongkos produksi yang kini semakin membengkak. Hal tersebut dipicu oleh serangan hama yang rentan terjadi ketika musim hujan tiba.

Keluhan tersebut salah satunya disampaikan oleh Sunarto, Anggota Kelompok Tani Sido Makmur, Lesanpuro, Kedungkandang. Meskipun harga jual cabai kini naik, para petani tak sepenuhnya diuntungkan. 

Pada saat panen pertama, harga cabai Rp75.000, mengalami kenaikan pada panen kedua yang kini mencapai Rp90.000 per kilogram. Salah satu faktor kenaikan harga tersebut ialah minimnya suplai dari daerah lain. Alhasil kelompok tani di Kota Malang banyak menyuplai cabai ke pasar-pasar.

"Kalau dari petani sangat diuntungkan gitu dengan harga yang tinggi. Tetapi dengan adanya musim hujan yang kayak gini, hama juga sangat banyak," ujarnya, Rabu, 4 Maret 2026.

Baca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN Malang

Sunarto menjelaskan hama thrips, kutu kebul sering menyerang tanaman cabai saat hujan yang turun ketika malam hari. Perkembangannya pun semakin cepat sehingga petani harus banyak memberikan obat agar tanaman cabai tidak diserang hama.

"Memberi obatnya lebih. Kalau musimnya tidak hujan itu 50 persen, tapi kalau sekarang mencapai 100 persen. Kalau musim biasa itu seminggu satu kali. Kalau kayak ini (hujan) seminggu dua sampai tiga kali penyemprotannya," lanjutnya.

Lahan pertanian cabai yang ia garap biasanya dapat panen cabai hingga 350 kilogram dalam sekali panen. Hasil mencapai puncaknya pada panen ke 9-11. 

"Kalau kemarin pertama panen itu 19 kilogram. Terus yang kedua kemarin hari Selasa itu 80 kilogram. Puncaknya kira-kira kalau 2.000 persegi gini 350 kilogram," tutupnya. (*)

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Baca Sebelumnya

Puasa Ramadan, OSIS MA AL Ishlah Bilapora Barat Ganding Sumenep Bagi-Bagi Takjil Gratis

Baca Selanjutnya

Waktu Magrib Kota Malang Hari Ini 4 Maret 2026 Lengkap dengan Doa Buka Puasa

Tags:

Petani Cabai Kota Malang cabai Membengkak Harga Cabai Produksi Cabai Lesanpuro Kedungkandang malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar