Pesut Mahakam Ikon Kaltim yang Terancam Punah, Ini Ciri-cirinya

Jurnalis: Arief
Editor: Marno

21 Jun 2023 05:06

Thumbnail Pesut Mahakam Ikon Kaltim yang Terancam Punah, Ini Ciri-cirinya
Pesut Mahakam terancam kepunahan lantaran populasinya kurang dari 100 ekor. (Foto: WWF)

KETIK, SURABAYA – International Union for Conservation of Nature (IUCN) atau Badan Konservasi Alam Internasional memasukkan pesut mahakam ke dalam sangat terancam punah. Berdasar data dari IUCN jumlah ikan pesut ini tersisa 80 ekor!

Mengutip laman resmi Wilderness Classroom, ikan pesut menjadi icon Kalimantan Timur. Sebab pesut lain juga ditemukan di perairan Danau Jempang di Kabupaten Kutai Barat, Danau Semayang dan Danau Melintang di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Ikan pesut yang hidup di Sungai Mahakam (orcaella brevirostris) juga disebut lumba-lumba air tawar. Jenis ini juga dijumpai di Sungai Ayeyarwady (Myanmar) dan Sungai Mekong di Kamboja dan Laos. Sementara populasi ikan ini di Sungai Mekong, diperkirakan 78-91 ekor.

Laman Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebut pesut sungai Mahakam memiliki kerabat di Australia atau orcaella heinsohni. Lumba-lumba Australia ditemukan di lepas pesisir utara. Namun keduanya memiliki perbedaan dari sisi fisik maupun habitat.

Baca Juga:
Luar Biasa! Baru Pertama Ikut MTQ Nasional Dua Kafilah Jatim Asal Sumenep Raih Juara

Pesut Sungai Mahakam memiliki kepala bulat, lebih mirip umbi dan matanya kecil. Tubuhnya polos tanpa motif, sementara sirip punggungnya kecil dan agak bundar di belakang.

Sirip dada pesut Mahakam lebar dan membulat, dahinya bundar serta tak memiliki moncong seperti lumba-lumba pada umumnya. Laman Animal Diversity mencatat panjang pesut antara 1,5--2,8 meter dan punya bobot antara 114 kg sampai 133 kg.

Pesut Mahakam adalah karnivora yang memakan ikan, moluska, dan hewan krustasea di sungai. Hewan ini memiliki umur mencapai 28 tahun, bahkan sanggup hidup hingga 30 tahun.

Musim kawin pesut Mahakam antara Desember sampai Juni. Pesut betina mengalami periode kehamilan antara 9-14 bulan. Sementara anak yang dilahirkan hanya satu dalam setiap periode. Padahal, periode kehamilannya hanya setiap tiga tahun sekali.

Baca Juga:
Besok! Bendera Pusaka Merah Putih dan Naskah Teks Proklamasi Bakal Dikirab dari Jakarta ke IKN

Sama halnya dengan lumba-lumba lain, pesut Mahakam tergolong hewan yang cerdas. Ia tinggal berkelompok, di mana tiap kelompok berisi tiga hingga enam ikan.

IUCN telah memasukkan pesut Mahakam ke dalam daftar critically endangered (sangat terancam punah) dan masuk dalam Appendix I pada CITES. Yuk kita lindungi pesut sungai Mahakam. (*)

Baca Sebelumnya

40 Napi Berisiko Tinggi di Jatim Dipindahkan ke Nusakambangan

Baca Selanjutnya

BSI Buka Lowongan untuk Lulusan Sarjana dan Magister

Tags:

Kalimantan Timur pesut mahakam sungai mahakam lumba-lumba air tawar

Berita lainnya oleh Arief

5 Kuliner Legendaris Kota Surabaya yang Wajib Dicoba!

1 Juli 2023 00:07

5 Kuliner Legendaris Kota Surabaya yang Wajib Dicoba!

Bukan Sekadar Pantai, Malang Selatan Punya 5 Air Terjun Eksotis

30 Juni 2023 04:05

Bukan Sekadar Pantai, Malang Selatan Punya 5 Air Terjun Eksotis

Apakah Kopi Dicampur Soda Aman? Ini Penjelasannya

29 Juni 2023 19:05

Apakah Kopi Dicampur Soda Aman? Ini Penjelasannya

Durian Lokal Paling Banyak Diburu, Waspada No 5!

29 Juni 2023 18:10

Durian Lokal Paling Banyak Diburu, Waspada No 5!

Ngopi sambil Merendam Kaki hanya di Sini Tempatnya

27 Juni 2023 18:11

Ngopi sambil Merendam Kaki hanya di Sini Tempatnya

Konsumsi Obat Berbarengan dengan Kopi, Ga Bahaya Ta?

27 Juni 2023 17:05

Konsumsi Obat Berbarengan dengan Kopi, Ga Bahaya Ta?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H