Pertamina Klaim Kelangkaan LPG 3 Kg di Pacitan Bukan Karena Pasokan, Ini Biangnya

Editor: Al Ahmadi

18 Mar 2026 14:23

Thumbnail Pertamina Klaim Kelangkaan LPG 3 Kg di Pacitan Bukan Karena Pasokan, Ini Biangnya
Antrean warga membeli LPG 3 kg di salah satu pangkalan di Pacitan masih terjadi hingga hari ini, Rabu, 18 Maret 2026. (Foto: Istimewa)

KETIK, PACITAN – Kelangkaan LPG 3 kg di Pacitan dipastikan bukan karena kekurangan pasokan. Masalah utamanya ada pada lonjakan permintaan dan distribusi yang belum tepat sasaran.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi yang digelar Pemerintah Kabupaten Pacitan bersama Pertamina, Hiswana Migas, Polres Pacitan, serta agen LPG, Rabu, 18 Maret 2026.

SBM Kediri VI Gas Pertamina, Gatot Soebroto, mengatakan pasokan LPG 3 kg di Pacitan dalam kondisi aman dan terus disalurkan setiap hari, termasuk saat hari libur.

"Distribusi LPG berjalan secara berkelanjutan, termasuk pada hari libur, sebagai bentuk komitmen dalam menjaga ketersediaan pasokan," katanya.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan menjelang Ramadan dan Idulfitri, Pertamina bahkan menambah suplai sebanyak 38.080 tabung.

Menurut Gatot, kelangkaan yang sempat terjadi lebih disebabkan meningkatnya konsumsi masyarakat secara bersamaan, ditambah adanya panic buying.

"Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembelian berlebihan. Disarankan membeli LPG di pangkalan resmi agar sesuai dengan harga yang telah ditetapkan," ujarnya.

Selain itu, distribusi yang tidak tepat sasaran juga menjadi faktor lain. Perwakilan Hiswana Migas DPC Madiun, Agus Wiyono, menyebut praktik penjualan melalui perantara atau pengecer masih ditemukan.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

"Pangkalan tidak diperbolehkan melayani penjualan melalui perantara atau praktik titip beli. Hal ini untuk mencegah kelangkaan semu di masyarakat," katanya.

Di Pacitan sendiri terdapat 11 agen LPG 3 kg yang menyalurkan sekitar 15 ribu tabung per hari melalui 740 pangkalan resmi. Dengan jaringan tersebut, kebutuhan dinilai sebenarnya bisa terpenuhi jika distribusi berjalan sesuai aturan.

"Jika ada pangkalan yang menjual LPG di atas HET Rp18 ribu, silakan laporkan," tambahnya.

Harga LPG Bisa Lebih Mahal dari HET

Dalam rapat tersebut juga dibahas soal harga LPG 3 kg yang kerap melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp18 ribu per tabung di tingkat masyarakat.

Gatot menjelaskan bahwa HET Rp18 ribu hanya berlaku di pangkalan resmi. Harga bisa lebih tinggi jika dibeli di luar jalur tersebut.

"HET untuk wilayah Jawa Timur ditetapkan sebesar Rp18 ribu per tabung LPG 3 kg. Pangkalan wajib menjual sesuai dengan harga tersebut," jelasnya.

Ia menyebut kenaikan harga terjadi karena adanya rantai distribusi tambahan yang tidak resmi, seperti melalui pengecer atau praktik titip beli.

"Penjualan kepada pengecer sering kali menyebabkan rantai distribusi tambahan yang tidak resmi, sehingga harga di tingkat konsumen menjadi tidak terkendali," ujarnya.

Agus Wiyono juga mengingatkan agar pangkalan tidak melayani pembelian oleh pengecer maupun sistem titip tabung kosong.

"Pangkalan wajib memastikan setiap transaksi dilakukan langsung antara pangkalan dan konsumen akhir sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Selain distribusi, tingginya permintaan menjelang Ramadan dan Idulfitri turut memengaruhi harga di lapangan.

Meski pasokan dinilai aman, masyarakat tetap diimbau membeli LPG di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai HET serta tidak melakukan pembelian berlebihan.

"Kalau membeli di pangkalan resmi, harganya sesuai ketentuan. Kalau di luar itu, kami tidak bisa mengontrol," pungkas Gatot.(*)

Baca Sebelumnya

Rayakan Kebersamaan Idulfitri 1447 H dengan Kehangatan "Magical Raya" di Satoria Hotel Yogyakarta

Baca Selanjutnya

Ribuan Warga Padati RTH Wlingi, Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 Jadi Simbol Harmoni di Blitar

Tags:

LPG 3 kg HET LPG pacitan Pertamina Hiswana Migas harga gas Kelangkaan LPG

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H