Permintaan Telur Melejit Jelang Lebaran, Peternak Kota Batu Pastikan Harga Tetap Ikuti Bursa

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: Fisca Tanjung

5 Mar 2026 14:52

Thumbnail Permintaan Telur Melejit Jelang Lebaran, Peternak Kota Batu Pastikan Harga Tetap Ikuti Bursa
Ludi Tanarto, Penasihat Kelompok Peternak Ayam Petelur Kota Batu. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Momentum Ramadan hingga menjelang Idulfitri biasanya mendorong peningkatan konsumsi telur ayam, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri makanan.

Kondisi ini kerap memengaruhi harga di pasaran, yang menurut peternak di Kota Batu tetap mengikuti skema harga bursa di tingkat produsen.

Penasihat Kelompok Peternak Ayam Petelur Kota Batu, Ludi Tanarto, menjelaskan bahwa harga telur pada dasarnya mengikuti harga bursa di tingkat peternak. Karena itu, para peternak tidak memiliki ruang untuk memainkan harga di luar mekanisme pasar.

“Telur itu memiliki harga bursa. Misalnya hari ini harga di kandang Rp27 ribu per kilogram, maka kami menjual sesuai harga tersebut. Peternak pada dasarnya mengikuti harga yang berlaku di bursa,” ujarnya, Kamis, 5 Maret 2026.

Baca Juga:
DPUPR Kota Batu Matangkan Proyek Strategis, Fokus Konektivitas dan Kenyamanan Infrastruktur

Menurut Ludi, pemerintah biasanya mengambil langkah intervensi apabila terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan, terutama pada awal Ramadan hingga mendekati Lebaran. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program pasar murah.

Dalam kegiatan tersebut, para peternak juga kerap dilibatkan untuk membantu menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

“Biasanya pemerintah mengadakan pasar murah untuk mengendalikan kenaikan harga. Kami dari kelompok peternak sering ikut berpartisipasi dengan menjual telur di bawah harga pasar sesuai ketentuan pemerintah,” katanya.

Ia menegaskan, kenaikan harga telur selama Ramadan bukan disebabkan oleh praktik spekulasi atau permainan harga di tingkat peternak. Kenaikan tersebut lebih dipengaruhi oleh dinamika pasokan dan permintaan di pasar.

Baca Juga:
Turun ke Sungai, Perumdam Among Tirto Kota Batu Pulihkan Aliran Irigasi dari Sedimentasi

“Kenaikan itu bukan karena spekulasi. Lebih karena faktor supply and demand. Pasokan relatif tetap, tetapi permintaan meningkat, terutama karena banyak masyarakat mulai membuat kue atau memasak lebih banyak menjelang Lebaran,” jelasnya.

Selain dari rumah tangga, permintaan telur juga meningkat dari sektor industri makanan. Sejumlah pabrik makanan olahan bahkan telah meningkatkan produksi sejak beberapa bulan sebelum Ramadan.

“Pabrik-pabrik biskuit biasanya sudah mulai produksi sejak dua bulan sebelumnya, sehingga kebutuhan telur mereka meningkat cukup besar,” tambahnya.

Meski demikian, Ludi menilai kenaikan harga telur pada Ramadan tahun ini diperkirakan tidak akan terlalu drastis dibandingkan periode sebelumnya.

Ia juga optimistis kondisi ekonomi pada 2026 akan menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun lalu. Hal tersebut tercermin dari mulai membaiknya perputaran pembayaran dalam aktivitas usaha.

“Kalau melihat pengalaman kami di dunia usaha, pada 2025 lalu perputaran uang memang cukup berat. Banyak transaksi yang tidak tunai dan pembayaran agak lambat. Namun menjelang akhir 2025 mulai terasa lebih lancar. Biasanya itu menjadi tanda bahwa kondisi ekonomi mulai bergerak lebih baik,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Ash-Shiyamu Junnatun: Puasa sebagai Tameng dari Hawa Nafsu dan Api Neraka

Baca Selanjutnya

Truk Tebu Hantam Sepeda Motor di Jombang, Pengendara Meninggal

Tags:

peternak ayam telur Kota Batu Harga telur Ramadan 1447 Hijriah

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

Pemkot Batu Optimalkan Desa Pesanggrahan, Ini Deretan Destinasi Wisata Favoritnya

19 April 2026 04:15

Pemkot Batu Optimalkan Desa Pesanggrahan, Ini Deretan Destinasi Wisata Favoritnya

Pelebaran Jembatan Dusun Gerdu Kota Batu, Tingkatkan Akses Wisata Mikutopia dan Jalan Warga

18 April 2026 19:18

Pelebaran Jembatan Dusun Gerdu Kota Batu, Tingkatkan Akses Wisata Mikutopia dan Jalan Warga

Persikoba Kota Batu Ajukan Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional 2026, Ini Alasannya

18 April 2026 17:18

Persikoba Kota Batu Ajukan Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional 2026, Ini Alasannya

DPUPR Kota Batu Matangkan Proyek Strategis, Fokus Konektivitas dan Kenyamanan Infrastruktur

17 April 2026 19:19

DPUPR Kota Batu Matangkan Proyek Strategis, Fokus Konektivitas dan Kenyamanan Infrastruktur

Lindungi Kawasan Hutan, Pemkot Batu Siapkan Perwali dan Perketat Pengawasan Lahan

17 April 2026 16:13

Lindungi Kawasan Hutan, Pemkot Batu Siapkan Perwali dan Perketat Pengawasan Lahan

Pemkot Batu Dorong SPPG Gunakan Apel dan Produk Lokal untuk Program MBG

17 April 2026 12:17

Pemkot Batu Dorong SPPG Gunakan Apel dan Produk Lokal untuk Program MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda