Perketat Sistem Buka-Tutup, Hanya Kendaraan Berstiker yang Dapat Masuk TPA Supit Urang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Muhammad Faizin

2 Feb 2024 12:33

Thumbnail Perketat Sistem Buka-Tutup, Hanya Kendaraan Berstiker yang Dapat Masuk TPA Supit Urang
Rahman melakukan pemasangan stiker kendaraan pengangkut sampah untuk dapat masuk ke TPA Supit Urang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang memperketat sistem buka tutup bagi kendaraan pengangkut sampah yang akan memasuki Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang. Mulai Senin (5/2/2024) hanya kendaraan yang memiliki stiker khusus yang diperbolehkan memasuki TPA Supit Urang.

Kepala DLH Kota Malang Noer Rahman Wijaya menjelaskan identifikasi mulai dari jenis sampah, jumlah tonase, hingga retribusi sampah akan semakin ditingkatkan. Ia telah menyurati Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, pelaku usaha, dan pihak penyumbang sampah terkait regulasi baru tersebut.

"Secara administratif tentu harus ada yang dilakukan oleh pelaku usaha ataupun pelaku kegiatan yang menggunakan jasa transporter. Transporter itu harus yang memiliki perizinan lengkap, badan usaha jelas, klasifikasi pengangkutannya diizinkan oleh dinas terkait," ungkap Rahman saat ditemui pada Jumat (2/2/2024).

Untuk mendapatkan penanda stiker tersebut pelaku kegiatan harus melalui mekanisme kerjasama dengan DLH Kota Malang. Pelaku usaha harus mengisi data-data terkait jenis usaha, jumlah sampah yang dihasilkan, jasa yang akan digunakan dalam mengangkut sampah, dan data lainnya ke dalam form yang telah disediakan.

"Kalau memang mau bekerja sama untuk membuang sampahnya di TPA maka harus menandatangani kontrak dan mengisi form. Selama ini mereka tinggal buang-buang saja. Transporter merasa kalau dia warga Kota Malang, sudah bayar pajak, tapi kan tidak bisa begitu. Nanti harus ada kemitraan untuk pelaku usaha atau pelaku kegiatan yang menggunakan jasa transporter," terangnya.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan sampah-sampah yang masuk ke dalam TPA Supit Urang benar-benar berasal dari Kota Malang. Rahman mengakui bahwa selama ini disinyalir terdapat oknum yang memasukkan sampah-sampah dari luar Kota Malang ke dalam TPA Supit Urang.

"Kita sudah koordinasikan semuanya. Kalau dari CCTV saya nanti ketahuan masih ada kendaraan tanpa stiker penanda yang masuk, maka pihak keamanan akan langsung ditindak. Tidak di SP lagi, langsung diliburkan (diberhentikan). Jadi kita tegas," tukasnya.

Adapun jumlah stiker yang telah disiapkan meliputi, 49 kendaraan dari DLH Kota Malang, 11 Kendaraan bagi Diskopindag Kota Malang, 10 lingkungan terdampak, dan 10 bagi kendaraan transporter. Bagi kendaraan transporter, jumlah tersebut masih dapat bertambah seiring dengan perkembangan pelaku kegiatan.

Rahman juga mengantisipasi adanya tindakan kecurangan dengan menyertakan nomor lambung di tiap kendaraan. Stiker tersebut juga dibedakan berdasarkan warna. Untuk DLH memiliki stiker berwarna hijau, warna oren untuk Diskopindag, warna ungu untuk transporter, dan merah untuk wilayah terdampak.

"Di stiker disertakan nomor lambung kendaraan. Misalnya kendaraan Diskopindag, nomor lambungnya mengidentifikasikan sampah yang dibawa itu diambil dari pasar mana. Jadi walaupun ini stiker tapi tidak bisa dipalsukan karena petugas kami yang di jembatan sudah diberitahu kalau nomor lambung berapa, maka mengangkut TPS mana saja," jelas Rahman. (*) 

Baca Juga:
DLH Kota Malang Catat Sampah ke TPA Supit Urang Turun Jadi 500 Ton per Hari Selama Libur Lebaran
Baca Juga:
Volume Sampah Libur Lebaran di Kota Malang Terkendali, DLH Sebut Relatif Stabil
Baca Sebelumnya

Wali Kota Surabaya Ungkap Peran Pemuda Muhammadiyah Bangun Semangat Kebangsaan

Baca Selanjutnya

Rayakan Momen Valentine dengan Steak Salmon Lezat di Swiss Belinn Hotel Tunjungan

Tags:

DLH Kota Malang TPA Supit Urang Sistem Buka Tutup TPA Supit Urang Stiker Kendaraan Kendaraan Pengangkut Sampah Transporter Sampah Kota Malang Stiker DLH Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H