KETIK, TULUNGAGUNG – Pemerintah Desa (Pemdes) Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, menggelar Pengajian Umum dan Santunan Anak Yatim Piatu dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Lapangan Arena Makam Mbah Agung, Minggu malam, 5 Juli 2026, sebanyak 55 anak yatim piatu menerima santunan dengan total dana mencapai Rp200.422.000.
Kegiatan yang dipadukan dengan pengajian umum tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan warga Desa Plosokandang.
Sejak awal acara, suasana religius terasa melalui lantunan selawat dari Grup Selawat Khusnul Khotimah, sementara jalannya acara dipandu Gus Fariz dari Radio Perkasa.
Momentum penyerahan santunan menjadi puncak kegiatan.
Baca Juga:
Larung Sembonyo Pantai Popoh Pukau Ribuan Pengunjung, Plt Bupati Tulungagung: Padukan Harmoni Tradisi dan WisataPuluhan anak yatim piatu menerima bantuan yang bersumber dari kepedulian masyarakat dan para donatur di Desa Plosokandang.
Kepala Desa Plosokandang, Agus Waluya, mengatakan dana santunan yang terkumpul berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari RT dan RW, kotak amal di rumah warga dan toko, hingga donasi dari sejumlah lingkungan seperti Mangisan, Kudusan, dan Sri Gading.
Ia mengaku bersyukur tingginya kepedulian masyarakat tetap terjaga meski kondisi ekonomi sedang menghadapi berbagai tantangan.
"Alhamdulillah, meskipun kondisi ekonomi sedang tidak mudah, semangat gotong royong dan kepedulian warga Plosokandang tetap luar biasa. Santunan ini sejatinya adalah hajat seluruh masyarakat desa, sedangkan pemerintah desa dan panitia hanya menjadi fasilitator," ujarnya.
Baca Juga:
Bersama Plt Bupati, Pemdes Tamban Tulungagung Gelar Wayang Kulit "Semar Bangun Desa"Agus Waluya menjelaskan, santunan pendidikan akan langsung disalurkan ke rekening masing-masing anak agar dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan di masa mendatang.
Sementara itu, pada malam penyerahan santunan, setiap anak menerima bantuan tunai rata-rata sekitar Rp2,5 juta yang merupakan gabungan dari santunan pendidikan, bantuan tambahan, dan bentuk kepedulian lainnya.
"Dana santunan pendidikan ini akan langsung disalurkan ke rekening masing-masing anak. Khusus malam ini, setiap anak menerima santunan tunai rata-rata sekitar Rp2.500.000. Selebihnya sudah kami simpan dalam rekening mereka untuk mendukung pendidikan jangka panjang," jelasnya.
Ia juga berpesan kepada para wali anak yatim agar dana yang telah disimpan di rekening dapat dijaga dan digunakan sesuai kebutuhan pendidikan anak-anak dengan pendampingan Yayasan Yatim Al Ikhlas.
Selain penyerahan santunan, acara turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kedungwaru, perangkat Desa Plosokandang, lembaga desa, Ketua RT/RW, pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Plosokandang beserta badan otonomnya, Ketua Yayasan Yatim Al Ikhlas, sesepuh desa KH Abdul Kholik, tokoh agama, tokoh masyarakat, jamaah Yasin Tahlil, serta ribuan warga.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan KH Misdi Nurhasan dan doa bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar Tahun Baru Islam membawa keberkahan, kedamaian, serta mempererat kerukunan masyarakat Desa Plosokandang.(*)