Perempuan Tangguh di Tengah Keterbatasan, PNM Jadi Jalan Menuju Kemandirian

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Mustopa

24 Mar 2026 23:56

Thumbnail Perempuan Tangguh di Tengah Keterbatasan, PNM Jadi Jalan Menuju Kemandirian
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam Program unggulan PNM, Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) wanita Indonesia, Selasa 24 Maret 2026. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Di balik riuhnya jalanan dan hiruk pikuk roda ekonomi, ada kisah sunyi yang jarang terdengar. Kisah tentang perempuan-perempuan yang menahan lelah, menyembunyikan luka, dan tetap berdiri demi keluarga.

Air mata Triyulianti tak pernah benar-benar kering. Di balik helm dan jaket ojek online yang ia kenakan setiap hari, tersimpan kegelisahan seorang ibu yang harus meninggalkan bayinya yang baru berusia tiga bulan.

“Setiap hari saya harus meninggalkan anak saya yang masih umur tiga bulan,” ujarnya lirih.

Namun hidup tak memberinya banyak pilihan. Di tengah kondisi ekonomi yang pas-pasan, Triyulianti memilih menguatkan hati. Jalanan menjadi saksi perjuangannya menjemput rezeki, sekaligus harapan.

Baca Juga:
Loker BUMN Kota Batu: PNM Mekaar Buka Rekrutmen Besar-besaran, Gaji di Atas UMK dan Fasilitas Kendaraan Dinas!

Cerita serupa datang dari Novi, seorang pengemudi taksi yang menghabiskan waktu dari subuh hingga larut malam di jalanan ibu kota. Semua ia lakukan demi satu tujuan sederhana, tapi begitu dalam: masa depan anaknya.

“Apapun akan saya lakukan untuk anak saya,” katanya dengan suara bergetar.

Triyulianti dan Novi hanyalah dua dari jutaan perempuan Indonesia yang memanggul beban ekonomi keluarga. Mereka bukan sekadar pencari nafkah, tetapi juga penopang harapan. Menjadi ibu sekaligus ayah, menjaga dapur tetap mengepul di tengah ketidakpastian.

Di tengah jalan terjal itu, hadir sebuah ikhtiar pemberdayaan melalui PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Lembaga ini membuka akses bagi perempuan prasejahtera untuk bangkit, tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga pendampingan yang berkelanjutan.

Baca Juga:
Inovasi Banyuwangi Dilirik UNDP, Peluang Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan Terbuka

Program unggulan PNM, yakni Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan. Tidak sekadar memberikan modal tanpa agunan, tetapi juga membangun karakter dan kapasitas usaha perempuan.

Pendampingan dilakukan secara rutin setiap minggu. Para nasabah tidak hanya dibekali pembiayaan, tetapi juga literasi keuangan, manajemen usaha, hingga pengembangan keterampilan wirausaha.

Salah satu kekuatan utama program ini terletak pada sistem kelompok kecil atau tanggung renteng. Setiap kelompok terdiri dari minimal 10 perempuan dalam satu lingkungan yang sama.

Kelompok ini menjadi lebih dari sekadar sistem administrasi. Ia tumbuh menjadi ruang solidaritas. Ketika satu anggota menghadapi kesulitan, anggota lain turut membantu, dengan pendampingan dari Account Officer (AO) PNM.

Model ini terbukti efektif menumbuhkan disiplin, kebersamaan, serta ketahanan usaha di tengah berbagai keterbatasan.

Dalam skema Mekaar Syariah, pembiayaan dilakukan dengan prinsip tanpa bunga, menggunakan akad seperti murabahah, wakalah, dan wadiah, sesuai dengan ketentuan Dewan Syariah Nasional MUI.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menegaskan bahwa kehadiran PNM merupakan bagian dari mandat negara dalam menciptakan dampak sosial dan ekonomi.

“Selama 26 tahun PNM diberikan mandat oleh negara untuk menciptakan dampak sosial dan ekonomi kepada masyarakat Indonesia, khususnya prasejahtera,” ujar Arief, Selasa 24 Maret 2026.

Sementara itu, EVP Pengembangan & Jasa Manajemen PNM, Razaq Manan Ahmad, menekankan bahwa perempuan memiliki peran kunci dalam pembangunan berkelanjutan.

“Stronger the women, stronger the nation. Perempuan merupakan motor penggerak utama dalam menciptakan kemajuan ekonomi dan sosial,” katanya.

Ia menambahkan, pemberdayaan yang dilakukan PNM tidak berhenti pada pembiayaan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas nasabah.

“73% pembiayaan yang disalurkan oleh PNM berbasis syariah. Kami bekali nasabah dengan pendampingan usaha dan pemberdayaan agar mereka mampu maju lebih terarah dan memberi dampak yang lebih besar bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Hingga Februari 2026, PNM tercatat telah melayani 22,9 juta nasabah perempuan ultra mikro, serta menjangkau 60.250 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Capaian ini menjadikan PNM sebagai salah satu lembaga pemberdayaan perempuan terbesar, bahkan melampaui berbagai institusi mikrofinansial global.

Di ujung cerita, perjuangan perempuan seperti Triyulianti dan Novi mungkin tak selalu terlihat. Namun dari tangan-tangan mereka, masa depan perlahan disulam pelan, rapuh, tapi penuh harapan.(*)

Baca Sebelumnya

Hangat dan Tanpa Sekat, Bupati Tulungagung Gelar Open House di Desa Gandong

Baca Selanjutnya

BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Cilacap Lebih Kering, Puncak Terjadi Agustus

Tags:

PNM wanita Mekaar mandiri program

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

15 April 2026 12:41

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar