Penuntasan Anak Tidak Sekolah Baru 44 Persen, Pemkot Malang Kejar Target di 2025

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

11 Jun 2025 14:44

Thumbnail Penuntasan Anak Tidak Sekolah Baru 44 Persen, Pemkot Malang Kejar Target di 2025
Ilustrasi anak sekolah di Kota Malang, pemerintah berupaya menekan kasus ATS di 2025. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang masih harus kejar target untuk penuntasan anak tidak sekolah (ATS) di tahun 2025. Pasalnya dari 5.555 ATS di Kota Malang sejak tahun 2024, kini baru terselesaikan 41 persen. 

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan realisasi zero ATS dapat ditangani sesegera mungkin. 

"Secepatnya diselesaikan karena banyak kaitannya termasuk pembiayaan. Kita upayakan lebih cepat, 2025 selesai targetnya. Datanya memang ada yang sulit kita cari," ujarnya, Rabu 11 Juni 2025. 

Menurutnya, selain sulitnya memperoleh data, terdapat beberapa kendala lain yang dihadapi. Tiga persoalan utamanya ialah Drop Out (DO), Belum Pernah Bersekolah (BPB), dan Lulus Tidak Melanjutkan Sekolah. 

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Masyarakat juga memiliki banyak pertimbangan untuk memutuskan kembali bersekolah. Kendati demikian Wahyu menganggap capaian 41 persen menjadi arah positif bagi pengentasan ATS. 

"Banyak pertimbangannya, ada dari biaya, nikah, masih ada paradigma gitu. Nah ini tanggung jawab kita semua. Tapi sudah menekan dan mudah-mudahan nanti bisa lebih banyak lagi," katanya. 

Wahyu juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap satuan pendidikan maupun Satgas Penanganan ATS. Dari hasil evaluasi tersebut digarapkan mampu mengetahui langkah yang dapat diambil ke depannya. 

"Ini pertama evaluasi dulu setahun, apa yang sudah dilakukan dan dari situ kelemahan akan kita masuk. Termasuk pembiayaan kegiatan dan keterkaitan dengan OPD. Kemudian CSR juga, kemarin sudah menawarkan untuk hal-hal tersebut," katanya. 

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana menjelaskan untuk mengatasi sulitnya pencarian data, akan berkolaborasi dengan PKK hingga Dispendukcapil Kota Malang. 

"Jadi kami sudah berupaya. Ada juga sudah ketemu ATS ini tapi memang tidak mau melanjutkan, karena faktor sudah bekerja sehingga tidak butuh ijazah, ada juga yang sudah berkeluarga," ucap Suwarjana. 

Persoalan tersebut yang menjadi tantangan dalam menuju zero ATS di tahun 2025. Untuk itu upaya menyinkronkan data harus selalu dilakukan antar instansi. 

"Kami berupaya untuk menjadi zero ATS di 2025. Makanya hari ini kami undang OPD,  kami ingin mencari dan mensinkronkan terkait ATS ini," tandasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Nihil Sengketa Tenaga Kerja, Pacitan Imbau Buruh Tetap Jaga Produktivitas

Baca Selanjutnya

Pembangunan Spillway Sungai Tanggul Jember Dimulai, Gubernur Khofifah Jamin Ketersediaan Air Lahan Pertanian

Tags:

Anak tidak sekolah ATS Kota Malang Zero ATS

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar