Pengunjung Wisata Guci Nekat Terobos Garis Polisi di Lokasi Bekas Banjir dan Longsor, Pengelola Kewalahan

Jurnalis: Makroni
Editor: Mustopa

25 Jan 2026 20:43

Thumbnail Pengunjung Wisata Guci Nekat Terobos Garis Polisi di Lokasi Bekas Banjir dan Longsor, Pengelola Kewalahan
Sejumlah wisatawan yang kedapatan melintas garis terlarang pasca bencana banjir tanah longsor di Obyek Wisata Guci Tegal (Foto: Makroni/Ketik.com)

KETIK, BREBES – Objek wisata pemandian air panas Guci di kawasan perbukitan gunung Slamet Desa Guci Kecamatan Bojong  Kabupaten Tegal mengalami kerusakan parah pasca diterjang bencana banjir dan tanah longsor beberapa waktu lalu.

Meski kondisi tanah di beberapa titik masih labil dan dipenuhi material kerusakan, operasional wisata tetap dibuka untuk umum dengan catatan akses menuju area berbahaya ditutup total.‎

‎Pantauan di lokasi pada Minggu, 25 Januari 2026 pagi menunjukkan kerusakan infrastruktur yang cukup signifikan. Tebing-tebing di sekitar objek wisata tampak tergerus, dan beberapa fasilitas umum hancur akibat terjangan air dan tanah.

‎Pihak kepolisian sebenarnya telah memasang garis polisi (police line) sebagai tanda zona terlarang bagi wisatawan. Namun sayangnya, kesadaran pengunjung akan keselamatan masih sangat rendah.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Air Bersih di Bromo, Dukung Wisata Berkelanjutan dan Kenyamanan Pengunjung

Banyak wisatawan yang kedapatan nekat mendekat, bahkan menerobos garis polisi demi berswafoto atau sekadar melihat material longsor dari dekat.

‎Pihak pengelola mengakui adanya kendala dalam menertibkan pengunjung yang bandel tersebut.

"Kami sudah mengerahkan tim khusus dan petugas keamanan, ada sekitar 20 orang untuk berjaga serta menghalau pengunjung agar tidak mendekat ke zona merah. Namun masih ada saja pengunjung yang curi-curi kesempatan masuk ke area terlarang," ujar Wahyudi, Kepala UPTD DTW Guci Tegal ditemui di kantornya, Minggu 25 Januari 2026.‎

‎Disebutkan Wahyudi data terakhir yang diterima, akibat bencana itu banyak fasilitas umum yang terdampak, ditaksir kerugian mencapai satu milyar lebih.

Baca Juga:
Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

‎Di sisi lain, bencana ini memicu sorotan dari warga sekitar terkait alih fungsi lahan. Salah seorang warga setempat mengungkapkan bahwa area yang kini menjadi objek wisata tersebut dulunya merupakan aliran sungai alami.

‎"Warga sini sebenarnya tidak heran. Wilayah yang longsor dan banjir ini dulunya memang sungai besar. Jadi istilahnya, sekarang dari sungai kembali ke sungai. Alam hanya mengambil kembali jalurnya," ujar salah satu warga sekitar.

‎Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi rambu-rambu keselamatan yang ada. Cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah perbukitan Tegal sewaktu-waktu dapat memicu bencana susulan yang membahayakan nyawa jika protokol keamanan diabaikan.(*)

Baca Sebelumnya

Tak Lekang oleh Waktu, Ini 5 Kuliner Legendaris Favorit Warga Kota Malang

Baca Selanjutnya

Mahasiswa UNAIR Gaungkan TASER, Tanam Serai Jadi Solusi Alami Redam DBD di Desa Wadeng Gresik

Tags:

Bencana banjir Longsor OB Guci Tegal wisatawan Bojong

Berita lainnya oleh Makroni

Respons Kabar Viral, Pemkab Brebes Terjunkan Tim Cek Warga yang Tinggal di Area Pemakaman Limbangan

15 April 2026 11:28

Respons Kabar Viral, Pemkab Brebes Terjunkan Tim Cek Warga yang Tinggal di Area Pemakaman Limbangan

Pemkab Brebes Usulkan KUD Wanasari Jadi Piloting Hub Koperasi Merah Putih

14 April 2026 19:11

Pemkab Brebes Usulkan KUD Wanasari Jadi Piloting Hub Koperasi Merah Putih

KBIH Brebes Keluhkan 21 Jemaah Haji Dipisah Jadi Dua Rombongan, Kemenhaj Janji Koordinasi ke Kanwil

14 April 2026 19:05

KBIH Brebes Keluhkan 21 Jemaah Haji Dipisah Jadi Dua Rombongan, Kemenhaj Janji Koordinasi ke Kanwil

Jawa Tengah Siapkan 3 Aglomerasi Pengolahan Sampah, Brebes Diantaranya

14 April 2026 09:40

Jawa Tengah Siapkan 3 Aglomerasi Pengolahan Sampah, Brebes Diantaranya

Bupati Brebes Tekankan Rotasi Jabatan Bukan Hukuman, Minta Jangan Ada Lagi Salah Surat-menyurat

13 April 2026 14:05

Bupati Brebes Tekankan Rotasi Jabatan Bukan Hukuman, Minta Jangan Ada Lagi Salah Surat-menyurat

3.966 Warga Brebes Terdiagnosis Gangguan Jiwa, 33 Pasien Terpaksa Dipasung

13 April 2026 11:28

3.966 Warga Brebes Terdiagnosis Gangguan Jiwa, 33 Pasien Terpaksa Dipasung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar