Pengunjung Pasar Hewan di Pacitan Ramai, tapi Minim Transaksi

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Marno

21 Jun 2023 12:40

Thumbnail Pengunjung Pasar Hewan di Pacitan Ramai, tapi Minim Transaksi
Pedagang sapi kurban di Pasar Pon Pacitan, yang tengah menunggu pembeli, Rabu, (21/6/2023), (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id).

KETIK, PACITAN – Pasar Pon, Desa Sambong, Kecamatan Pacitan, Jawa Timur ramai dikunjungi masyarakat, jelang Idul Adha 1444 Hijriah tahun 2023. Namun, tak berbanding lurus dengan proses transaksi jual belinya, yang dirasa masih cukup minim.

Hasil pantauan Ketik.co.id, tampak lalu lalang pengunjung padati Pasar Pon Pacitan sejak pagi hingga siang hari. Saking banyaknya, nampak kendaraan yang parkir hingga di luar pasar.

"Pengunjungnya sangat ramai, lha yang parkir saja sampai di jalan-jalan luar pasar," kata pengunjung Pasar Pon Arip (28), Rabu (21/6/2023).

Pengunjung yang datang, terdiri dari blantik (pedagang hewan), penjual makanan, aksesoris ternak. Kemudian ada penjual pengobatan alternatif, alat pertanian serta berbagai masyarakat dari penjuru wilayah.

Baca Juga:
Pasar Splendid Jadi Pilihan Tepat Berburu Hewan dan Pernak-perniknya di Kota Malang

Meski, pengunjung hampir separo pasar lebih. Akan tetapi, tak sedikitnya masyarakat hanya jadikan pasar hewan sebagai tempat rekreasi, sekedar untuk melihat hewan ternak yang gratis pun menyenangkan.

"Saya ke sini hanya melihat-lihat, karena ya pecinta kambing, seneng aja liat macam-macam kambing di sini," ujar Arip.

Bahkan, sebagian besar pengunjung yang datang lebih memilih membeli hewan ternak di kandang, dirasa jauh dari risiko penyakit. Padahal, banyak pedagang yang mengandalkan berjualan di pasar, untuk cukupi kebutuhan hidup.

Salah satu pedagang hewan kurban Ahmad (60) asal Semanten mengaku, keuntungan yang diperolehnya saat ini menurun, dibandingkan tahun sebelumnya. Ia  mengeluh, lantaran hewan ternak yang dibawanya sejak pagi tadi, hingga siang hari belum ada pengunjung yang melirik.

Baca Juga:
Demi Kenyamanan, Diskopindag Kota Malang Tata Ulang Pasar Splendid

"Cukup susah jual hewan di pasar kalau saat ini. Ini sapi saya tak jual Rp16 juta, dari tadi pagi tidak ada yang minat membeli. Sementara kalau blantik (pedagang hewan ternak) banyak yang mengalami penurunan pendapatan, saya rasakan cukup berbeda dengan tahun lalu," ungkap Ahmad.

Foto Tampak lalu lalang pengunjung yang padati pasar hewan, (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id).lLalu lalang pengunjung yang padati pasar hewan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id).

Senada dengan yang dirasakan pedagang lainnya, Pemilik warung makan Suhud (65) mengungkapkan, makanan yang ia jajakan di tahun-tahun sebelumnya sering nyaris tak tersisa. Sebaliknya, sekarang lantaran lapaknya sepi, hampir separo makanan yang dijual terpaksa harus ia bawa pulang.

"Biasanya gorenganku habis, soto sama nasi pecel pernah juga pas pulang hanya sisa wadahnya. Sejak Pasaran Pon tahun ini, yang tak rasakan pembelinya sedikit, padahal pas pasaran ramai terus. Mungkin karena pengunjung lagi tidak punya uang, Jadi kebanyakan pengunjung yang ke sini hanya melihat-lihat," ujar Suhud.

Sebagai informasi, harga kambing siap kurban per hari ini (21/6/2023), di kisaran Rp 2,5 juta hingga Rp3,5 juta untuk jenis jawa dan jawa randu Untuk jenis domba, harganya sekitar Rp1,5 juta sampai Rp3 juta per ekor. Kalau harga sapi kurban cukup mahal,  diperkirakan, berkisar antara Rp16 jutaan hingga ratusan juta, tergantung bobot sapinya.(*)

Baca Sebelumnya

Samsung Umumkan Harga Galaxy Watch 6 dan Watch 6 Classic, Bikin Baper

Baca Selanjutnya

Panggilan untuk ASN dan Anggota Polri! KPK Buka Lowongan Dua Posisi, Ini Syaratnya

Tags:

Pasar Hewan Pasar Pon Pacitan Idul Adha 1444 H Pedagang Hewan Kurban

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

16 April 2026 18:18

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

16 April 2026 17:47

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H