KETIK, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember bersama Lion Air Group resmi mengaktifkan kembali rute penerbangan Jember–Surabaya pulang pergi (PP), Senin, 1 Mei 2026. Peresmian rute tersebut digelar di Bandara Notohadinegoro Jember dan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyebut beroperasinya kembali penerbangan menuju Surabaya menjadi momentum penting bagi daerah. Menurutnya, konektivitas transportasi memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan mempercepat pembangunan.

"Hari ini adalah hari bersejarah bagi Kabupaten Jember. Setelah terhubung dengan Jakarta dan Bali sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, kini Jember kembali terhubung dengan Surabaya," kata Gus Fawait saat peresmian penerbangan di Bandara Notohadinegoro.

Ia menilai momentum peresmian yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila memiliki makna tersendiri. Keberhasilan membuka kembali jalur penerbangan tersebut disebut sebagai hasil kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong kemajuan daerah.

"Ini merupakan hasil perjuangan bersama dan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila untuk memajukan daerah," ujarnya.

Baca Juga:
Gus Rivqy: Rute Penerbangan Jember-Surabaya Wujud Keadilan Sosial dan Konektivitas Daerah

Gus Fawait mengakui keterbatasan akses transportasi yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir sempat menjadi tantangan bagi Kabupaten Jember. Kondisi tersebut berdampak pada mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, hingga aktivitas ekonomi yang belum berjalan optimal.

"Selama beberapa tahun terakhir Jember menghadapi tantangan keterbatasan infrastruktur yang menghubungkan daerah dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Dampaknya tentu berpengaruh terhadap percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Dengan beroperasinya kembali penerbangan menuju Surabaya, Pemkab Jember berharap konektivitas daerah semakin kuat. Jalur udara tersebut diyakini dapat memperlancar arus investasi, perdagangan, serta mobilitas masyarakat dari dan menuju Jember.

“Maka saya yakin dengan adanya penerbangan ini, perputaran ekonomi akan semakin meningkat di Jember,” paparnya.

Baca Juga:
Pemkab Jember Pertahankan Opini WTP atas LKPD 2025, Gus Fawait: Transparansi Bukan Sekadar Jargon

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pembukaan kembali rute penerbangan tersebut, mulai pemerintah pusat, DPR RI, pihak maskapai, hingga berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, sinergi yang terbangun selama proses tersebut harus terus dijaga agar mampu mendorong Jember menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Jawa.

"Kalau sinergi ini terus kita pertahankan, saya yakin Jember akan kembali menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di ujung timur Pulau Jawa," tandasnya.

Peresmian penerbangan Jember–Surabaya turut dihadiri Presiden Direktur Lion Air Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, Anggota DPR RI Komisi VI Rivqy Abdul Halim, jajaran manajemen Lion Air Group, serta sejumlah tokoh masyarakat. (*)