Gus Fawait Bidik Beasiswa Luar Negeri untuk Warga Jember, Ini Kampus yang Dibidik

17 Juli 2026 21:20 17 Jul 2026 21:20

Nur Fadli, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Gus Fawait Bidik Beasiswa Luar Negeri untuk Warga Jember, Ini Kampus yang Dibidik

Bupati Jember Muhammad Fawait dan jajarannya saat menghadiri kegiatan Pro Gus'e di Lapangan SMPN 1 Jember, Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: Fadli/Ketik.com)

KETIK, JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mulai menyiapkan program beasiswa luar negeri bagi mahasiswa asal Jember. Sebagai tahap awal, pemerintah daerah akan menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Timur Tengah, termasuk Universitas Al Azhar, serta kampus-kampus di China.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait saat menghadiri kegiatan Pro Gus'e di Lapangan SMPN 1 Jember, Jumat, 17 Juli 2026.

Menurut Gus Fawait, program beasiswa luar negeri belum dapat direalisasikan pada tahun 2026 karena masih membutuhkan sejumlah tahapan administrasi dan kerja sama dengan perguruan tinggi tujuan.

"Mudah-mudahan di tahun berikutnya, karena memang harus ada tahapan-tahapan yang harus kita selesaikan," ujarnya.

Ia menjelaskan, penjajakan kerja sama akan difokuskan terlebih dahulu dengan kampus-kampus di Timur Tengah dan China.

"Kami targetnya sementara untuk tahap awal adalah di Timur Tengah, Al Azhar dan China, di kampus-kampus di China," katanya.

China dipilih karena dinilai memiliki biaya hidup yang masih relatif terjangkau. Selain itu, negara tersebut merupakan salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia sehingga memiliki banyak perguruan tinggi yang berkualitas.

Pemkab Jember akan mempercepat proses kerja sama agar program beasiswa luar negeri dapat direalisasikan pada tahun-tahun mendatang.

"Sehingga di tahun-tahun berikutnya kita sudah bisa memberikan beasiswa kepada anak-anak Jember yang kuliah di negara-negara tersebut," tegasnya.

Di sisi lain, Pemkab Jember tetap memprioritaskan pelaksanaan program beasiswa dalam negeri pada tahun 2026. Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp59 miliar untuk membantu sekitar 4.200 mahasiswa asal Jember.

Mahasiswa penerima beasiswa tahun 2025 yang jumlahnya sekitar 7.000 orang juga tidak diwajibkan mengikuti seleksi ulang dan cukup melakukan pendaftaran kembali.

Selain bantuan UKT, pemerintah daerah memberikan tambahan biaya hidup bagi mahasiswa dari kategori afirmasi ekonomi, santri, dan penyandang disabilitas.

"Jadi ada kategori yang memang kita tambahi, bukan cuma sumbang UKT-nya, tetapi juga kita bantu living cost-nya untuk kategori afirmasi ekonomi, santri dan juga disabilitas. Khusus tiga ini kita bantu living costnya," ujar Gus Fawait.

Ia menegaskan program beasiswa akan terus dilanjutkan sebagai bentuk investasi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Jember.

"Pemkab Jember berkomitmen dan kita sampaikan bahwa kami akan terus memberikan beasiswa kepada anak-anak Kabupaten Jember," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

beasiswa luar negeri Muhammad Fawait Pemkab Jember Al azhar Kampus China Mahasiswa Jember Beasiswa Jember