Pendaftar SNBP 2025 Universitas Brawijaya Diperkirakan Meningkat, Kuota Penerimaan Tidak Berubah!

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

23 Des 2024 16:28

Thumbnail Pendaftar SNBP 2025 Universitas Brawijaya Diperkirakan Meningkat, Kuota Penerimaan Tidak Berubah!
Universitas Brawijaya. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Para calon mahasiswa baru yang akan mendaftarkan diri di Universitas Brawijaya (UB) pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 diperkirakan meningkat.

Namun Wakil Rektor I Bidang Akademik UB, Prof Imam Santoso menyebutkan bahwa tidak ada perubahan pada kuota penerimaan.

Hal tersebut disebabkan oleh pemberian apresiasi bagi sekolah yang telah menerapkan sistem e-rapor. Pasalnya sekolah yang telah menerapkan e-rapor mendapatkan tambahan kuota eligible sebesar 5 persen.

"Dugaan saya karena yang eligible akan lebih banyak, berarti potensi jumlah pendaftar akan lebih banyak juga. Tapi kalau kuota relatif tetap," ujarnya, Senin 23 Desember 2024.

Di tahun sebelumnya, kuota siswa yang berhak ikut SNBP ditentukan pada akreditasi sekolah. Sekolah dengan akreditasi A berhak atas kuota 40 persen terbaik, akreditasi B 25 persen, dan akreditasi C sebesar 5 persen.

"Sebagai inovasi, sekolah yang menggunakan e-rapor dalam proses pengisian PDSS akan mendapatkan tambahan kuota sebesar 5 persen. Ini menunjukkan bahwa ke depan akuntabilitas e-rapor menjadi penting sehingga oleh panitia diapresiasi," lanjutnya.

Dalam penerimaan mahasiswa baru, prestasi akademik dan non-akademik yang berasal dari lembaga atau penyelenggara bereputasi akan dijadikan pertimbangan.

Dengan demikian jika prestasi tersebut diakui oleh panitia seleksi nasional, akan menyumbang nilai yang signifikan bagi peserta.

"Intinya mereka yang punya prestasi akademik itu sangat dipertimbangkan. Misal tahfiz, juara di PON, di bidang seni, atau prestasi akademik," tuturnya.

Prof Imam menambahkan bahwa saat ini hampir 50 persen SMA/SMK/sederajat di Indonesia telah menerapkan kurikulum Merdeka Belajar. Siswa tidak ada penjurusan IPA/IPS/Bahasa seperti kurikulum sebelumnya.

Kondisi tersebut menjadi sorotan tersendiri sehingga apabila siswa ingin mengambil jurusan tertentu maka akan direkognisi dari mata pelajaran yang diambil saat sekolah.

"Kalau dia ambil Kedokteran, maka wajib saat SMA mengambil mata pelajaran Biologi. Kalau mau Teknik Sipil, misalnya ada syarat mata pelajaran Matematika atai Fisika, itu semua tergantung universitas masing-masing. Kalau tidak ada, ya tidak bisa direkognisi," tutupnya.(*)

Baca Juga:
19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri
Baca Juga:
Antisipasi Krisis Energi, Universitas Brawijaya Siap Terapkan Skema Perkuliahan Hybrid
Baca Sebelumnya

DWP Bapenda Jatim Gelar Lomba Desain Fashion Batik, Rayakan HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan

Baca Selanjutnya

Dukung Keluarga Sejahtera, DWP Bapenda Jatim Jalin Kerja Sama dengan Puskesmas hingga RSJ Menur Surabaya

Tags:

Universitas Brawijaya SNBP 2025 Kuota Penerimaan Mahasiswa Kuota UB Pendaftar UB

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar