Pemuda PGIW Jatim Desak Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Jurnalis: Samsul HM
Editor: Dendy Ganda Kusumah

16 Mar 2026 12:23

Thumbnail Pemuda PGIW Jatim Desak Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas Teror Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Ketua 1 Pemuda PGIW Jatim, Hizkia Trianto (Foto: Dok. Pribadi)

KETIK, SURABAYA – Pemuda Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Jawa Timur mengecam keras aksi teror penyiraman air keras yang menimpa aktivis hak asasi manusia (HAM) Andrie Yunus dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Ketua Umum Pemuda PGIW Jawa Timur, Cahaya Purnama Putra, menilai tindakan tersebut merupakan bentuk kekerasan yang tidak hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga menjadi ancaman serius terhadap kebebasan sipil dan ruang demokrasi di Indonesia.

Ia menegaskan bahwa tindakan intimidasi terhadap aktivis dan pembela HAM tidak boleh dibiarkan terjadi.

“Peristiwa ini bukan sekadar tindak kekerasan terhadap individu, tetapi juga merupakan ancaman terhadap nilai-nilai demokrasi serta kebebasan masyarakat sipil dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran,” ujar Cahaya dalam keterangannya di Surabaya, Senin, 16 Maret 20206. 

Baca Juga:
Kasus Andrie Yunus Picu Aksi Mahasiswa di Malang, Dinilai Jadi Alarm Ancaman Demokrasi

Menurutnya, negara memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menjamin keamanan setiap warga negara, termasuk para aktivis yang memperjuangkan hak asasi manusia.

Karena itu, ia bersama Pemuda PGIW Jawa Timur mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat dan profesional dalam mengungkap kasus tersebut.

Sementara itu, Ketua I Pemuda PGIW Jawa Timur, Hizkia Trianto, juga meminta Presiden Republik Indonesia memberikan perhatian serius terhadap kasus ini dengan memerintahkan Kapolri agar mengusut tuntas aksi teror tersebut hingga ke akar-akarnya.

“Kami mendesak Presiden untuk memastikan aparat penegak hukum bekerja secara transparan dan profesional, serta mengungkap pelaku maupun aktor intelektual di balik serangan ini. Tidak boleh ada ruang bagi impunitas terhadap pelaku kekerasan terhadap pembela HAM,” tegasnya.

Baca Juga:
Pangkat dan Identitas 4 Prajurit BAIS TNI Pelaku Teror Air Keras ke Aktivis KontraS Terungkap, dari TNI AU dan TNI AL

Ia menambahkan, penegakan hukum yang tegas sangat penting untuk memberikan rasa keadilan bagi korban serta mencegah terulangnya tindakan kekerasan serupa di masa mendatang.

Pernyataan Sikap Pemuda PGIW Jawa Timur

Menyikapi aksi teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus, Pemuda PGIW Jawa Timur menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Mengecam keras tindakan teror penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sebagai tindakan tidak manusiawi yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan demokrasi.
  2. Mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus ini secara cepat, transparan, dan profesional hingga mengungkap pelaku serta aktor intelektual di baliknya.
  3. Meminta Presiden Republik Indonesia untuk memastikan Kapolri dan jajaran kepolisian memberikan perhatian serius dalam penanganan kasus ini.
  4. Mendorong negara memberikan perlindungan maksimal kepada para aktivis, pembela HAM, dan masyarakat sipil agar dapat menjalankan peran advokasinya tanpa rasa takut.
  5. Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga iklim demokrasi yang sehat dengan menolak segala bentuk kekerasan, intimidasi, dan teror terhadap aktivis serta masyarakat sipil.

Baca Sebelumnya

Kafe Karaoke GPJ Kanigoro Blitar Diduga Tetap Beroperasi Saat Ramadhan, Warga Keluhkan Musik Keras dan Aktivitas Mabuk

Baca Selanjutnya

Wahyu Hidayat: ASN Kota Malang Nekat Mudik Pakai Mobil Dinas Bakal Disanksi!

Tags:

Pemuda Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Andrie Yunus Kontras Cahaya Purnama Putra Hizkia Trianto

Berita lainnya oleh Samsul HM

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

12 April 2026 10:20

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

12 April 2026 06:45

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

8 April 2026 12:20

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

6 April 2026 18:14

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

5 April 2026 08:04

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

4 April 2026 17:00

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar