Pemkab Simeulue Diharapkan Bantu Pemugaran Makam Habib Ibrahim Alaydrus di Sinabang

Jurnalis: Helman Gusti Fandaya
Editor: Muhammad Faizin

23 Des 2024 15:56

Thumbnail Pemkab Simeulue Diharapkan Bantu Pemugaran Makam Habib Ibrahim Alaydrus di Sinabang
Sayeid Mohd Hasyim, Turunan Habib Ibrahim Alaydrus ke 12 di Simeulue. (Dok pribadi)

KETIK, SIMEULUE – Pemkab Simeulue, Aceh diharapkan untuk memberi perhatian terhadap makam ulama besar, Habib Ibrahim Alaydrus yang berada di Desa Sinabang, Kecamatan Simeulue Timur. 

Harapan itu dikemukakan Sayeid Mohd Hasyim, keturunan ke 12 dari Habib Ibrahim Alaydrus. 

Sayeid saat ditemui Ketik.co.id dikediamannya mengucapkan terima kasih kepada Ramadhan Dandi, sejarawan dan Ketua Komunitas Central Informasi Sejarah Simeulue yang telah menelusuri dan membuka ke permukaan terhadap keberadaan Makam Ulama Habib Ibrahim Alaydrus yang berada di Desa Sinabang. 

"Karena hampir saja generasi saat ini tidak ada yang tahu tentang peradaban Islam yang berkembang di Sinabang yang dibawa oleh para musafir luar. Minimnya informasi sejarah dari para orang orang tua berdampak kepada generasi penerus yang buta akan sejarah daerahnya," ujar Sayeid pada Minggu, 22 Desember 2024 

Baca Juga:
Berhasil Susun Dokumen PJPK Berkualitas, Bupati Nagan Raya Raih Penghargaan dari BKKBN

"Kita generasi Sinabang, seharusnya mengambil contoh dari negara luar baik Eropa maupun bangsa Jepang yang sangat menghargai sejarah peradaban negaranya sendiri, yang berdampak terhadap ekonomi pembangunan, dijadikan sebagai objek wisata yang banyak dikunjungi oleh traveller baik lokal maupun luar negeri untuk mengunjungi situs bersejarah yang ada di negara mereka," sambungnya. 

Banda Aceh juga merupakan kota yang sangat dikenal dengan wisata religinya, banyak peninggalan-peninggalan sejarahnya berupa Mesjid Raya Baiturahman, Situs makam Sultan Iskandar Muda, Situs Ulama seperti makam Hamza Fansury dan Situs Makam Abdurrauf Al Singkily. Situs ini selalu terjaga dan terus diedukasi ke masyarakat lokal maupun pendatang tentang eksitensinya dimasa lalu.

Sementara keberadaan situs sejarah makam Habib Ibrahim Alaydrus, tidak ada yang peduli, lokasinya sangat memprihatinkan, dikeliling semak belukar, bahkan batu nisannya sudah dijadikan batu asahan parang, tanah makamnya mulai digusur untuk penimbunan pembangunan rumah dan sekarang bahkan teramcam longsor. Makam ulama yang ada di sinabang sering disebut masyarakat, Kuburan Habib atau Kuburan Gunung Abit.

Habib Ibrahim Alaydrus merupakan musafir dari Yaman yang datang ke Sumatera dalam misi syiar Islam. Awal masuknya Habib Ibrahim Alaydrus ke Sumatera tepatnya di daratan Barus. Ia kemudian sempat tinggal beberapa tahun di Barus sebelum melanjutkan perjalanan ke Aceh tepatnya di Desa Kuala Bak’U Aceh Selatan. Ia kemudian menikah dengan perempuan setempat. 

Baca Juga:
Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

Misi syiar Islam yang dilakukan Habib Ibrahim Alaydrus sampai ke Pulau Simeulue tepatnya di kota Sinabang, atau di teluk Sinabang

Habib Ibrahim Alaydrus dalam misi syiarnya sempat membuka surau ditepi sungai Sinabang, dengan banyak murid pengajian dan tasauf-nya.

Habib Ibrahim Alaydrus ini diketahui keberadaanya selain dari cerita keturunan habib yang masih hidup yakni ayeid Adnan Alaydrus, juga berdasarkan informasi inkripsi batu nisan habib yang bertulis.

Dalam catatan pengujian Arkeologi USK Tahun 2024, bahwa Habib Ibrahim Alaydrus ulama Abad 18 awal (1700-an) dibawa Pemerintahan sultan Aceh Darussalam (Sultan Jamal Al Alam Badr Al Munir 1703-1726). Menurut Ahli Arkeologi, Nisan Habib Ibrahim Alaydrus bertipe Aceh berhiaskan seni Barus. 

Situs Sejarah Makam Habib Ibrahim Alaydrus beralamat di Lorong Nangka, Desa Sinabang, diatas gunung yang dikenal oleh masyarakat setempat ‘’Gunung Abit’’ diatas gunung tersebut terdapat tiga makam bertipe nisan yang sama, selain makam Habib Ibrahim, juga terdapat makam Istri dan anaknya Habib Ismail Alaydrus. 

"Harapan kami selaku keturunan dari Ulama Habib Ibrahim Alaydrus mengharapkan kepada Pemerintah daerah dan Instansi terkait agar dapat kiranya dilakukan perehapan (Pemugaran) situs sejarah makam Habib Ibarahi Alaydrus dan keluarganya," ujarnya. 

Keberadaan makam Ulama Habib Ibrahim Alaydrus dan keluarga kiranya bisa dijadikan sebagai tempat wisata religi dan sumber sejarah lokal kita, yang selalu di edukasi ke generasi, agar generasi bisa mengetahui sejarah peradaban Islam dinegerinya sendiri. Juga sebagai kajian ilmu sejarah yang bisa ditulis kembali oleh generasi. (*) 

 

Baca Sebelumnya

Cara Mahasiswa dan Dosen Unusa Kembalikan Mental ODGJ

Baca Selanjutnya

Dugaan Tambang Ilegal Sebabkan Tanah Ambles di Sawah Desa Giripurno Kota Batu

Tags:

Turunan Habib Ibrahim Alaydrus Pemugaran Makam Perhatian Pemda Aceh Simeulue Wisata Religi jejak wali syiar

Berita lainnya oleh Helman Gusti Fandaya

6 Siswa SMAN 3 Sinabang Lolos SNBP PTN Ternama di Aceh

3 April 2026 17:23

6 Siswa SMAN 3 Sinabang Lolos SNBP PTN Ternama di Aceh

27 Siswa SMA Negeri 2 Sinabang Lulus SNBP 2026

2 April 2026 15:03

27 Siswa SMA Negeri 2 Sinabang Lulus SNBP 2026

Kades Sigulai Sampaikan Klarifikasi Terkait Pemberitaan yang Menyerang Ihya Ulumuddin

29 Maret 2026 15:26

Kades Sigulai Sampaikan Klarifikasi Terkait Pemberitaan yang Menyerang Ihya Ulumuddin

Bupati Aceh Timur Dialog dengan Warga Pelalu, Soroti Lambannya Progres Huntara

29 Maret 2026 10:27

Bupati Aceh Timur Dialog dengan Warga Pelalu, Soroti Lambannya Progres Huntara

Kepala Dinas Sosial Simeulue Temui Korban Pembakaran Rumah di Tanjung Raya

28 Maret 2026 15:41

Kepala Dinas Sosial Simeulue Temui Korban Pembakaran Rumah di Tanjung Raya

Pemkot Langsa Mulai Penyaluran Bantuan Rumah Rusak Tahap I melalui Rekening BSI

26 Maret 2026 09:06

Pemkot Langsa Mulai Penyaluran Bantuan Rumah Rusak Tahap I melalui Rekening BSI

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar