KETIK, LANGSA – Pemerintah Kota Langsa menggelar Shalat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan di Lapangan Merdeka Kota Langsa, Rabu, 27 Mei 2026.
Ribuan masyarakat memadati lokasi untuk melaksanakan ibadah bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimda.
Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra bersama Wakil Wali Kota Muhammad Haikal Alfisyahrin melaksanakan Shalat Iduladha berjamaah di shaf terdepan dan berbaur langsung dengan masyarakat dalam suasana penuh kekeluargaan.
Bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan salat tersebut yakni Syeh Muhajir Usman, sementara imam salat dipimpin oleh Muhammad Atqal Atqiya.
Dalam sambutannya, Jeffry Sentana S. Putra mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Iduladha sebagai momentum memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Langsa, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kota Langsa,” ujar Jeffry.
Ia menegaskan, Iduladha merupakan momentum untuk meneladani keikhlasan dan ketaatan Nabi Ibrahim AS serta kesabaran Nabi Ismail AS.
“Nilai pengorbanan, kepedulian, dan semangat berbagi harus menjadi spirit dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Pada kesempatan itu, Jeffry juga menyampaikan refleksi satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Muhammad Haikal Alfisyahrin yang genap berlangsung pada 23 Mei 2026.
Menurutnya, sejumlah program unggulan telah dijalankan, di antaranya program Tahfidz Quran dengan target 1.000 penghafal Al-Qur’an, pembagian seragam gratis bagi siswa SD dan SMP, hingga peningkatan insentif bagi perangkat desa dan petugas fardhu kifayah.
“Prestasi memang banyak diraih, namun tujuan utama pemerintahan ini bukan sekadar mengejar penghargaan. Fokus utama kami adalah membangun tumpuan sosial menuju kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Jeffry juga menyinggung musibah banjir besar yang melanda Kota Langsa enam bulan lalu dan menyebabkan enam warga meninggal dunia.
“Ini adalah cobaan dari Allah SWT. Alhamdulillah, kita masih diberikan kesempatan untuk terus beribadah dan berbuat kebaikan kepada sesama,” ucapnya.
Di akhir sambutan, Jeffry menyampaikan perkembangan terkait pencairan bantuan tahap II bagi masyarakat terdampak banjir. Ia menyebut bantuan tersebut direncanakan cair bersamaan dengan bantuan jadup dan bantuan ekonomi dengan total nilai mencapai Rp471 miliar untuk lebih dari 32.000 kepala keluarga atau sekitar 115.000 jiwa di Kota Langsa.
“Ini nantinya menjadi bantuan terbesar di Aceh. Kami terus berupaya dan berkoordinasi agar proses pencairannya dapat segera terealisasi,” jelas Jeffry.
Ia juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar seluruh proses berjalan lancar serta mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga ukhuwah Islamiyah, persatuan, dan keharmonisan di Kota Langsa.
“Pemerintah akan terus berupaya dan bekerja maksimal sesuai tugas serta tanggung jawab demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Langsa,” pungkasnya.(*)
