Pemkab Pacitan Angkat 1.615 PPPK hingga Beri Insentif Guru PAUD

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

10 Sep 2024 12:17

Thumbnail Pemkab Pacitan Angkat 1.615 PPPK hingga Beri Insentif Guru PAUD
Proses assessment ANBK menggunakan Chrome book dilakukan oleh siswa SMP di Pacitan. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Sejumlah kebijakan positif ditorehkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan pada sektor pendidikan.

Salah satu langkah yang paling berdampak adalah mendorong kecukupan jumlah tenaga pendidik di sekolah-sekolah, melalui pengangkatan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Terhitung selama tiga tahun terakhir, sebanyak 1.615 Guru Tidak Tetap (GTT) kini diangkat menjadi PPPK. Langkah ini diambil untuk mengatasi kekurangan guru yang selama ini masih dijabat oleh GTT.

"Kemarin banyak juga kabupaten lain yang menolak karena membebani APBD, tapi ini dalam rangka memenuhi sejuta guru. Menurut pak Bupati, selama itu orang Pacitan insyaallah pasti akan meningkatkan kesejahteraan yang bersangkutan," ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan, Budiyanto, Senin, 9 September 2024. 

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

"Selain itu, juga berkontribusi dalam pembangunan SDM, utamanya untuk para pendidik yang saat ini statusnya sudah jelas, tentu pertanggungjawabannya adalah terhadap kualitas pendidikan pada peserta didik," imbuhnya.

Kebijakan lain yang didorong Pemkab Pacitan era Bupati Indrata Nur Bayuaji adalah mendukung penuh program Guru Penggerak inisiasi Mendikbud, Nadiem Makarim.

Pemkab ikut memfasilitasi angkatan ke-5 hingga ke-10, dengan jumlah total sekitar 415 guru lulusan guru penggerak. Dari angka itu, sejumlah guru penggerak dikukuhkan oleh pemkab menjadi kepala sekolah (kepsek) untuk mengisi jabatan kosong.

Termasuk memfasilitasi lulusan guru penggerak untuk dipromosikan menjadi pengawas sekolah. Itu berfokus pada peningkatan kompetensi pendidik, pun menyiapkan SDM unggul.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

"Ini dalam rangka menyiapkan pemimpin pembelajaran dan bibit-bibit pendidik kompeten. Dulu, untuk promosi menjadi kepsek, guru harus mengikuti Diklat di LPPKS. Sekarang mereka bisa melalui program Guru Penggerak, proses tersebut lebih efisien," tambahnya kepada Ketik.co.id.

Foto Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan, Budiyanto saat diwawancarai di kantornya, Senin, 9 September 2024. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan, Budiyanto saat diwawancarai di kantornya, Senin, 9 September 2024. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Soal kesejahteraan guru PAUD berstatus non-ASN yang hanya mendapat honor dari yayasan, pada tahun 2023, insentif guru PAUD juga sudah mulai dinaikkan.

"Yang awalnya Rp200 ribu, menjadi Rp300 ribu per bulan. Pemkab dan Pemdes ini berkolaborasi dalam penyaluran insentif. Kurang lebih ada 1.300 dari 2.001 pendidik honorer yang mendapat karena ada kriterianya," bebernya.

Dari sisi infrastruktur, pemkab juga terus memperhatikan peningkatan sarana dan prasarana sekolah melalui anggaran DAU/DAK. Salah satunya adalah penyediaan bantu alat peraga, berupa chromebook. 

"Soal chromebook kita saat ini masih punya kekurangan sekitar 128 untuk jenjang SD, sementara SMP sudah semua. Meski belum semuanya terfasilitasi, bupati memperhatikan prioritas berdasarkan anggaran. Pasalnya ini digunakan untuk assessment ANBK," bebernya.

Sudah ada sekitar 412 sekolah dasar negeri dan swasta, serta 71 sekolah menengah pertama yang telah menerima bantuan sarana prasarana dalam kurun waktu 2021-2024.

Sejalan kemajuan itu, salah satu indikator penting pencapaian positif tersebut adalah dinilai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Data terakhir pada tahun 2023 menunjukkan, IPM Pacitan tercatat diangka 70,94. Yang itu, meningkat 0,75 poin atau 1,07 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 70,19.

"Sementara khusus pembangunan di bidang pendidikan, bentuknya adalah pencapaian indeks pendidikan. Capaian kami, untuk indeks pendidikan di angka 0,612 dari target 0,615 untuk akhir masa RPJMD," tandasnya.(*)

Baca Sebelumnya

KPU Palembang 'Kulu-Kilir' Pastikan Keaslian Ijazah Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota

Baca Selanjutnya

Tanpa Aplikasi Tambahan, Ini Trik Berbagi Pesan di WhatsApp Tanpa Harus Menyimpan Nomor

Tags:

pacitan Dindik Pacitan pemkab pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar