Pemkab Lebak Sosialisasikan SIMONEV, Perkuat Monitoring dan Evaluasi Pembangunan

Jurnalis: Abdul Kohar
Editor: Muhammad Faizin

11 Feb 2026 10:55

Thumbnail Pemkab Lebak Sosialisasikan SIMONEV, Perkuat Monitoring dan Evaluasi Pembangunan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, terus memperkuat sistem pengendalian dan pelaporan pelaksanaan pembangunan melalui inovasi digital, salah satunya dengan sosialisasi Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi (SIMONEV). (Foto: Wahyu Hidayat for ketik.com)

KETIK, LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, terus memperkuat sistem pengendalian dan pelaporan pelaksanaan pembangunan melalui inovasi digital. Salah satunya dengan menggelar sosialisasi Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi (SIMONEV) di Aula Multatuli Setda Kabupaten Lebak, Rabu 11 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemkab Lebak dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, akuntabilitas kinerja, serta efektivitas pelaksanaan program pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Lebak.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Lebak, Wahyu Hidayat, mengatakan pengembangan aplikasi SIMONEV merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan sistem kerja yang lebih transparan, terukur, dan berbasis teknologi informasi.

Menurutnya, SIMONEV dirancang untuk memudahkan proses pengumpulan data, analisis, hingga evaluasi berbagai kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh perangkat daerah. Melalui sistem ini, seluruh tahapan pembangunan dapat dipantau secara terintegrasi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan.

Baca Juga:
Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

“Dengan adanya SIMONEV, pemerintah daerah memiliki instrumen yang mampu melacak progres setiap program dan kegiatan secara lebih sistematis. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan serta target yang telah ditetapkan,” ujar Wahyu Hidayat kepada wartawan.

Ia menjelaskan, sistem tersebut juga berfungsi sebagai alat deteksi dini terhadap berbagai potensi kendala di lapangan. 

"Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala dan berbasis data, permasalahan yang muncul dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti dengan langkah perbaikan yang tepat,"jelasnya 

Lebih lanjut, Wahyu menegaskan bahwa optimalisasi penggunaan anggaran menjadi salah satu fokus utama dalam penerapan SIMONEV. 

Baca Juga:
BNI Bantu Pasar Sawojajar Kota Malang Naik Kelas Jadi Pasar Modern Berbasis Digital

"Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan melalui APBD benar-benar memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat,"ujarnya 

Kata Wahyu, sosialisasi ini diikuti oleh para pemangku kepentingan (Stakeholder) dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Lebak.

"Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman komprehensif terkait mekanisme penggunaan aplikasi, tata cara pelaporan, serta pemanfaatan data untuk evaluasi kinerja pembangunan,"katanya 

Melalui pemanfaatan teknologi informasi, diharapkan proses monitoring dan evaluasi dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan efisien. 

"Selain itu, sistem ini juga mampu menyajikan gambaran menyeluruh mengenai capaian program serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya,"katanya 

Menurutnya, sebagai daerah yang terus berkembang dan memiliki potensi besar di berbagai sektor, Kabupaten Lebak dituntut untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan inovatif. Kehadiran SIMONEV menjadi salah satu upaya konkret dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), dengan menekankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi.

"Dengan implementasi SIMONEV secara optimal, Pemkab Lebak berharap kinerja pembangunan daerah semakin terarah dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,"pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

150 Personel TNI Mulai TMMD Ke-127 di Situbondo, Fokus Percepatan Pembangunan Desa Terpencil

Baca Selanjutnya

Kronologi Mobil Espas Tabrakan dengan Bus Sugeng Rahayu di Perak Jombang, Satu Orang Luka

Tags:

Kabag Administrasi Pembangunan Setda kabupaten Lebak Wahyu Hidayat Sosialisasi Simonev

Berita lainnya oleh Abdul Kohar

Sunatan Massal di Citorek, Bukti Kepedulian Bupati Lebak

19 April 2026 15:06

Sunatan Massal di Citorek, Bukti Kepedulian Bupati Lebak

Antusiasme Warga Warnai Kegiatan Sunatan Massal dan Layanan Kesehatan di Puskesmas Citorek

19 April 2026 08:50

Antusiasme Warga Warnai Kegiatan Sunatan Massal dan Layanan Kesehatan di Puskesmas Citorek

Lebak Niaga Promosikan Beras Lokal di Pameran Seba Baduy 2026

18 April 2026 12:51

Lebak Niaga Promosikan Beras Lokal di Pameran Seba Baduy 2026

Kecamatan Cijaku Raih Penghargaan Musrenbang Award, Bupati Lebak Beri Hadiah

18 April 2026 08:20

Kecamatan Cijaku Raih Penghargaan Musrenbang Award, Bupati Lebak Beri Hadiah

Realisasi APBD Lebak 2026 hingga April Capai 25,85 Persen, Belanja Masih 17,64 Persen

17 April 2026 20:38

Realisasi APBD Lebak 2026 hingga April Capai 25,85 Persen, Belanja Masih 17,64 Persen

51 Tenant Ekonomi Kreatif Siap Ramaikan Pameran Seba Baduy 2026 di Rangkasbitung

17 April 2026 19:03

51 Tenant Ekonomi Kreatif Siap Ramaikan Pameran Seba Baduy 2026 di Rangkasbitung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend