KETIK, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember bersama TNI dan Polri berkomitmen memperkuat pembinaan generasi muda yang tergabung dalam berbagai perguruan silat menjelang bulan Suro. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kondusivitas daerah sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Kabupaten Jember.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Apel Kebangsaan bersama Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jember yang dihadiri Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputra, Dandim 0824 Jember Letkol Inf. Rifqi Muhammad Syuhada, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Achmad Imam Fauzi.
Pemkab Jember menilai pembinaan melalui kegiatan olahraga dan kompetisi dapat menjadi sarana positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus memperkuat karakter kebangsaan.
Di sisi lain, aparat keamanan mengingatkan seluruh perguruan silat agar meningkatkan pengawasan terhadap anggotanya guna mengantisipasi potensi gesekan selama bulan Suro.
Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputra mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi, sebagian besar konflik yang muncul di masyarakat berawal dari persoalan pribadi. Namun dalam perkembangannya, persoalan tersebut sering menyeret nama organisasi sehingga memicu ketegangan yang lebih luas.
Baca Juga:
Pemkab Jember dan TNI/POLRI Gandeng PSHT, Tindak Tegas Oknum Pemicu Konflik Bulan Suro"Kami mengimbau agar PSHT Cabang Jember bersama seluruh perguruan silat di wilayah setempat mampu mengendalikan anggotanya secara maksimal. Langkah ini penting untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya gesekan atau konflik dengan masyarakat luas," tegas AKBP Bobby Adimas Condroputra.
Kapolres menegaskan aparat penegak hukum akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang terbukti memicu konflik atau melakukan tindakan kekerasan. Penegakan hukum akan dilakukan secara profesional tanpa memandang latar belakang organisasi.
Meski demikian, Forkopimda Jember tetap memberikan apresiasi kepada Pasukan Pengamanan Terate (Pamter) PSHT yang selama ini aktif membantu menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Upaya pencegahan konflik tersebut merupakan bagian dari langkah yang lebih luas yang dilakukan Pemkab Jember bersama Forkopimda dalam menjaga stabilitas daerah menjelang bulan Suro. Melalui Apel Kebangsaan, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan organisasi pencak silat memperkuat komitmen bersama untuk menjaga keamanan wilayah.
Baca Juga:
Penerbangan Jember–Surabaya Kembali Dibuka, Gus Fawait Optimistis Dongkrak Pertumbuhan EkonomiPemkab Jember bersama jajaran Forkopimda juga menyatakan siap mengawal seluruh rangkaian pengesahan warga baru PSHT agar berlangsung aman, tertib, dan lancar. Stabilitas keamanan dinilai menjadi faktor penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kepercayaan investor, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Jember. (*)